Kamis, 15 November 2018 | 12:15 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Hukum

Wapres nilai korupsi perizinan akibat perbedaan pola pikir pengusaha-birokrat

Rabu, 07 November 2018 - 16:46 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Sigit Kurniawan
Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla. Sumber foto: https://bit.ly/2OucL2U
Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla. Sumber foto: https://bit.ly/2OucL2U

Elshinta.com - Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla mengatakan banyaknya kasus korupsi terkait perizinan di daerah disebabkan oleh perbedaan pola pikir antara pengusaha dan birokrat.

"Saya memahami bahwa perbedaan, kenapa terjadi banyak kasus-kasus di KPK, karena perbedaan sikap antara pengusaha dan birokrasi," kata Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam pembukaan International Public Service Forum 2018 di Jakarta Convention Center, Rabu (7/11).

Di satu sisi, pihak pengusaha ingin proses perizinan dikerjakan dengan cepat, di sisi lain birokrat harus melalui banyak tahapan hingga izin tersebut selesai, sehingga menjadi celah adanya korupsi di daerah.

"Para pengusaha ingin hasil, karena itu ingin cepat; tapi para birokrat ingin prosedur, sehingga lambat. Jadi antara cepat dan lambat kemudian terjadilah negosiasi, timbullah masalah," ungkap JK, seperti dihimpun Antara.

Baca juga: Kasus Meikarta, KPK panggil Kabid Tata Lingkungan Dinas LH Pemkab Bekasi

Oleh karena itu, Wapres mengatakan reformasi birokrasi saat ini menjadi kunci bagi keberlangsungan proses pembangunan, dengan meringkas prosedur-prosedur yang tidak efektif.

"Maka, agar tidak timbul masalah, birokrasi harus di'reform' dan diperbaiki; sehingga jangan para pengusaha 'membeli' kecepatan. Kenapa dia (pengusaha) membayar? Karena ingin cepat; daripada tiga bulan, lebih baik tiga minggu," jelasnya.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Hukum | 15 November 2018 - 12:12 WIB

KPK panggil mantan Wapres Boediono

Timnas Indonesia | 15 November 2018 - 11:55 WIB

Evan Dimas pastikan tak ada masalah laga di Thailand

Asia Pasific | 15 November 2018 - 11:42 WIB

Presiden: Kerja sama maritim kunci utama kemitraan ASEAN-India

Pemasaran | 15 November 2018 - 11:30 WIB

Beberapa strategi pemasaran startup dengan budget yang terbatas

Bencana Alam | 15 November 2018 - 11:19 WIB

Gempa berkekuatan M 5 guncang Mamasa, Sulawesi Barat

Asia Pasific | 15 November 2018 - 11:08 WIB

Presiden Korsel sambut baik usulan Indonesia terkait Korut

Elshinta.com - Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla mengatakan banyaknya kasus korupsi terkait perizinan di daerah disebabkan oleh perbedaan pola pikir antara pengusaha dan birokrat.

"Saya memahami bahwa perbedaan, kenapa terjadi banyak kasus-kasus di KPK, karena perbedaan sikap antara pengusaha dan birokrasi," kata Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam pembukaan International Public Service Forum 2018 di Jakarta Convention Center, Rabu (7/11).

Di satu sisi, pihak pengusaha ingin proses perizinan dikerjakan dengan cepat, di sisi lain birokrat harus melalui banyak tahapan hingga izin tersebut selesai, sehingga menjadi celah adanya korupsi di daerah.

"Para pengusaha ingin hasil, karena itu ingin cepat; tapi para birokrat ingin prosedur, sehingga lambat. Jadi antara cepat dan lambat kemudian terjadilah negosiasi, timbullah masalah," ungkap JK, seperti dihimpun Antara.

Baca juga: Kasus Meikarta, KPK panggil Kabid Tata Lingkungan Dinas LH Pemkab Bekasi

Oleh karena itu, Wapres mengatakan reformasi birokrasi saat ini menjadi kunci bagi keberlangsungan proses pembangunan, dengan meringkas prosedur-prosedur yang tidak efektif.

"Maka, agar tidak timbul masalah, birokrasi harus di'reform' dan diperbaiki; sehingga jangan para pengusaha 'membeli' kecepatan. Kenapa dia (pengusaha) membayar? Karena ingin cepat; daripada tiga bulan, lebih baik tiga minggu," jelasnya.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 15 November 2018 - 12:12 WIB

KPK panggil mantan Wapres Boediono

Kamis, 15 November 2018 - 10:59 WIB

Rupiah terapresiasi sentimen positif dalam negeri

Kamis, 15 November 2018 - 10:48 WIB

IHSG menguat seiring terjaganya fluktuasi rupiah

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com