Panglima: TNI berorientasi pada kepentingan rakyat
Rabu, 07 November 2018 - 16:04 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Administrator
Foto: Dody Handoko/elshinta.com

Elshinta.com - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan, TNI sejatinya adalah angkatan perang yang profesional, modern, dan tangguh, namun TNI tidak dapat lepas dari peranannya yang berorientasi pada kepentingan rakyat dalam wujud politik negara, yang telah digariskan oleh pemerintah dan dipilih secara konstitusional.

“Berbagai tugas yang diberikan kepada TNI, baik yang berdimensi untuk perang maupun selain perang, keduanya memiliki derajat kepentingan yang sama dan harus dilaksanakan secara profesional, militan dan penuh kesungguhan serta keikhlasan,” kata Panglima TNI dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kasum TNI Laksdya TNI Didit Herdiawan. 

Sambutan itu dibacakan di hadapan peserta Forum Komunikasi dan Koordinasi Nasional dan Regional antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah serta Organisasi Kemasyarakatan, yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri RI di Redtop Hotel and Convention Center, Pecenongan, Jakarta Pusat, Selasa (6/11).

“Mari kita bangun dan kuatkan kembali karakter bangsa Indonesia yang memiliki kebanggaan dan jiwa nasionalisme serta patriotisme yang tinggi,” tegas dia, seperti dilaporkan Reporter elshinta.com, Dody Handoko.

Dikatakannya, tema “Partisipasi dan Peranserta Organisasi Kemasyarakatan Dalam Menjaga Persatuan dan Kesatuan Dalam Bingkai NKRI” yang diangkat dalam acara tersebut sangatlah tepat, dimana sejalan perkembangan lingkungan strategis saat ini, baik pada lingkup global maupun regional disertai perkembangan teknologi informasi, komunikasi dan transportasi, yang berdampak pada perubahan diberbagai aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.

Selanjutnya, Panglima TNI menyampaikan bahwa ada beberapa hal yang perlu dicermati bersama, di antaranya perlu memelihara dan meningkatkan soliditas, sinergitas dan harmonisasi secara bersinergi, terintegrasi, dan berkesinambungan antara seluruh komponen bangsa, termasuk TNI,  Polri, pemda, dan ormas, sebagai bagian dari wujud memperkuat persatuan kesatuan bangsa dalam bingkai NKRI. 

Di sisi lain, Panglima TNI mengatakan, bahwa era globalisasi dapat merubah tataran global dengan sangat dinamis diiringi timbulnya berbagai fenomena baru dan kompetisi global. Kondisi ini biasa dikenal dengan istilah vuca world yang menggambarkan suatu kondisi yang terjadi di dunia, yang tidak stabil, tidak pasti dan sangat kompleks serta menimbulkan penafsiran ganda yang dapat menimbulkan keraguan, kekaburan, serta ketidakjelasan.

“Di dalam vuca world terdapat vuca time yang meliputi volatility (perubahan yang terjadi secara cepat tanpa prediksi kekinian/pola yang jelas), uncertainty (seringnya terjadi perubahan, dimana masa lalu tidak dapat dijadikan sebagai alat prediksi masa depan), complexcity (banyak permasalahan/penyebab-penyebab kasus yang saling bergantung satu sama lain) dan ambiguity (sedikit kejelasan tentang kenyataan atau kebenaran),” jelasnya.

Untuk mengantisipasi dampak dari vuca world ini, maka dalam tiap kegiatan sangat diperlukan adanya langkah-langkah koordinasi yang baik, sehingga  tujuan yang diinginkan dapat tercapai secara optimal.

“Begitu pula upaya kita menjaga persatuan dan kesatuan dalam bingkai NKRI sangat perlu dikoordinasikan secara baik oleh seluruh komponen bangsa, termasuk TNI, Polri, pemda dan berbagai ormas,” tuturnya. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kamis, 25 April 2019 - 15:35 WIB
Elshinta.com - Kehormatan seorang prajurit, terlebih Prajurit Komando ditentukan oleh loya...
Selasa, 16 April 2019 - 21:45 WIB
Elshinta.com - Dua lembaga pemasyarakatan (lapas) di Kota Malang mendapat tambahan pengama...
Selasa, 16 April 2019 - 16:57 WIB
Elshinta.com - Kapolres Majalengka, Jawa Barat AKBP Mariyono menetapkan status Siaga 1 kep...
Senin, 15 April 2019 - 21:47 WIB
Elshinta.com - Kapolres Sukoharjo AKBP Iwan Saktiadi menegaskan pola pengamanan tempat pem...
Senin, 15 April 2019 - 17:28 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Polri dan TNI...
Senin, 15 April 2019 - 15:43 WIB
Elshinta.com - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengimbau masyarakat agar tidak turun ke ja...
Senin, 15 April 2019 - 15:35 WIB
Elshinta.com - Kapolres Purwakarta, Jawa Barat, AKBP Matrius mengintruksikan Anggota ...
Jumat, 12 April 2019 - 17:06 WIB
Elshinta.com - Pemberdayaan wilayah pertahanan yang dilaksanakan oleh Prajurit Satuan Koma...
Kamis, 11 April 2019 - 13:07 WIB
Elshinta.com - Kapal patroli laut milik Malaysia memasuki perairan wilayah Indonesia&...
Kamis, 11 April 2019 - 06:58 WIB
Elshinta.com - Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu menyerahka...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)