Jumat, 16 November 2018 | 11:22 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Kecelakaan

Keluarga korban mohon evakuasi dilanjutkan hingga tuntas

Rabu, 07 November 2018 - 17:55 WIB    |    Penulis : Rizky Sandra    |    Editor : Sigit Kurniawan
Keluarga minta Basarnas tuntaskan pencarian semua korban Lion Air. Sumber foto: https://bit.ly/2PdTqbD
Keluarga minta Basarnas tuntaskan pencarian semua korban Lion Air. Sumber foto: https://bit.ly/2PdTqbD

Elshinta.com - Keluarga korban Lion Air JT 610 memohon agar tim Basarnas dapat melanjutkan proses evakuasi hingga identifikasi tuntas.

"Kami berharap kepada tim Basarnas, khususnya Presiden Joko Widodo untuk bisa melanjutkan pencarian sampai semua ditemukan. Kami mohon, paling tidak jenazah dapat ditemukan dan teridentifikasi identitasnya sehingga bisa dikebumikan," ujar Dodi sambil terisak ditemani keluarga korban lainnya di Rumah Sakit Polri Said Sukanto, Jakarta Timur, Rabu (7/11).

Dodi yang merupakan orang tua kandung dari korban atas nama Sandy Johan Ramadhan mengaku khawatir mengingat proses evakuasi Lion Air JT 610 akan berakhir.

Pihak keluarga selalu mendukung tim Basarnas, polisi, dan tim DVI yang bekerja keras untuk proses evakuasi yang berlangsung sejak Senin (29/10) lalu.

Baca juga: Basarnas perpanjang masa evakuasi Lion Air JT610

Rumah sakit telah menerima 185 kantong jenazah, dan 44 jenazah sudah berhasil teridentifikasi dari total 189 penumpang dan awak kabin.

Sementara itu, Basarnas memutuskan untuk memperpanjang masa operasi evakuasi korban kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 di kawasan perairan Tanjung Pakis, Karawang, Jawa Barat.

"Kami putuskan operasi evakuasi pencarian korban kami perpanjang tiga hari khusus tim Basarnas," kata Kepala Basarnas Muhammad Syaugi di Jakarta International Container Terminal, di Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Ia menegaskan hanya tim Basarnas saja yang tetap melakukan operasi SAR dalam tiga hari ke depan, tidak seperti pada 10 hari awal evakuasi korban ketika personel dari berbagai unsur terlibat, demikian Antara.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Hukum | 16 November 2018 - 11:20 WIB

KPK panggil kepala dinas Pemprov Kalteng

Amerika | 16 November 2018 - 11:11 WIB

AS hukum 17 warga Saudi terkait pembunuhan Khashoggi

Kecantikan | 16 November 2018 - 10:44 WIB

Vanesha Prescilla senang eksperimen makeup

Aktual Sepakbola | 16 November 2018 - 10:35 WIB

Bosnia promosi ke strata tertinggi Nations League

Elshinta.com - Keluarga korban Lion Air JT 610 memohon agar tim Basarnas dapat melanjutkan proses evakuasi hingga identifikasi tuntas.

"Kami berharap kepada tim Basarnas, khususnya Presiden Joko Widodo untuk bisa melanjutkan pencarian sampai semua ditemukan. Kami mohon, paling tidak jenazah dapat ditemukan dan teridentifikasi identitasnya sehingga bisa dikebumikan," ujar Dodi sambil terisak ditemani keluarga korban lainnya di Rumah Sakit Polri Said Sukanto, Jakarta Timur, Rabu (7/11).

Dodi yang merupakan orang tua kandung dari korban atas nama Sandy Johan Ramadhan mengaku khawatir mengingat proses evakuasi Lion Air JT 610 akan berakhir.

Pihak keluarga selalu mendukung tim Basarnas, polisi, dan tim DVI yang bekerja keras untuk proses evakuasi yang berlangsung sejak Senin (29/10) lalu.

Baca juga: Basarnas perpanjang masa evakuasi Lion Air JT610

Rumah sakit telah menerima 185 kantong jenazah, dan 44 jenazah sudah berhasil teridentifikasi dari total 189 penumpang dan awak kabin.

Sementara itu, Basarnas memutuskan untuk memperpanjang masa operasi evakuasi korban kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 di kawasan perairan Tanjung Pakis, Karawang, Jawa Barat.

"Kami putuskan operasi evakuasi pencarian korban kami perpanjang tiga hari khusus tim Basarnas," kata Kepala Basarnas Muhammad Syaugi di Jakarta International Container Terminal, di Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Ia menegaskan hanya tim Basarnas saja yang tetap melakukan operasi SAR dalam tiga hari ke depan, tidak seperti pada 10 hari awal evakuasi korban ketika personel dari berbagai unsur terlibat, demikian Antara.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com