Jumat, 16 November 2018 | 17:39 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Kriminalitas

Polres Parepare musnahkan sabu seberat tujuh kilogram

Rabu, 07 November 2018 - 19:08 WIB    |    Penulis : Rizky Sandra    |    Editor : Sigit Kurniawan
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2DtNeG4
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2DtNeG4

Elshinta.com - Kepolisian Resor Parepare melakukan pemusnahan barang bukti hasil kejahatan yakni berupa narkoba jenis sabu-sabu seberat tujuh kilogram yang berhasil diamankan sebulan sebelumnya.

"Hari ini telah kami musnahkan barang bukti berupa sabu-sabu seberat tujuh kilogram yang diamankan dari penumpang kapal laut saat memasuki area pelabuhan," ujar Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani yang dikonfirmasi, di Makassar, Rabu (7/11).

Ia mengatakan sabu-sabu seberat tujuh kilogram itu diamankan dari tangan kedua pelaku yakni Enneng alias Enneng dan Sumardi yang baru turun dari Kapal Motor (KM) Aditya.

Kedua pelaku menumpang di kapal tersebut setelah menempuh perjalanan dari Samarinda, Kalimantan Timur, pada Jumat, 19 Oktober 2018.

Baca juga: Polisi tangkap risidivis simpan lima paket sabu-sabu

"Saat mereka turun dari kapal, mereka ini menyimpan barang haramnya itu dalam kardus mi instan yang dibungkus rapi sebanyak empat bungkus," ungkapnya, dikutip Antara.

Kombes Dicky menyatakan pada proses pemusnahan tersebut, Polres Parepare tidak memusnahkan dengan cara pada umumnya yakni memasukkannya dalam mesin incenerator.

Pemusnahan sabu-sabu itu dilakukan dengan cara mencampurnya bersama dengan material bangunan. Sabu dicampur dengan semen cor yang diletakkan di depan Mapolres.

"Sabunya itu dicampur dengan semen kemudian dicor di halaman Mapolres. Biasanya kita menggunakan mesin incenerator tapi mesin itu milik BNNP Sulsel," tuturnya.

Sebelumnya Kapolres Parepare AKBP Pria Budi mengaku jika pihaknya berhasil menyelamatkan 70 ribu jiwa karena telah berhasil mengamankan tujuh kilogram sabu yang seharga lebih dari Rp10 miliar tersebut.

Berdasarkan data yang didapat di sepanjang tahun 2018 ini, pihak Polres Parepare telah mengamankan lebih dari 25 kilogram narkoba yang hampir semuanya diamankan saat barang haram itu masuk melalui jalur laut.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual IPTEK | 16 November 2018 - 17:38 WIB

Facebook segera bentuk badan independen konten

Megapolitan | 16 November 2018 - 17:25 WIB

Kapolda: Tujuh ribu personel gabungan siaga banjir di Jakarta

Hukum | 16 November 2018 - 17:13 WIB

Polda Jabar sita Rp1,9 miliar korupsi dana hibah

Aktual Dalam Negeri | 16 November 2018 - 16:57 WIB

Idrus Marham pamer buku sebelum diperiksa sebagai tersangka

Ekonomi | 16 November 2018 - 16:47 WIB

Kemenkeu segera laksanakan Paket Kebijakan Ekonomi XVI

Aktual Dalam Negeri | 16 November 2018 - 16:37 WIB

Presiden ajak masyarakat Merauke jaga persatuan

Elshinta.com - Kepolisian Resor Parepare melakukan pemusnahan barang bukti hasil kejahatan yakni berupa narkoba jenis sabu-sabu seberat tujuh kilogram yang berhasil diamankan sebulan sebelumnya.

"Hari ini telah kami musnahkan barang bukti berupa sabu-sabu seberat tujuh kilogram yang diamankan dari penumpang kapal laut saat memasuki area pelabuhan," ujar Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani yang dikonfirmasi, di Makassar, Rabu (7/11).

Ia mengatakan sabu-sabu seberat tujuh kilogram itu diamankan dari tangan kedua pelaku yakni Enneng alias Enneng dan Sumardi yang baru turun dari Kapal Motor (KM) Aditya.

Kedua pelaku menumpang di kapal tersebut setelah menempuh perjalanan dari Samarinda, Kalimantan Timur, pada Jumat, 19 Oktober 2018.

Baca juga: Polisi tangkap risidivis simpan lima paket sabu-sabu

"Saat mereka turun dari kapal, mereka ini menyimpan barang haramnya itu dalam kardus mi instan yang dibungkus rapi sebanyak empat bungkus," ungkapnya, dikutip Antara.

Kombes Dicky menyatakan pada proses pemusnahan tersebut, Polres Parepare tidak memusnahkan dengan cara pada umumnya yakni memasukkannya dalam mesin incenerator.

Pemusnahan sabu-sabu itu dilakukan dengan cara mencampurnya bersama dengan material bangunan. Sabu dicampur dengan semen cor yang diletakkan di depan Mapolres.

"Sabunya itu dicampur dengan semen kemudian dicor di halaman Mapolres. Biasanya kita menggunakan mesin incenerator tapi mesin itu milik BNNP Sulsel," tuturnya.

Sebelumnya Kapolres Parepare AKBP Pria Budi mengaku jika pihaknya berhasil menyelamatkan 70 ribu jiwa karena telah berhasil mengamankan tujuh kilogram sabu yang seharga lebih dari Rp10 miliar tersebut.

Berdasarkan data yang didapat di sepanjang tahun 2018 ini, pihak Polres Parepare telah mengamankan lebih dari 25 kilogram narkoba yang hampir semuanya diamankan saat barang haram itu masuk melalui jalur laut.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Jumat, 16 November 2018 - 15:24 WIB

Bulog salurkan beras ke wilayah banjir Riau

Jumat, 16 November 2018 - 14:36 WIB

Kemhan masih hitung kerugian akibat kebakaran

Jumat, 16 November 2018 - 11:56 WIB

Polisi: HS membunuh seorang diri dengan linggis

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com