Polres Parepare musnahkan sabu seberat tujuh kilogram
Rabu, 07 November 2018 - 19:08 WIB | Penulis : Rizky Sandra | Editor : Sigit Kurniawan
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2DtNeG4

Elshinta.com - Kepolisian Resor Parepare melakukan pemusnahan barang bukti hasil kejahatan yakni berupa narkoba jenis sabu-sabu seberat tujuh kilogram yang berhasil diamankan sebulan sebelumnya.

"Hari ini telah kami musnahkan barang bukti berupa sabu-sabu seberat tujuh kilogram yang diamankan dari penumpang kapal laut saat memasuki area pelabuhan," ujar Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani yang dikonfirmasi, di Makassar, Rabu (7/11).

Ia mengatakan sabu-sabu seberat tujuh kilogram itu diamankan dari tangan kedua pelaku yakni Enneng alias Enneng dan Sumardi yang baru turun dari Kapal Motor (KM) Aditya.

Kedua pelaku menumpang di kapal tersebut setelah menempuh perjalanan dari Samarinda, Kalimantan Timur, pada Jumat, 19 Oktober 2018.

Baca juga: Polisi tangkap risidivis simpan lima paket sabu-sabu

"Saat mereka turun dari kapal, mereka ini menyimpan barang haramnya itu dalam kardus mi instan yang dibungkus rapi sebanyak empat bungkus," ungkapnya, dikutip Antara.

Kombes Dicky menyatakan pada proses pemusnahan tersebut, Polres Parepare tidak memusnahkan dengan cara pada umumnya yakni memasukkannya dalam mesin incenerator.

Pemusnahan sabu-sabu itu dilakukan dengan cara mencampurnya bersama dengan material bangunan. Sabu dicampur dengan semen cor yang diletakkan di depan Mapolres.

"Sabunya itu dicampur dengan semen kemudian dicor di halaman Mapolres. Biasanya kita menggunakan mesin incenerator tapi mesin itu milik BNNP Sulsel," tuturnya.

Sebelumnya Kapolres Parepare AKBP Pria Budi mengaku jika pihaknya berhasil menyelamatkan 70 ribu jiwa karena telah berhasil mengamankan tujuh kilogram sabu yang seharga lebih dari Rp10 miliar tersebut.

Berdasarkan data yang didapat di sepanjang tahun 2018 ini, pihak Polres Parepare telah mengamankan lebih dari 25 kilogram narkoba yang hampir semuanya diamankan saat barang haram itu masuk melalui jalur laut.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Senin, 21 Januari 2019 - 17:14 WIB
Elshinta.com - Satreskrim Polres Majalengka, Jawa Barat berhasil mengungkap sembilan ...
Senin, 21 Januari 2019 - 06:26 WIB
Elshinta.com - Polresta Bogor Kota, Polda Jawa Barat masih berupaya untuk mengungkap pelak...
Minggu, 20 Januari 2019 - 18:36 WIB
Elshinta.com -Kepolisian Resor Mimika, Papua, memburu seorang kurir narkoba berinisial NO, kata...
Minggu, 20 Januari 2019 - 09:26 WIB
Elshinta.com - Ros (28) merupakan tersangka penganiayaan anak kandungnya sendiri, Quina (1...
Minggu, 20 Januari 2019 - 08:51 WIB
Elshinta.com - Sejumlah barang sitaan Polda Sulawesi Selatan yang masih berada di dalam Ka...
Sabtu, 19 Januari 2019 - 08:27 WIB
Elshinta.com - Pihak kepolisian masih menyelidiki terkait penemuan tengkorak dan tulang-be...
Sabtu, 19 Januari 2019 - 08:14 WIB
Elshinta.com - Subdit I Dit Resnarkoba Polda Metro Jaya berhasil mengamankan jaringan peng...
Jumat, 18 Januari 2019 - 17:09 WIB
Elshinta.com - Pihak kepolisian peringatkan terduga pelaku pembunuhan wanita yang mayatnya...
Jumat, 18 Januari 2019 - 10:27 WIB
Elshinta.com - Satu dari dua tersangka kasus penyelundupan batu antimoni ilegal bernama Sa...
Kamis, 17 Januari 2019 - 19:34 WIB
Elshinta.com - Aparat Polresta Tangerang, Banten, memburu bandar narkotika jenis sabu-sabu...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Core Warning

Message: PHP Startup: Unable to load dynamic library '/usr/lib/php/20151012/apc.so' - /usr/lib/php/20151012/apc.so: cannot open shared object file: No such file or directory

Filename: Unknown

Line Number: 0

Backtrace: