Rizieq diperiksa, Dubes: Arab Saudi larang keras lambang berbau terorisme
Rabu, 07 November 2018 - 16:15 WIB | Penulis : Fajar Nugraha | Editor : Administrator
Dinding bagian belakang rumah Rizieq Shihab. Sumber foto: https://bit.ly/2F5S12c

Elshinta.com - Duta Besar RI untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel menjelaskan pemeriksaan Muhammad Rizieq Shihab oleh aparat Arab Saudi disebabkan pemasangan bendera hitam pada dinding belakang rumahnya yang mengarah pada ciri-ciri gerakan ekstremis.

"Bahwa Arab Saudi sangat melarang keras segala bentuk jargon, label, atribut dan lambang apapun yang berbau terorisme seperti ISIS, Al-Qaedah, Al-Jama'ah al-Islamiyyah dan segala kegiatan yang berbau terorisme dan ekstremisme," kata Dubes Agus dalam keterangan tertulis yang diterima Antara di Jakarta, Rabu (7/11).

Pemantauan dalam media sosial juga intensif dilakukan oleh pihak keamanan Arab Saudi dan pelanggaran teknologi informasi merupakan pidana berat jika bersentuhan dengan aroma terorisme.

Baca juga: Kemlu RI konfirmasi pemeriksaan Rizieq Shihab di Arab Saudi

Dubes mengatakan, karena hal tersebut, tempat tinggal Rizieq di didatangi oleh pihak kepolisian Mekkah pada Senin (5/11) sekitar pukul 08.00 waktu setempat. Sore harinya pukul 16.00 Rizieq dijemput oleh aparat keamanan lalu dibawa ke kantor polisi untuk proses penyelidikan dan penyidikan.

Rizieq ditahan oleh pihak kepolisian wilayah Mekkah. Setelah selesai menjalani pemeriksaan di Kantor Mabahis `Aamah atau intelijen umum, Rizieq diserahkan kepada Kepolisian Sektor Mansyuriah Kota Mekkah pada hari Selasa (6/11) sekitar pukul 16.00 waktu setempat dan diperbolehkan kembali ke rumahnya di Mekkah empat jam setelahnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Senin, 21 Januari 2019 - 16:07 WIB
Elshinta.com - Mengawali progam rutin tahunan 2019, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (...
Sabtu, 19 Januari 2019 - 12:35 WIB
Elshinta.com -Sedikitnya 14 orang Palestina cedera, termasuk dua wartawan dan tiga petugas para...
Jumat, 18 Januari 2019 - 13:05 WIB
Elshinta.com - Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah berhasil memperjuangkan ...
Kamis, 17 Januari 2019 - 10:52 WIB
Elshinta.com -Bagi sektor industri nasional, Revolusi Industri 4.0 memberi peluang percepatan p...
Kamis, 17 Januari 2019 - 09:37 WIB
Elshinta.com -Harga minyak dunia sedikit lebih tinggi pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi W...
Kamis, 17 Januari 2019 - 08:19 WIB
Elshinta.com - Kurs dolar AS sedikit menguat terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya,...
Rabu, 16 Januari 2019 - 14:36 WIB
Elshinta.com - Presiden Palestina Mahmoud Abbas berikrar bahwa setelah memangku jabatan Ke...
Senin, 14 Januari 2019 - 19:45 WIB
Elshinta.com - Media dan organisasi-organisasi wartawan Prancis pada Ahad (13/1) mengecam ...
Minggu, 13 Januari 2019 - 15:56 WIB
Elshinta.com - Menteri luar negeri Turki dan timpalannya dari AS berbicara melalui telepon...
Minggu, 13 Januari 2019 - 11:14 WIB
Elshinta.com - Amal Mustafa Taramsi (43), yang ditembak hingga meninggal oleh tentara Isra...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)