Polisi tetapkan sembilan tersangka pembakaran kantor polsek
Rabu, 07 November 2018 - 18:58 WIB | Penulis : Rizky Sandra | Editor : Sigit Kurniawan
Pembakaran kantor Polsek Bendahara. Sumber foto: https://bit.ly/2PdaNJI

Elshinta.com - Kepolisian Resor Aceh Tamiang menetapkan sembilan tersangka perusakan dan pembakaran Kantor Polsek Bendahara.

Demikian disampaikan Kapolres Aceh Tamiang AKBP Zulhir Destrian yang dihubungi dari Banda Aceh, Rabu (7/11).

Ia mengatakan, penetapan tersangka berdasarkan hasil pemeriksaan dan identifikasi pelaku saat kejadian.

"Ada sembilan tersangka yang sudah ditetapkan dan mereka juga sudah dikeluarkan surat penahannya. Kepolisian juga sudah mengirim surat perintah dimulainya penyidikan atau SPDP kepada kejaksaan," kata AKBP Zulhir Destrian, dikutip Antara.

Ke sembilan tersangka tersebut berinisial Ji (38), An (38), Sl (46), Zi (32), Sl (46), In (36), Md (26), In (35), RI (30). Mereka merupakan warga setempat di sekitar Kantor Polsek Bendahara, Aceh Tamiang.

Sebelumnya, masyarakat di sekitar Kantor Polsek Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang, membakar dan merusak kantor polisi tersebut pada Selasa (23/10).

Penyerangan kantor Polsek itu dipicu karena meninggalnya seorang tersangka narkoba jenis sabu-sabu beserta barang buktinya. Pascainsiden tersebut, Kapolsek Bendahara dicopot dari jabatannya.

Kapolres menyebutkan, penetapan tersangka tersebut dibagi menjadi tiga kategori sesuai dengan perbuatannya. Yakni, sebagai pelaku perusakan, pelaku pembakaran, serta pelaku perusakan dan pembakaran.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan, mereka melakukan perusakan dan pembakaran Kantor Polsek Bendahara secara spontan. Awalnya mereka unjuk rasa, namun merasa tidak puas, sehingga melakukan perusakan dan pembakaran," kata dia.

Menyangkut enam anggota Polsek Bendahara yang diduga menyalahi prosedur, sehingga menyebabkan kematian seorang tahanan, AKBP Zulhir Destrian menyebutkan, pemeriksaan dilakukan di Polda Aceh.

Enam Anggota Polsek saat ini masih dalam pemeriksaan di Ditreskrimsus dan Ditpropam Polda Aceh.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Sabtu, 19 Januari 2019 - 09:50 WIB
Elshinta.com - Seorang anggota TNI tewas akibat kontak senjata dengan Kelompok Kriminal Be...
Sabtu, 19 Januari 2019 - 09:50 WIB
Elshinta.com - Inisiator acara Maulid Nabi Muhammad SAW, haul ke-74 KH Zuhdi Hasan dan aya...
Sabtu, 19 Januari 2019 - 06:52 WIB
Elshinta.com - Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri menyebutkan pada awal tahun 2019 angk...
Sabtu, 19 Januari 2019 - 06:29 WIB
Elshinta.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringata...
Jumat, 18 Januari 2019 - 23:17 WIB
Elshinta.com - Ibunda Presiden Joko Widodo (Jokowi) Sudjiatmi malam ini, Jumat (18/1) meng...
Jumat, 18 Januari 2019 - 22:44 WIB
Elshinta.com - Ribuan umat Islam, khususnya warga Nahdliyin Solo dan Boyolali, Jawa Tengah...
Jumat, 18 Januari 2019 - 21:40 WIB
Elshinta.com - Kementerian Luar Negeri RI menyerahkan Samsul Saguni (39), WNI yang dibebas...
Jumat, 18 Januari 2019 - 20:56 WIB
Elshinta.com - Pakar geologi Teuku Abdullah Sanny menuturkan zona merah rawan bencana mema...
Jumat, 18 Januari 2019 - 19:35 WIB
Elshinta.com - Pengacara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma`ruf Amin, Yusril Ihza ...
Jumat, 18 Januari 2019 - 19:26 WIB
Elshinta.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan, bulan F...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)