Jumat, 16 November 2018 | 11:29 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Kecelakaan

Basarnas tegaskan fokus evakuasi korban Lion tersisa

Rabu, 07 November 2018 - 19:52 WIB    |    Penulis : Rizky Sandra    |    Editor : Sigit Kurniawan
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2PzdQev
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2PzdQev

Elshinta.com - Kepala Badan Nasional Pencarian dan Penyelamatan (Basarnas), Muhammad Syaugi, mengatakan pihaknya fokus evakuasi korban Lion Air JT 610 tersisa dibanding upaya lainnya seperti mencari serpihan pesawat.

"Basarnas mengutamakan evakuasi korban," kata Syaugi di Jakarta International Container Terminal (JICT), Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (7/11).

Adapun saat tim Basarnas menemukan serpihan pesawat, maka akan turut diangkut. Kendati demikian, potongan kapal terbang bukan prioritas.

Meski begitu, tim gabungan SAR sudah menemukan banyak serpihan pesawat seperti roda, turbin, kotak hitam dan lainnya.

Sejauh ini, sudah ada 186 kantong jenazah yang ditemukan dari total 189 penumpang yang ikut jatuh bersama Lion Air JT 610 di perairan Karawang, Jawa Barat.

Syaugi mengatakan, Basarnas sebagai koordinator evakuasi memutuskan untuk mengurangi potensi SAR yang ada. Mulai Kamis (8/11), hanya tim Basarnas saja yang akan melakukan evakuasi korban Lion Air.

Keputusan itu diambil setelah tujuh hari plus tiga hari dilakukan operasi SAR bersama tim gabungan dari berbagai unsur.

Menurutnya, tren penemuan dalam proses SAR sudah turun. Meski begitu, Posko SAR tetap bekerja yaitu di Tanjung Priok, Jakarta dan Tanjung Pakis, Karawang, demikian Antara.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Hukum | 16 November 2018 - 11:20 WIB

KPK panggil kepala dinas Pemprov Kalteng

Amerika | 16 November 2018 - 11:11 WIB

AS hukum 17 warga Saudi terkait pembunuhan Khashoggi

Kecantikan | 16 November 2018 - 10:44 WIB

Vanesha Prescilla senang eksperimen makeup

Aktual Sepakbola | 16 November 2018 - 10:35 WIB

Bosnia promosi ke strata tertinggi Nations League

Elshinta.com - Kepala Badan Nasional Pencarian dan Penyelamatan (Basarnas), Muhammad Syaugi, mengatakan pihaknya fokus evakuasi korban Lion Air JT 610 tersisa dibanding upaya lainnya seperti mencari serpihan pesawat.

"Basarnas mengutamakan evakuasi korban," kata Syaugi di Jakarta International Container Terminal (JICT), Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (7/11).

Adapun saat tim Basarnas menemukan serpihan pesawat, maka akan turut diangkut. Kendati demikian, potongan kapal terbang bukan prioritas.

Meski begitu, tim gabungan SAR sudah menemukan banyak serpihan pesawat seperti roda, turbin, kotak hitam dan lainnya.

Sejauh ini, sudah ada 186 kantong jenazah yang ditemukan dari total 189 penumpang yang ikut jatuh bersama Lion Air JT 610 di perairan Karawang, Jawa Barat.

Syaugi mengatakan, Basarnas sebagai koordinator evakuasi memutuskan untuk mengurangi potensi SAR yang ada. Mulai Kamis (8/11), hanya tim Basarnas saja yang akan melakukan evakuasi korban Lion Air.

Keputusan itu diambil setelah tujuh hari plus tiga hari dilakukan operasi SAR bersama tim gabungan dari berbagai unsur.

Menurutnya, tren penemuan dalam proses SAR sudah turun. Meski begitu, Posko SAR tetap bekerja yaitu di Tanjung Priok, Jakarta dan Tanjung Pakis, Karawang, demikian Antara.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com