Polresta Pontianak amankan tersangka pemilik senjata api ilegal
Rabu, 07 November 2018 - 20:45 WIB | Penulis : Rizky Sandra | Editor : Sigit Kurniawan
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2AQJufv

Elshinta.com - Personel Jatanras Polresta Pontianak mengamankan tersangka kepemilikan senjata api ilegal, berinisial AI (26) warga Jalan Danau Sentarum, Kecamatan Pontianak Kota.

"Tersangka kepemilikan senjata api jenis airsoft gun yang sudah dimodifikasi menjadi senjata api laras pendek tersebut, diamankan di sebuah warung kopi di Jalan Gusti Hamzah, Senin (5/11), sekitar pukul 17.00 WIB," kata Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Kompol Muhammad Husni di Pontianak, Kalbar, Rabu (7/11).

Ia menjelaskan, tersangka diancam pasal 1 (1) UU Darurat No. 12/1951, terkait kepemilikan senjata api tanpa izin atau ilegal tersebut.

"Terungkapnya kepemilikan senjata api ilegal yang dimiliki oleh tersangka AI tersebut, dari keterangan tersangka Ar yang sebelumnya diamankan oleh Polresta Surabaya atas kasus serupa, sehingga diketahuilah bahwa temannya berinisial AI juga memiliki senpi rakitan tersebut," tuturnya, dikutip Antara

Ia menambahkan, dari keterangan tersangka Ar tersebutlah, maka pihaknya langsung melakukan penyelidikan sehingga tersangka AI bisa diringkus atas kepemilikan senjata api rakitan ilegal tersebut.

"Dari pengakuan tersangka AI menyatakan, senjata api rakitan tersebut dibelinya seharga Rp5,5 juta melalui media sosial kepada HS salah seorang warga Lumajang, Jawa Timur yang juga sudah diamankan oleh pihak kepolisian di sana," ujar Husni.

Dalam kesempatan itu, Kasat Reskrim Polresta Pontianak menyatakan, saat ini tersangka sudah dilakukan penahanan dan pemeriksaan terkait kepemilikan senjata api ilegal tersebut.

"Kami juga sudah mengamankan barang bukti berupa, satu pucuk senjata api jenis airsoft gun yang sudah diubah menjadi senjata api rakitan, kemudian sembilan butir amunisi hampa, lima butir amunisi tajam, satu buah handphone yang digunakan tersangka dalam transaksi pembelian senjata ilegal tersebut, termasuk satu buah kartu ATM Bank Kalbar yang digunakan untuk transfer," katanya.

Selain itu, pihaknya juga sudah memeriksa para saksi, menyita barang bukti, dan melakukan koordinasi dengan pihak JPU dan dengan ahli, ucap Husni.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Rabu, 24 April 2019 - 18:11 WIB
Elshinta.com - Kepolisian Daerah Jawa Timur menggelar rekonstruksi pembunuhan dan mutilasi...
Selasa, 23 April 2019 - 12:24 WIB
Elshinta.com - Seorang mahasiswi berinisial DVK (18) warga Kelurahan Sidomulyo Kecamatan T...
Sabtu, 20 April 2019 - 07:26 WIB
Elshinta.com - Polsek Sawah Besar telah melakukan pemeriksaan terhadap rekaman CCTV dan sa...
Sabtu, 20 April 2019 - 07:14 WIB
Elshinta.com - Seorang wanita yang diketahui bernama Indrawati Cipta (46) ditemukan tewas ...
Jumat, 19 April 2019 - 07:26 WIB
Elshinta.com - Polda Jambi masih terus mendalami kasus pembakaran 15 kotak suara DPRD Kota...
Kamis, 18 April 2019 - 14:28 WIB
Elshinta.com - Kapolda Aceh Irjen Pol. Rio S. Djambak mengunjungi Pos TNI AL Pusong, Kota ...
Sabtu, 13 April 2019 - 19:26 WIB
Elshinta.com - Dua terduga pelaku pembunuhan dan mutilasi Budi Hartanto (28), AS (sebelumnya di...
Jumat, 12 April 2019 - 20:34 WIB
Elshinta.com - Setelah melalui proses pemeriksaan oleh tim Forensik Polda Jawa Timur, potongan ...
Jumat, 12 April 2019 - 15:52 WIB
Elshinta.com - Polda Jawa Timur berhasil menangkap dua pelaku terkait kasus pembunuhan dan...
Kamis, 11 April 2019 - 10:23 WIB
Elshinta.com - Tiga dari 12 siswi SMA yang diduga sebagai pelaku perundungan terhadap Aud ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)