Kamis, 15 November 2018 | 12:10 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

Wabup Kudus perintahkan pembangunan atap tribun Stadion Wergu dihentikan

Rabu, 07 November 2018 - 20:58 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Sigit Kurniawan
Wakil Bupati Kudus Muhammad Hartopo melakukan inspeksi mendadak di Stadion Wergu Wetan Kudus, Rabu (7/11). Foto: Sutini/Elshinta
Wakil Bupati Kudus Muhammad Hartopo melakukan inspeksi mendadak di Stadion Wergu Wetan Kudus, Rabu (7/11). Foto: Sutini/Elshinta

Elshinta.com - Wakil Bupati Kudus, Jawa Tengah, Muhammad Hartopo menginstruksikan agar pembangunan atap tribun utara Stadion Wergu Wetan Kudus dihentikan, pasca runtuh akibat hujan deras disertai angin kencang.

Menurut Hartopo di sela-sela inspeksi mendadak (sidak), kejadian runtuhnya atap tribun Stadion Wergu bukan karena faktor alam saja melainkan faktor kontruksi yang kurang kuat. Sehingga, dirinya memerintahkan penghentian pembangunan guna menerjunkan tim untuk melakukan evaluasi.

"Jangan hanya menyalahkan kondisi cuaca, tetapi lihatlah galfalum ini kurang layak, besi-besi penyangga juga. Mungkin telah sesuai spek (spesifikasi) namun kualitas diturunkan. Biasanya permainan seperti itu," ujar Hartopo di Kudus, Rabu (7/11), dilaporkan Kontributor Elshinta Sutini.

Ia mensinyalir ada permainan dalam proyek yang bernilai Rp22 miliar tersebut, sebab proyek yang berkelanjutan ini secara kasat mata dilihat tidak layak.

Baca juga: Atap tribun Stadion Wergu Wetan Kudus ambruk diterjang angin kencang

Bahkan, menurut Wabup pada Senin (5/11), Bupati Kudus Muhammad Tamzil yang juga merupakan arsitek telah melakukan sidak dan memprediksi bangunan tersebut tidak akan kuat. "Atap tribun (diprediksi) akan terbang jika tersapu angin. Ternyata prediksi tersebut benar," kata Hartopo.

"Kami akan minta tim untuk lakukan evaluasi sebab ini menyangkut dana yang cukup besar di Disdikpora. Kalau memang terjadi penyimpangan biar BPK yang turun tangan," imbuhnya.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Timnas Indonesia | 15 November 2018 - 11:55 WIB

Evan Dimas pastikan tak ada masalah laga di Thailand

Asia Pasific | 15 November 2018 - 11:42 WIB

Presiden: Kerja sama maritim kunci utama kemitraan ASEAN-India

Pemasaran | 15 November 2018 - 11:30 WIB

Beberapa strategi pemasaran startup dengan budget yang terbatas

Bencana Alam | 15 November 2018 - 11:19 WIB

Gempa berkekuatan M 5 guncang Mamasa, Sulawesi Barat

Asia Pasific | 15 November 2018 - 11:08 WIB

Presiden Korsel sambut baik usulan Indonesia terkait Korut

Ekonomi | 15 November 2018 - 10:59 WIB

Rupiah terapresiasi sentimen positif dalam negeri

Elshinta.com - Wakil Bupati Kudus, Jawa Tengah, Muhammad Hartopo menginstruksikan agar pembangunan atap tribun utara Stadion Wergu Wetan Kudus dihentikan, pasca runtuh akibat hujan deras disertai angin kencang.

Menurut Hartopo di sela-sela inspeksi mendadak (sidak), kejadian runtuhnya atap tribun Stadion Wergu bukan karena faktor alam saja melainkan faktor kontruksi yang kurang kuat. Sehingga, dirinya memerintahkan penghentian pembangunan guna menerjunkan tim untuk melakukan evaluasi.

"Jangan hanya menyalahkan kondisi cuaca, tetapi lihatlah galfalum ini kurang layak, besi-besi penyangga juga. Mungkin telah sesuai spek (spesifikasi) namun kualitas diturunkan. Biasanya permainan seperti itu," ujar Hartopo di Kudus, Rabu (7/11), dilaporkan Kontributor Elshinta Sutini.

Ia mensinyalir ada permainan dalam proyek yang bernilai Rp22 miliar tersebut, sebab proyek yang berkelanjutan ini secara kasat mata dilihat tidak layak.

Baca juga: Atap tribun Stadion Wergu Wetan Kudus ambruk diterjang angin kencang

Bahkan, menurut Wabup pada Senin (5/11), Bupati Kudus Muhammad Tamzil yang juga merupakan arsitek telah melakukan sidak dan memprediksi bangunan tersebut tidak akan kuat. "Atap tribun (diprediksi) akan terbang jika tersapu angin. Ternyata prediksi tersebut benar," kata Hartopo.

"Kami akan minta tim untuk lakukan evaluasi sebab ini menyangkut dana yang cukup besar di Disdikpora. Kalau memang terjadi penyimpangan biar BPK yang turun tangan," imbuhnya.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 15 November 2018 - 10:59 WIB

Rupiah terapresiasi sentimen positif dalam negeri

Kamis, 15 November 2018 - 10:48 WIB

IHSG menguat seiring terjaganya fluktuasi rupiah

Kamis, 15 November 2018 - 09:35 WIB

JPU: Reza Bukan permasalahkan penangkapannya

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com