Jumat, 16 November 2018 | 17:40 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Kecelakaan

Tim SAR perkirakan CVR Lion Air tertutup lumpur

Kamis, 08 November 2018 - 06:47 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Dewi Rusiana
FDR, bagian dari kotak hitam Lion Air JT 610 yang berhasil ditemukan Tim SAR gabungan. Sumber foto: https://bit.ly/2FaNnjp
FDR, bagian dari kotak hitam Lion Air JT 610 yang berhasil ditemukan Tim SAR gabungan. Sumber foto: https://bit.ly/2FaNnjp

Elshinta.com - Komandan Satuan Tugas SAR Kolonel Laut (P) Isswarto mengatakan pencarian perekam suara kokpit (CVR), bagian dari kotak hitam pesawat Lion Air JT 610 diperkirakan terhalang lumpur di dasar lautan perairan utara Karawang, Jawa Barat.

"Saya kira halangannya tertutup benda keras atau tertutup lumpur," kata Isswarto yang juga Komandan Satuan Kapal Eskorta (Dansatkor) Koarmada I di Jakarta, Rabu (7/11), merujuk kendala  ping locator  yang tidak bekerja efektif memetakan letak CVR.

Dikutip Antara, ia mengatakan, CVR tersebut sulit dicari meski memancarkan sinyal ping yang timbul tenggelam dimungkinkan karena berada di dalam lumpur yang tebalnya sekitar 40-100 centimeter.

Isswarto menyebut ping locator sebagai High Presition Acoustic Positioning (Hipap) yang berfungsi untuk menangkap sinyal ping yang dipancarkan, khususnya dari kotak hitam pesawat yang terdiri dari CVR dan FDR.

Baca juga: KNKT: Sinyal CVR mati sejak dua hari lalu

Hanya saja kerja pemancar ping itu menggunakan baterai yang bisa habis dalam waktu tertentu sehingga membuat tim pencari harus bekerja cepat untuk bisa mengangkat CVR.

"Jadi kami tidak tahu apa itu `ping locator` yang bagus atau CVR yang sudah melemah suaranya. Itu indikasinya kalau tidak tertutup benda yang lebih besar atau menancap di lumpur, penyelam kita mencoba berdiri di atas lumpur dan dalamnya setinggi lutut bahkan lebih," ungkapnya.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual IPTEK | 16 November 2018 - 17:38 WIB

Facebook segera bentuk badan independen konten

Megapolitan | 16 November 2018 - 17:25 WIB

Kapolda: Tujuh ribu personel gabungan siaga banjir di Jakarta

Hukum | 16 November 2018 - 17:13 WIB

Polda Jabar sita Rp1,9 miliar korupsi dana hibah

Aktual Dalam Negeri | 16 November 2018 - 16:57 WIB

Idrus Marham pamer buku sebelum diperiksa sebagai tersangka

Ekonomi | 16 November 2018 - 16:47 WIB

Kemenkeu segera laksanakan Paket Kebijakan Ekonomi XVI

Aktual Dalam Negeri | 16 November 2018 - 16:37 WIB

Presiden ajak masyarakat Merauke jaga persatuan

Elshinta.com - Komandan Satuan Tugas SAR Kolonel Laut (P) Isswarto mengatakan pencarian perekam suara kokpit (CVR), bagian dari kotak hitam pesawat Lion Air JT 610 diperkirakan terhalang lumpur di dasar lautan perairan utara Karawang, Jawa Barat.

"Saya kira halangannya tertutup benda keras atau tertutup lumpur," kata Isswarto yang juga Komandan Satuan Kapal Eskorta (Dansatkor) Koarmada I di Jakarta, Rabu (7/11), merujuk kendala  ping locator  yang tidak bekerja efektif memetakan letak CVR.

Dikutip Antara, ia mengatakan, CVR tersebut sulit dicari meski memancarkan sinyal ping yang timbul tenggelam dimungkinkan karena berada di dalam lumpur yang tebalnya sekitar 40-100 centimeter.

Isswarto menyebut ping locator sebagai High Presition Acoustic Positioning (Hipap) yang berfungsi untuk menangkap sinyal ping yang dipancarkan, khususnya dari kotak hitam pesawat yang terdiri dari CVR dan FDR.

Baca juga: KNKT: Sinyal CVR mati sejak dua hari lalu

Hanya saja kerja pemancar ping itu menggunakan baterai yang bisa habis dalam waktu tertentu sehingga membuat tim pencari harus bekerja cepat untuk bisa mengangkat CVR.

"Jadi kami tidak tahu apa itu `ping locator` yang bagus atau CVR yang sudah melemah suaranya. Itu indikasinya kalau tidak tertutup benda yang lebih besar atau menancap di lumpur, penyelam kita mencoba berdiri di atas lumpur dan dalamnya setinggi lutut bahkan lebih," ungkapnya.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Jumat, 16 November 2018 - 15:24 WIB

Bulog salurkan beras ke wilayah banjir Riau

Jumat, 16 November 2018 - 14:36 WIB

Kemhan masih hitung kerugian akibat kebakaran

Jumat, 16 November 2018 - 11:56 WIB

Polisi: HS membunuh seorang diri dengan linggis

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com