Jokowi: Komunikasi di medsos tak jamin kepercayaan rakyat
Kamis, 08 November 2018 - 08:17 WIB | Penulis : Fajar Nugraha | Editor : Dewi Rusiana
Calon Presiden Indonesia nomor urut 1 Joko Widodo. Sumber foto: https://bit.ly/2Oxlvpb

Elshinta.com - Calon presiden Indonesia nomor urut 01, Joko Widodo menyatakan, komunikasi melalui berbagai media sosial tidak menjamin adanya kepercayaan dari rakyat.

"Kita tahu banyak masyarakat yang tak terjangkau oleh TV, Instagram, Twitter, dan banyak mssyarakat yang tidak percaya dengan media-media seperti ini.  Glamornya, riuhnya di media sosial tidak menjamin dapat kepercayaan dari rakyat," kata Jokowi saat membuka pembekalan bagi calon anggota legislatif Partai Hanura di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Rabu (7/11) malam.

Jokowi juga meminta para caleg tidak silau dengan hasil survei dan berita-berita karena rakyat ada yang menggunakan media sosial dan ada juga yang tidak.

Menurut dia, cara berkomunikasi dengan rakyat merupakan hal yang penting. "Sekarang enggak jamannya bermain di medsos dan televisi. Itu penting tapi yang paling penting bisa door to door, komunikasi tatap muka itu penting sekali," ungkapnya.

Baca juga: Jokowi sebut Alhamdulillah Yusril bersedia jadi pengacaranya

Lebih lanjut, Jokowi juga meminta para caleg agar menyampaikan program yang telah dilakukan pemerintah, seperti penyediaan Kartu Indonesia Sehat, Kartu Indonesia Pintar, dan Program Keluarga Harapan yang langsung bersentuhan dengan individu-individu.

"Juga pembagian sertifikat tanah tahun 2017 sudah 5 juta lebih, tahun ini minimal 7 juta dan tahun depan 9 juta. Kalau kita bisa jelaskan seperti itu rakyat akan tahu kemudian memberikan dukungan kepada yang kita kerjakan dan akan kita lakukan," pungkasnya, mengutip Antara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Senin, 21 Januari 2019 - 11:48 WIB
Elshinta.com - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Ilham Saputra mengatakan, KPU menun...
Rabu, 16 Januari 2019 - 20:46 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) diminta agar gencar dalam melakukan sosialisasi...
Selasa, 15 Januari 2019 - 16:45 WIB
Elshinta.com - Ketua DPC PKB Lumajang, Jawa Timur Anang Ahmad Syarifudin menargetkan pihak...
Selasa, 15 Januari 2019 - 08:04 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Be...
Selasa, 15 Januari 2019 - 06:34 WIB
Elshinta.com - Badan Pengawas Pemilu Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, belum berhasil me...
Senin, 14 Januari 2019 - 14:04 WIB
Elshinta.com - Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengatakan akan mendorong kajian t...
Kamis, 10 Januari 2019 - 20:06 WIB
Elshinta.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tangerang, Banten memberikan sank...
Kamis, 10 Januari 2019 - 14:39 WIB
Elshinta.com - Bawaslu Kabupaten Tangerang, Banten kembali menemukan pelanggaran Pemilu 20...
Rabu, 09 Januari 2019 - 14:53 WIB
Elshinta.com - Perhelatan Pemilihan Umum yang akan digelar serentak pada 17 April 2019 men...
Selasa, 08 Januari 2019 - 14:24 WIB
Elshinta.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kudus segera melakukan klarifikas...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)