Sabtu, 17 November 2018 | 10:33 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Pemilu / Pemilihan Presiden 2019

Jokowi katakan jika tegas tapi suka marah maka pesan tak sampai

Kamis, 08 November 2018 - 08:35 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Calon Presiden Indonesia nomor urut 1 Joko Widodo. Sumber foto: https://bit.ly/2yWyrA4
Calon Presiden Indonesia nomor urut 1 Joko Widodo. Sumber foto: https://bit.ly/2yWyrA4

Elshinta.com - Calon presiden Indonesia nomor urut 01, Joko Widodo mengatakan, jika pemimpin yang tegas tetapi suka marah-marah maka membuat pesan kepada rakyat justru tidak sampai.

"Karena kalau kita mendekati rakyat dengan marah-marah ya tujuan kita tidak tercapai," kata Jokowi usai membuka pembekalan calon anggota legislatif dari Partai Hanura di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Rabu (7/11) malam. 

Dirinya juga menyatakan bahwa di luar sana terdapat seseorang yang mengaku pemimpin tegas, tapi suka marah.

"Yang saya senang tegas tapi tak suka marah-marah, karena ada yang bilangnya tegas tapi suka marah-marah," kata dia, dikutip Antara.

Baca juga: Jokowi: Komunikasi di medsos tak jamin kepercayaan rakyat

Menurut dia, Indonesia membutuhkan pemimpin yang mau mendengar aspirasi, suara rakyat, berani dan tegas dalam membuat kebijakkan dan tegas dalam bertindak.

"Tapi tegas itu tidak sama dengan otoriter. Ini beda dan tolong dibedakan," tegas dia.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 17 November 2018 - 10:25 WIB

Pemerintah fokus bangun SPBU BBM satu harga

Aktual Dalam Negeri | 17 November 2018 - 10:12 WIB

Jadi target hoaks, Ridwan Kamil angkat bicara

Kriminalitas | 17 November 2018 - 09:45 WIB

Komplotan penipuan `Hijacking` dibekuk Siber Bareskrim Polri

Kriminalitas | 17 November 2018 - 09:35 WIB

Seorang kakek keji perkosa siswi SMP hingga hamil

Aktual Dalam Negeri | 17 November 2018 - 09:25 WIB

Harimau yang terjebak di pasar Riau terluka akibat terjerat

Aktual Dalam Negeri | 17 November 2018 - 09:15 WIB

Taspen berikan perlindungan lengkap bagi ASN

Elshinta.com - Calon presiden Indonesia nomor urut 01, Joko Widodo mengatakan, jika pemimpin yang tegas tetapi suka marah-marah maka membuat pesan kepada rakyat justru tidak sampai.

"Karena kalau kita mendekati rakyat dengan marah-marah ya tujuan kita tidak tercapai," kata Jokowi usai membuka pembekalan calon anggota legislatif dari Partai Hanura di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Rabu (7/11) malam. 

Dirinya juga menyatakan bahwa di luar sana terdapat seseorang yang mengaku pemimpin tegas, tapi suka marah.

"Yang saya senang tegas tapi tak suka marah-marah, karena ada yang bilangnya tegas tapi suka marah-marah," kata dia, dikutip Antara.

Baca juga: Jokowi: Komunikasi di medsos tak jamin kepercayaan rakyat

Menurut dia, Indonesia membutuhkan pemimpin yang mau mendengar aspirasi, suara rakyat, berani dan tegas dalam membuat kebijakkan dan tegas dalam bertindak.

"Tapi tegas itu tidak sama dengan otoriter. Ini beda dan tolong dibedakan," tegas dia.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Jumat, 16 November 2018 - 07:36 WIB

Polda Papua Barat intensifkan koordinasi jelang Pemilu

Jumat, 16 November 2018 - 07:28 WIB

PMII ajak warga jaga kondusivitas daerah

Jumat, 16 November 2018 - 06:25 WIB

KPU Pekalongan masih butuh 4.270 kotak suara

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com