Jumat, 16 November 2018 | 11:23 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Bencana Alam

Korban hanyut banjir Tasikmalaya terus dicari

Kamis, 08 November 2018 - 09:18 WIB    |    Penulis : Rizky Sandra    |    Editor : Dewi Rusiana
Petugas berhasil temukan 4 Jenazah, 2 orang hanyut masih dicari. Sumber foto: https://bit.ly/2OuGCs9
Petugas berhasil temukan 4 Jenazah, 2 orang hanyut masih dicari. Sumber foto: https://bit.ly/2OuGCs9

Elshinta.com - Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, tim pencarian dan pertolongan masih terus mencari korban yang hanyut akibat banjir di Tasikmalaya.

"Satu orang hilang terseret banjir saat sedang berenang. Menurut temannya, korban loncat ke sungai langsung terseret arus kemudian tenggelam," kata Sutopo melalui pesan tertulis yang diterima di Surabaya, Kamis (8/11).

Ia mengatakan satu orang hilang atas nama Fajar Fian (10), warga Desa Sindangreja, Kecamatan Cikalong. Fajar hilang Selasa (6/11) sekitar pukul 10.00 WIB. Tim pencarian dan pertolongan terus melakukan pencarian dengan menyusuri sungai.

Selain satu orang hilang, tim pencarian dan pertolongan telah menemukan lima orang meninggal dunia akibat terseret banjir dan tertimbun longsor. Semua korban telah diserahkan kepada pihak keluarga.

"BPBD Kabupaten Tasikmalaya bersama aparat setempat dan relawan terus melakukan penanganan darurat. BPBD mengimbau masyarakat agar berhati-hati," jelasnya, dikutip Antara.

Sutopo mengimbau kepada masyarakat yang berada di dekat lokasi agar mengungsi ke tempat yang lebih tinggi karena hujan masih terus turun dan ada kemungkinan banjir atau longsor susulan.

Banjir dan longsor pada Selasa (6/11) pukul 04.00 WIB melanda enam desa di tiga kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya.

Desa yang terdampak banjir adalah Ciandum, Bantar Kalong dan Cipatujah di Kecamatan Cipatujah; Cikupa dan Ciawi di Kecamatan Karang Nunggal; dan Ciluya di Kecamatan Culamega. Sebanyak 498 kepala keluarga terdampak banjir di tiga kecamatan tersebut.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Hukum | 16 November 2018 - 11:20 WIB

KPK panggil kepala dinas Pemprov Kalteng

Amerika | 16 November 2018 - 11:11 WIB

AS hukum 17 warga Saudi terkait pembunuhan Khashoggi

Kecantikan | 16 November 2018 - 10:44 WIB

Vanesha Prescilla senang eksperimen makeup

Aktual Sepakbola | 16 November 2018 - 10:35 WIB

Bosnia promosi ke strata tertinggi Nations League

Elshinta.com - Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, tim pencarian dan pertolongan masih terus mencari korban yang hanyut akibat banjir di Tasikmalaya.

"Satu orang hilang terseret banjir saat sedang berenang. Menurut temannya, korban loncat ke sungai langsung terseret arus kemudian tenggelam," kata Sutopo melalui pesan tertulis yang diterima di Surabaya, Kamis (8/11).

Ia mengatakan satu orang hilang atas nama Fajar Fian (10), warga Desa Sindangreja, Kecamatan Cikalong. Fajar hilang Selasa (6/11) sekitar pukul 10.00 WIB. Tim pencarian dan pertolongan terus melakukan pencarian dengan menyusuri sungai.

Selain satu orang hilang, tim pencarian dan pertolongan telah menemukan lima orang meninggal dunia akibat terseret banjir dan tertimbun longsor. Semua korban telah diserahkan kepada pihak keluarga.

"BPBD Kabupaten Tasikmalaya bersama aparat setempat dan relawan terus melakukan penanganan darurat. BPBD mengimbau masyarakat agar berhati-hati," jelasnya, dikutip Antara.

Sutopo mengimbau kepada masyarakat yang berada di dekat lokasi agar mengungsi ke tempat yang lebih tinggi karena hujan masih terus turun dan ada kemungkinan banjir atau longsor susulan.

Banjir dan longsor pada Selasa (6/11) pukul 04.00 WIB melanda enam desa di tiga kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya.

Desa yang terdampak banjir adalah Ciandum, Bantar Kalong dan Cipatujah di Kecamatan Cipatujah; Cikupa dan Ciawi di Kecamatan Karang Nunggal; dan Ciluya di Kecamatan Culamega. Sebanyak 498 kepala keluarga terdampak banjir di tiga kecamatan tersebut.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com