Sabtu, 17 November 2018 | 10:35 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Kecelakaan

Tim SAR cari korban yang jatuh ke laut dari dermaga di Padangbai

Kamis, 08 November 2018 - 10:04 WIB    |    Penulis : Rizky Sandra    |    Editor : Administrator
Proses pencarian korban yang jatuh ke lau di Padangbai, Karangasem. Sumber foto: https://bit.ly/2Dq8WLa
Proses pencarian korban yang jatuh ke lau di Padangbai, Karangasem. Sumber foto: https://bit.ly/2Dq8WLa

Elshinta.com - Seorang lelaki terjatuh dari dermaga di Pelabuhan Padangbai, Karangasem, Rabu (7/11/2018) dini hari tadi.

Menurut kesaksian dari rekan korban, kala itu mereka sedang berada di Pelabuhan Padangbai, Karangasem. Tetapi, tiba-tiba saja korban pergi. Karena rekan korban merasa lelah, maka ia tak mengindahkannya.

Sekitar pukul 03.10 WITA, terdengar suara orang terjatuh berbarengan dengan sebuah kapal yang hendak lepas sandar. 

Berdasarkan data yang dihimpun dari laman Basarnas, diketahui identitas korban bernama Gufron. Gufron merupakan salah satu penumpang yang nekat melompat dari dermaga untuk menjangkau kapal yang sudah mulai menjauhi dermaga dan menutup pintu kapal. Naas, pada saat melompat, korban tidak bisa menjangkau dan akhirnya jatuh ke laut dan tertarik ke dalam karena putaran mesin kapal.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima laporan kejadian tersebut sekitar pukul 10.05 Wita dari Made Buda (KSOP Padangbai) melalui telepon genggamnya.

"Pada kesempatan pertama, laporan itu segera kami respon dengan mengerahkan personil dari Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem sebanyak 7 personil," jelas Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Ketut Gede Ardana, S.E.

Menurut dia, pos inilah yang letaknya terdekat dari Pelabuhan Padangbai. Dikarenakan perjalanan menuju lokasi membutuhkan waktu sekitar 1 jam, maka koordinasi terus dilakukan dengan potensi SAR terdekat yang berada di Pelabuhan Padangbai, agar bisa mengambil tindakan awal.

Sekitar pukul 11.20 Wita, tim rescue tiba di lokasi kejadian, selanjutnya tim langsung melakukan koordinasi dengan potensi SAR dan segera menurunkan rubber boat serta peralatan SAR air untuk upaya pencarian korban.

Selain penyisiran menggunakan rubber boat dan speed boat di sekitar lokasi jatuhnya korban, juga diturunkan 2 orang penyelam Basarnas Bali.

Operasi SAR berlangsung hingga pukul 18.00 Wita, namun masih belum berhasil menemukan keberadaan Gufron. Potensi SAR yang terlibat selama proses pencarian korban diantaranya Pol Air Polres Karangasem, Pol Air Padang Bai, Polsek Padang Bai, SAR Sabhara Polda Bali, dan Balawista Karangasem.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 17 November 2018 - 10:25 WIB

Pemerintah fokus bangun SPBU BBM satu harga

Aktual Dalam Negeri | 17 November 2018 - 10:12 WIB

Jadi target hoaks, Ridwan Kamil angkat bicara

Kriminalitas | 17 November 2018 - 09:45 WIB

Komplotan penipuan `Hijacking` dibekuk Siber Bareskrim Polri

Kriminalitas | 17 November 2018 - 09:35 WIB

Seorang kakek keji perkosa siswi SMP hingga hamil

Aktual Dalam Negeri | 17 November 2018 - 09:25 WIB

Harimau yang terjebak di pasar Riau terluka akibat terjerat

Aktual Dalam Negeri | 17 November 2018 - 09:15 WIB

Taspen berikan perlindungan lengkap bagi ASN

Elshinta.com - Seorang lelaki terjatuh dari dermaga di Pelabuhan Padangbai, Karangasem, Rabu (7/11/2018) dini hari tadi.

Menurut kesaksian dari rekan korban, kala itu mereka sedang berada di Pelabuhan Padangbai, Karangasem. Tetapi, tiba-tiba saja korban pergi. Karena rekan korban merasa lelah, maka ia tak mengindahkannya.

Sekitar pukul 03.10 WITA, terdengar suara orang terjatuh berbarengan dengan sebuah kapal yang hendak lepas sandar. 

Berdasarkan data yang dihimpun dari laman Basarnas, diketahui identitas korban bernama Gufron. Gufron merupakan salah satu penumpang yang nekat melompat dari dermaga untuk menjangkau kapal yang sudah mulai menjauhi dermaga dan menutup pintu kapal. Naas, pada saat melompat, korban tidak bisa menjangkau dan akhirnya jatuh ke laut dan tertarik ke dalam karena putaran mesin kapal.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima laporan kejadian tersebut sekitar pukul 10.05 Wita dari Made Buda (KSOP Padangbai) melalui telepon genggamnya.

"Pada kesempatan pertama, laporan itu segera kami respon dengan mengerahkan personil dari Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem sebanyak 7 personil," jelas Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Ketut Gede Ardana, S.E.

Menurut dia, pos inilah yang letaknya terdekat dari Pelabuhan Padangbai. Dikarenakan perjalanan menuju lokasi membutuhkan waktu sekitar 1 jam, maka koordinasi terus dilakukan dengan potensi SAR terdekat yang berada di Pelabuhan Padangbai, agar bisa mengambil tindakan awal.

Sekitar pukul 11.20 Wita, tim rescue tiba di lokasi kejadian, selanjutnya tim langsung melakukan koordinasi dengan potensi SAR dan segera menurunkan rubber boat serta peralatan SAR air untuk upaya pencarian korban.

Selain penyisiran menggunakan rubber boat dan speed boat di sekitar lokasi jatuhnya korban, juga diturunkan 2 orang penyelam Basarnas Bali.

Operasi SAR berlangsung hingga pukul 18.00 Wita, namun masih belum berhasil menemukan keberadaan Gufron. Potensi SAR yang terlibat selama proses pencarian korban diantaranya Pol Air Polres Karangasem, Pol Air Padang Bai, Polsek Padang Bai, SAR Sabhara Polda Bali, dan Balawista Karangasem.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com