Sabtu, 17 November 2018 | 10:34 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Luar Negeri / Asia Pasific

Sejumlah orang tewas dalam pemboman membabi-buta Al-Houthi

Kamis, 08 November 2018 - 10:15 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2RIFYtb
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2RIFYtb

Elshinta.com - Delapan warga Yaman tewas di Kota Pelabuhan Laut Merah Hodeidah, Rabu (7/11) akibat pemboman membabi-buta oleh gerilyawan Al-Houthi di dua daerah di negara Arab yang dicabik perang itu, kata beberapa sumber lokal.

"Sejumlah bom mortir mendarat di rumah warga di Tuhyata, sehingga empat anggota keluarga tewas, termasuk seorang anak kecil," kata satu sumber medis yang tak ingin disebutkan jatidirinya kepada Xinhua yang dipantau Antara di Jakarta, Kamis (8/11).

Sementara itu, pusat media Brigade Imlaq yang pro-pemerintah, menyatakan pertempuran masih berkecamuk melawan gerilyawan Al-Houthi, hanya beberapa kilometer dari Kota Pelabuhan Hodeidah yang strategis.

Sejumlah petempur Al-Houthi tewas akibat bentrokan yang berlangsung dan serangan udara yang meningkat yang dilancarkan terhadap lokasi mereka dalam 24 jam belakangan ini, kata pusat media itu di dalam satu pernyataan.

Baca juga: Komisi HAM: Gerilyawan Al-Houthi culik 20 wartawan di Sana`a

Di tempat lain di Yaman, empat orang termasuk seorang perempuan tewas ketika gerilyawan Al-Houthi membom satu desa yang dikuasai pemerintah di Provinsi Adh-Dhalea di bagian selatan Yaman setelah penarikan mereka, kata beberapa sumber militer.

Negara Arab tersebut telah terjerumus ke dalam perang saudara sejak gerilyawan Syiah Al-Houthi, yang didukung Iran, menguasai secara militer banyak provinsi di Yaman Utara, termasuk Ibu Kota Yaman, Sana'a, pada 2014.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 17 November 2018 - 10:25 WIB

Pemerintah fokus bangun SPBU BBM satu harga

Aktual Dalam Negeri | 17 November 2018 - 10:12 WIB

Jadi target hoaks, Ridwan Kamil angkat bicara

Kriminalitas | 17 November 2018 - 09:45 WIB

Komplotan penipuan `Hijacking` dibekuk Siber Bareskrim Polri

Kriminalitas | 17 November 2018 - 09:35 WIB

Seorang kakek keji perkosa siswi SMP hingga hamil

Aktual Dalam Negeri | 17 November 2018 - 09:25 WIB

Harimau yang terjebak di pasar Riau terluka akibat terjerat

Aktual Dalam Negeri | 17 November 2018 - 09:15 WIB

Taspen berikan perlindungan lengkap bagi ASN

Elshinta.com - Delapan warga Yaman tewas di Kota Pelabuhan Laut Merah Hodeidah, Rabu (7/11) akibat pemboman membabi-buta oleh gerilyawan Al-Houthi di dua daerah di negara Arab yang dicabik perang itu, kata beberapa sumber lokal.

"Sejumlah bom mortir mendarat di rumah warga di Tuhyata, sehingga empat anggota keluarga tewas, termasuk seorang anak kecil," kata satu sumber medis yang tak ingin disebutkan jatidirinya kepada Xinhua yang dipantau Antara di Jakarta, Kamis (8/11).

Sementara itu, pusat media Brigade Imlaq yang pro-pemerintah, menyatakan pertempuran masih berkecamuk melawan gerilyawan Al-Houthi, hanya beberapa kilometer dari Kota Pelabuhan Hodeidah yang strategis.

Sejumlah petempur Al-Houthi tewas akibat bentrokan yang berlangsung dan serangan udara yang meningkat yang dilancarkan terhadap lokasi mereka dalam 24 jam belakangan ini, kata pusat media itu di dalam satu pernyataan.

Baca juga: Komisi HAM: Gerilyawan Al-Houthi culik 20 wartawan di Sana`a

Di tempat lain di Yaman, empat orang termasuk seorang perempuan tewas ketika gerilyawan Al-Houthi membom satu desa yang dikuasai pemerintah di Provinsi Adh-Dhalea di bagian selatan Yaman setelah penarikan mereka, kata beberapa sumber militer.

Negara Arab tersebut telah terjerumus ke dalam perang saudara sejak gerilyawan Syiah Al-Houthi, yang didukung Iran, menguasai secara militer banyak provinsi di Yaman Utara, termasuk Ibu Kota Yaman, Sana'a, pada 2014.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Jumat, 16 November 2018 - 20:36 WIB

Kemenpan-RB inspeksi KJRI Hong Kong

Jumat, 16 November 2018 - 18:26 WIB

KJRI Jeddah minta perusahaan bayarkan gaji TKI

Jumat, 16 November 2018 - 11:11 WIB

AS hukum 17 warga Saudi terkait pembunuhan Khashoggi

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com