Tim gabungan lanjutkan pencarian anak yang hanyut
Kamis, 08 November 2018 - 10:25 WIB | Penulis : Rizky Sandra | Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2DtaUe0

Elshinta.com - Tim gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) melanjutkan pencarian terhadap anak yang hanyut.

Demikian disampaikan Ahmad Arpikan (10), di Sungai Batang Lapu Pegambiran Kecamatan Parit Koto Balingka, Kamis (8/11).

"Pagi ini pencarian kita lanjutkan menyusuri Sungai Batang Lapu bersama SAR dan pihak terkait lainnya. Mudah-mudahan tidak ada kendala," kata Kepala Pelaksana BPBD, Tri Wahluyo di Simpang Empat.

Menurutnya pencarian terhadap korban telah dilakukan sejak Rabu (7/11) sore hingga malam. Namun belum ada tanda-tanda terlihat korban.

Ia menyebutkan korban dihantam air sungai yang tiba-tiba besar saat korban mandi bersama dengan teman-temannya pada Rabu, (7/11).

Baca juga: Akses jalan Mandailing Natal yang sempat tertutup longsor mulai bisa dilintasi

Ia mengemukakan korban yang hanyut itu merupakan anak dari Irwan dan Darwatni yang hingga Kamis pagi ini masih belum dapat ditemukan.

"Tim gabungan dari BPBD dan SAR dan pihak terkait lainnya masih melakukan pencarian," katanya.

Ia menambahkan hanyutnya seorang anak itu berawal ketika korban bersama teman sebayanya mandi di sungai tersebut. Ketika sedang asik mandi, tiba-tiba datang air besar dan membawa hanyut korban. Sedangkan teman-temannya berhasil untuk menyelamatkan diri.

Mendapat informasi itu maka tim BPBD, SAR dan pihak terkait lainnya langsung kelokasi dan melakukan pencarian korban.

"Pencarian terhadap korban menemui kendala yakni air dan arus yang besar. Tim akan terus melakukan pencarian," ujarnya.

Menurutnya hujan lebat yang melanda Pasaman Barat sejak Rabu (7/11) sore membuat sejumlah air sungai besar dan meluap.

Ia mengimbau kepada warga yang berdomisili di tepi sungai agar meningkatkan kewaspadaan ancaman banjir dan longsor, demikian Antara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Selasa, 22 Januari 2019 - 06:29 WIB
Elshinta.com - Sebanyak delapan orang warga asal Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), dilapo...
Senin, 21 Januari 2019 - 08:26 WIB
Elshinta.com - Kebakaran terjadi di pemukiman padat penduduk di Jalan Tomang Utara I, Toma...
Minggu, 20 Januari 2019 - 10:43 WIB
Elshinta.com - Kapal motor penyeberangan di Sungai Kapuas, Nanga Seberuang, Kecamatan Semi...
Minggu, 20 Januari 2019 - 10:29 WIB
Elshinta.com - Satuan Reskrim Polres Jayawijaya menyelidiki kasus mayat yang ditemukan di ...
Minggu, 20 Januari 2019 - 08:38 WIB
Elshinta.com - Banjir yang melanda Kota Pamekasan, Jawa Timur akibat hujan deras yang terj...
Sabtu, 19 Januari 2019 - 14:53 WIB
Elshinta.com - Empat orang meninggal dunia karena kesetrum saat terjadi banjir genangan se...
Jumat, 18 Januari 2019 - 11:05 WIB
Elshinta.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Solok Selatan, Sumatera Barat me...
Jumat, 18 Januari 2019 - 10:48 WIB
Elshinta.com - Seperti yang dialami satu kepala keluarga yang rumahnya ludes terbakar di D...
Jumat, 18 Januari 2019 - 09:42 WIB
Elshinta.com - Regu penyelamat dari Kantor Basarnas Ambon dikerahkan untuk mencari Kapal M...
Kamis, 17 Januari 2019 - 18:36 WIB
Elshinta.com - Polresta Pontianak saat ini sedang menyelidiki penyebab ledakan yang terjad...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)