Jumat, 16 November 2018 | 17:36 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Musibah

Material longsoran timbun jalan Agam-Bukittinggi

Kamis, 08 November 2018 - 10:44 WIB    |    Penulis : Rizky Sandra    |    Editor : Administrator
Longsor yang menimbun jalan Agam-Bukittinggi. Sumber foto: https://bit.ly/2FcHiTT
Longsor yang menimbun jalan Agam-Bukittinggi. Sumber foto: https://bit.ly/2FcHiTT

Elshinta.com - Dua titik longsoran tanah menimbun ruas jalan provinsi yang menghubungkan Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, dengan Bukittinggi, Rabu (7/11) sekitar pukul 21.30 WIB, akibat hujan deras yang melanda daerah itu.

Demikian disampaikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Muhammad Lutfi Ar di Lubukbasung, Kamis (8/11).

Ia mengatakan, dua titik tanah longsor itu berada di Jorong Pasa Palembayan, Nagari Ampek Koto Palembayan, Kecamatan Palembayan.

Titik pertama dengan panjang 20 meter dan tinggi 10 hingga 15 meter dan titik kedua dengan panjang lima meter dan tinggi lima meter.

"Akibat kejadian itu, jalan tidak bisa dilalui kendaraan roda dua dan empat, sehingga pengendara yang hendak ke Bukittinggi harus melalui jalan alternatif Palembayan menuju Simpang Patai, Kecamatan Palupuh," jelasnya, dikutip Antara.

Untuk membersihkan material longsoran, pihaknya mengerahkan satuan tugas dan Tim Reaksi Cepat (TRC). Lalu melakukan koordinasi dengan Pemprov Sumbar agar mengerahkan alat berat dalam membersihkan material longsoran yang menimbun badan jalan.

Baca juga: BNPB imbau masyarakat waspada banjir dan longsor

Ia menambahkan, hujan cukup deras melanda daerah itu semenjak Rabu (7/11) siang sampai Kamis (8/11) dini hari, juga mengakibatkan banjir merendam enam rumah di Durian Kapeh, Kecamatan Tanjungmutiara, dengan ketinggihan air sekitar 50 centimeter.

Selain itu, banjir juga merendam ruas jalan nasional menghubungkan Padang menuju Pasaman Barat tepatnya di Muaro Kandang, Tapian Kandiah, Kecamatan Palembayan.

Pohon tumbang di Simpang Ampu, Balai Ahad, Kecamatan Palembayan dan lainnya.

Atas kejadian tersebut, pihaknya mengimbau kepada warga agar meningkatkan kewaspadaan saat melewati daerah rawan banjir dan longsor.

Bagi warga yang tinggal di sepanjang aliran sungai, perbukitan dan dataran rendah segera mengungsi saat curah hujan tinggi melanda daerah itu.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Megapolitan | 16 November 2018 - 17:25 WIB

Kapolda: Tujuh ribu personel gabungan siaga banjir di Jakarta

Hukum | 16 November 2018 - 17:13 WIB

Polda Jabar sita Rp1,9 miliar korupsi dana hibah

Aktual Dalam Negeri | 16 November 2018 - 16:57 WIB

Idrus Marham pamer buku sebelum diperiksa sebagai tersangka

Ekonomi | 16 November 2018 - 16:47 WIB

Kemenkeu segera laksanakan Paket Kebijakan Ekonomi XVI

Aktual Dalam Negeri | 16 November 2018 - 16:37 WIB

Presiden ajak masyarakat Merauke jaga persatuan

Megapolitan | 16 November 2018 - 16:27 WIB

Sudinhub Jakpus tuntaskan titik macet pada 2019

Elshinta.com - Dua titik longsoran tanah menimbun ruas jalan provinsi yang menghubungkan Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, dengan Bukittinggi, Rabu (7/11) sekitar pukul 21.30 WIB, akibat hujan deras yang melanda daerah itu.

Demikian disampaikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Muhammad Lutfi Ar di Lubukbasung, Kamis (8/11).

Ia mengatakan, dua titik tanah longsor itu berada di Jorong Pasa Palembayan, Nagari Ampek Koto Palembayan, Kecamatan Palembayan.

Titik pertama dengan panjang 20 meter dan tinggi 10 hingga 15 meter dan titik kedua dengan panjang lima meter dan tinggi lima meter.

"Akibat kejadian itu, jalan tidak bisa dilalui kendaraan roda dua dan empat, sehingga pengendara yang hendak ke Bukittinggi harus melalui jalan alternatif Palembayan menuju Simpang Patai, Kecamatan Palupuh," jelasnya, dikutip Antara.

Untuk membersihkan material longsoran, pihaknya mengerahkan satuan tugas dan Tim Reaksi Cepat (TRC). Lalu melakukan koordinasi dengan Pemprov Sumbar agar mengerahkan alat berat dalam membersihkan material longsoran yang menimbun badan jalan.

Baca juga: BNPB imbau masyarakat waspada banjir dan longsor

Ia menambahkan, hujan cukup deras melanda daerah itu semenjak Rabu (7/11) siang sampai Kamis (8/11) dini hari, juga mengakibatkan banjir merendam enam rumah di Durian Kapeh, Kecamatan Tanjungmutiara, dengan ketinggihan air sekitar 50 centimeter.

Selain itu, banjir juga merendam ruas jalan nasional menghubungkan Padang menuju Pasaman Barat tepatnya di Muaro Kandang, Tapian Kandiah, Kecamatan Palembayan.

Pohon tumbang di Simpang Ampu, Balai Ahad, Kecamatan Palembayan dan lainnya.

Atas kejadian tersebut, pihaknya mengimbau kepada warga agar meningkatkan kewaspadaan saat melewati daerah rawan banjir dan longsor.

Bagi warga yang tinggal di sepanjang aliran sungai, perbukitan dan dataran rendah segera mengungsi saat curah hujan tinggi melanda daerah itu.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Jumat, 16 November 2018 - 15:24 WIB

Bulog salurkan beras ke wilayah banjir Riau

Jumat, 16 November 2018 - 14:36 WIB

Kemhan masih hitung kerugian akibat kebakaran

Jumat, 16 November 2018 - 11:56 WIB

Polisi: HS membunuh seorang diri dengan linggis

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com