Material longsoran timbun jalan Agam-Bukittinggi
Kamis, 08 November 2018 - 10:44 WIB | Penulis : Rizky Sandra | Editor : Administrator
Longsor yang menimbun jalan Agam-Bukittinggi. Sumber foto: https://bit.ly/2FcHiTT

Elshinta.com - Dua titik longsoran tanah menimbun ruas jalan provinsi yang menghubungkan Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, dengan Bukittinggi, Rabu (7/11) sekitar pukul 21.30 WIB, akibat hujan deras yang melanda daerah itu.

Demikian disampaikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Muhammad Lutfi Ar di Lubukbasung, Kamis (8/11).

Ia mengatakan, dua titik tanah longsor itu berada di Jorong Pasa Palembayan, Nagari Ampek Koto Palembayan, Kecamatan Palembayan.

Titik pertama dengan panjang 20 meter dan tinggi 10 hingga 15 meter dan titik kedua dengan panjang lima meter dan tinggi lima meter.

"Akibat kejadian itu, jalan tidak bisa dilalui kendaraan roda dua dan empat, sehingga pengendara yang hendak ke Bukittinggi harus melalui jalan alternatif Palembayan menuju Simpang Patai, Kecamatan Palupuh," jelasnya, dikutip Antara.

Untuk membersihkan material longsoran, pihaknya mengerahkan satuan tugas dan Tim Reaksi Cepat (TRC). Lalu melakukan koordinasi dengan Pemprov Sumbar agar mengerahkan alat berat dalam membersihkan material longsoran yang menimbun badan jalan.

Baca juga: BNPB imbau masyarakat waspada banjir dan longsor

Ia menambahkan, hujan cukup deras melanda daerah itu semenjak Rabu (7/11) siang sampai Kamis (8/11) dini hari, juga mengakibatkan banjir merendam enam rumah di Durian Kapeh, Kecamatan Tanjungmutiara, dengan ketinggihan air sekitar 50 centimeter.

Selain itu, banjir juga merendam ruas jalan nasional menghubungkan Padang menuju Pasaman Barat tepatnya di Muaro Kandang, Tapian Kandiah, Kecamatan Palembayan.

Pohon tumbang di Simpang Ampu, Balai Ahad, Kecamatan Palembayan dan lainnya.

Atas kejadian tersebut, pihaknya mengimbau kepada warga agar meningkatkan kewaspadaan saat melewati daerah rawan banjir dan longsor.

Bagi warga yang tinggal di sepanjang aliran sungai, perbukitan dan dataran rendah segera mengungsi saat curah hujan tinggi melanda daerah itu.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jumat, 18 Januari 2019 - 11:05 WIB
Elshinta.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Solok Selatan, Sumatera Barat me...
Jumat, 18 Januari 2019 - 10:48 WIB
Elshinta.com - Seperti yang dialami satu kepala keluarga yang rumahnya ludes terbakar di D...
Jumat, 18 Januari 2019 - 09:42 WIB
Elshinta.com - Regu penyelamat dari Kantor Basarnas Ambon dikerahkan untuk mencari Kapal M...
Kamis, 17 Januari 2019 - 18:36 WIB
Elshinta.com - Polresta Pontianak saat ini sedang menyelidiki penyebab ledakan yang terjad...
Rabu, 16 Januari 2019 - 19:51 WIB
Elshinta.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember mencatat 20 rumah rusak a...
Rabu, 16 Januari 2019 - 19:23 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 12 orang warga Pontianak, Kalimantan Barat diduga keracunan zat ki...
Rabu, 16 Januari 2019 - 16:47 WIB
Elshinta.com - Petugas gabungan melakukan penanganan darurat terhadap tanggul Sungai Angin...
Rabu, 16 Januari 2019 - 16:06 WIB
Elshinta.com - Aparat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Banten, mengeruk sejumlah s...
Rabu, 16 Januari 2019 - 11:51 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara (Sulut) men...
Rabu, 16 Januari 2019 - 08:45 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 22 rangka kios yang sedang dibangun di Pasar Tanah Merah, Penjarin...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)