Korban gempa Sigi masih bertahan di tenda pengungsian
Kamis, 08 November 2018 - 11:17 WIB | Penulis : Rizky Sandra | Editor : Administrator
Pengungsi Korban Gempa dan Tsunami Palu. Sumber foto: https://bit.ly/2ASmCMF

Elshinta.com - Masih banyak warga korban gempabumi di Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah, yang masih bertahan di sejumlah lokasi pengungsian, meski hanya menggunakan tenda-tenda terpal.

Seperti di lokasi penampungan pengungsi di wilayah Desa Pombewe dan Sidera, Kecamatan Sigibiromaru, Kabupaten Sigi, Kamis (8/11), rata-rata warga belum mau kembali ke desa mereka.

Alasan utama mereka, karena rumah tempat tinggal mereka yang dibangun dengan susah payah bertahun-tahun itu, kini sudah habis atau hancur diterjang bencana alam gempabumi berkekuatan 7,4 SR yang terjadi pada 28 September 2018 lalu.

Bukan hanya rumah mereka, tetapi seluruh harta benda dan matapencaharian telah hancur lebur diterjang gempabumi yang banyak menyengsarakan masyarakat di Kabupaten Sigi itu.

"Rumah kami habis, sekaligus kehilangan matapencaharian," kata Berto, salah seorang warga Desa Jonoge yang mengungsi ke Desa Pombewe karena desanya porak-poranda diterjang bencana alam dasyat tersebut, dikutip Antara.

Hal senada juga disampaikan oeleh Markus, salah seorang warga desa Sidera, Kecamatan Sigibiromaru. Sebagian permukiman di Desa Sidera juga diterjang gempabumi dan banyak warga kehilangan tempat tinggal dan harta benda.

Untuk sementara mengungsi ke wilayah perbukitan di Desa Sidera, sebab lokasi tersebut berada pada ketinggian dan paling bagus untuk lokasi pengungsian sementara.

Ia mengatakan, di lokasi itu, pengungsi bukan hanya dari Desa Sidera, tetapi sebagian juga berasal dari Desa Jonoge. Desa Jonoge berbatasan langsung dengan Desa Sidera, khususnya Dusun II Jonoge.

Saat terjadi gempabumi, lokasi permukiman penduduk Dusun II Jonoge bergeser sekitar 200-an meter ke arah selatan dan semua rumah dan bangunan lainnya termasuk badan jalan hampir dua kilometer yang menghubungkan Desa Jonoge dan Sidera ikut lenyap bagaikan ditelan bumi.

Markus juga mengatakan belum mau kembali ke desanya, sebab rumah dan isi rumah, semuanya habis terkubur lumpur saat bencana alam tersebut secara memilukan meluluh-lantakkan permukiman dan areal pertanian dan peternakan yang ada di desa Jonoge.

"Ya mungkin akan kembali, tetapi belum bisa pastikan kapan waktunya," kata dia.

Di lokasi pengungsian Desa Pombewe masih terdapat sekitar 297 KK warga Desa Jonoge.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Selasa, 22 Januari 2019 - 17:12 WIB
Elshinta.com - Pusat Vulkanologi Dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) pada Badan Geologi, ...
Selasa, 22 Januari 2019 - 16:55 WIB
Elshinta.com - Sebagian wilayah Kota Makassar, Sulawesi Selatan terendam banjir hingga sel...
Selasa, 22 Januari 2019 - 16:07 WIB
Elshinta.com - Semakin meningginya debit air di Bendungan Bissua yang merupakan bendungan prime...
Selasa, 22 Januari 2019 - 13:18 WIB
Elshinta.com - Lagi, gempa mengguncang wilayah Sumba Barat, NTT, Selasa (22/1). Setelah pagi, t...
Selasa, 22 Januari 2019 - 12:08 WIB
Elshinta.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat, hingga pukul 1...
Selasa, 22 Januari 2019 - 08:56 WIB
Elshinta.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat terjadi dua kal...
Selasa, 22 Januari 2019 - 08:35 WIB
Elshinta.com - Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6.2, Selasa (22/1) pagi pukul 07.59.21 WIT...
Selasa, 22 Januari 2019 - 08:14 WIB
Elshinta.com - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyampaikan aktivit...
Senin, 21 Januari 2019 - 16:53 WIB
Elshinta.com - Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) menyatakan, jalan lintas...
Senin, 21 Januari 2019 - 11:11 WIB
Elshinta.com - Masyarakat yang tinggal di daerah-daerah yang rawan tanah longsor di Jawa T...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)