Banjir landa 44 desa di 11 kecamatan Inhu Riau, ribuan rumah terendam
Kamis, 08 November 2018 - 11:07 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Dewi Rusiana
Ilustrasi. Foto: elshinta.com

Elshinta.com - Sekitar 4.384 rumah di Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau, tergenang banjir akibat tingginya curah hujan selama sepekan terakhir ini.

"Ada 4.384 rumah warga yang terdampak banjir berdasarkan data terakhir tanggal 7 November. Selain rumah, ada satu bangunan SMP yang juga terkena dampak banjir," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau, Edwar Sanger kepada wartawan di Pekanbaru, Kamis (8/11) pagi.

Dikutip Antara, Edwar menjelaskan, banjir disebabkan tingginya curah hujan yang membuat Sungai Kuantan meluap. Selain itu, ada juga pengaruh banjir kiriman dari daerah hulu, yakni dari Kabupaten Kuantan Singingi dan Provinsi Sumatera Barat.

Berdasarkan laporan terakhir, ungkapnya, ketinggian air mencapai 6,5 meter. Meski begitu, ketinggian air fluktuatif dan bisa berkurang karena sebagian wilayah berada di Daerah Aliran Sungai (DAS).

Edwar menyebutkan, banjir melanda 44 desa di 11 kecamatan di daerah itu, termasuk satu bangunan SMP dan pos kesehatan. Total rumah yang terdampak banjir mencapai 4.384 unit.

Kecamatan yang terdampak bencana banjir itu antara lain Kecamatan Pasir Penyu, Rengat, Kuala Cenaku, Rengat Barat, Lirik, Lubuk Batu Jaya, Peranap, Rakit Kulim, Batang Peranap, Kelayang, serta Sei Lala.

Menurut Edwar, hingga kini belum ada warga yang mengungsi akibat dampak banjir tersebut. Sementara aktivitas belajar dan mengajar di SMP yang terkena dampak banjir juga dilaporkan masih berjalan.

Namun, kata dia, pihaknya sudah menyiapkan tenda pengungsian apabila warga akhirnya memutuskan untuk tidak tinggal di rumah yang kebanjiran.

"Belum ada warga terdampak banjir yang mengungsi dari rumah mereka. Namun petugas kita menyiagakan peralatan pengungsian berupa tenda jika tiba-tiba warga membutuhkannya," katanya. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Selasa, 22 Januari 2019 - 17:12 WIB
Elshinta.com - Pusat Vulkanologi Dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) pada Badan Geologi, ...
Selasa, 22 Januari 2019 - 16:55 WIB
Elshinta.com - Sebagian wilayah Kota Makassar, Sulawesi Selatan terendam banjir hingga sel...
Selasa, 22 Januari 2019 - 16:07 WIB
Elshinta.com - Semakin meningginya debit air di Bendungan Bissua yang merupakan bendungan prime...
Selasa, 22 Januari 2019 - 13:18 WIB
Elshinta.com - Lagi, gempa mengguncang wilayah Sumba Barat, NTT, Selasa (22/1). Setelah pagi, t...
Selasa, 22 Januari 2019 - 12:08 WIB
Elshinta.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat, hingga pukul 1...
Selasa, 22 Januari 2019 - 08:56 WIB
Elshinta.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat terjadi dua kal...
Selasa, 22 Januari 2019 - 08:35 WIB
Elshinta.com - Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6.2, Selasa (22/1) pagi pukul 07.59.21 WIT...
Selasa, 22 Januari 2019 - 08:14 WIB
Elshinta.com - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyampaikan aktivit...
Senin, 21 Januari 2019 - 16:53 WIB
Elshinta.com - Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) menyatakan, jalan lintas...
Senin, 21 Januari 2019 - 11:11 WIB
Elshinta.com - Masyarakat yang tinggal di daerah-daerah yang rawan tanah longsor di Jawa T...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)