Sabtu, 17 November 2018 | 10:34 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Ekonomi

Tinjau dua pasar, Mentan-Bulog pastikan pasokan beras aman

Kamis, 08 November 2018 - 11:50 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Dewi Rusiana
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman bersama Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso meninjau Pasar Induk Beras Cipinang Jakarta, Kamis (8/11). Sumber foto: https://bit.ly/2Dqe028
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman bersama Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso meninjau Pasar Induk Beras Cipinang Jakarta, Kamis (8/11). Sumber foto: https://bit.ly/2Dqe028

Elshinta.com - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman bersama dengan Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso meninjau Pasar Kramat Jati dan Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) Jakarta, Kamis (8/11), untuk mengetahui kondisi pasokan dan harga beras.

Amran mengatakan, tinjauan lapangan ini dilakukan sebagai upaya memonitor stabilisasi pasokan dan harga beras di pasar umum, terutama beras dan komoditas pangan lain seperti ayam dan telur biasanya menjadi penyumbang inflasi.

"Pangan kita stabil, harga ayam Rp27 ribu per kg, dan harga telur Rp22 ribu per kg. Kami sudah cek langsung. Masalah beras, pasokan cukup dari Food Station. Stoknya 50 ribu ton di PIBC," kata Amran di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta, seperti dikutip Antara.

Menurut dia, selama dua hingga tiga tahun terakhir harga komoditas pangan terpantau stabil, terutama pada hari-hari besar keagamaan. 

Baca juga: Bulog salurkan bantuan beras di Sigi

Dalam kesempatan yang sama, Budi Waseso menjelaskan, stok beras di gudang Bulog ada sebanyak 2,7 juta ton. "Dari 2,7 juta ton yang kita simpan di gudang luar Bulog, itu ada 550 ribu ton. Stok itu sangat banyak dan kita operasi pasar setiap hari," kata pria yang akrab disapa Buwas tersebut.

Buwas menyebutkan, realisasi operasi pasar sampai dengan 6 November 2018 sebesar 402.628 ton di seluruh Indonesia, dengan rata-rata realisasi antara 3.000-3.500 ton per hari dan mengalami tren kenaikan sejak bulan Oktober 2018. Di Jakarta, realisasi operasi pasar sebesar 46.321 ton.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 17 November 2018 - 10:25 WIB

Pemerintah fokus bangun SPBU BBM satu harga

Aktual Dalam Negeri | 17 November 2018 - 10:12 WIB

Jadi target hoaks, Ridwan Kamil angkat bicara

Kriminalitas | 17 November 2018 - 09:45 WIB

Komplotan penipuan `Hijacking` dibekuk Siber Bareskrim Polri

Kriminalitas | 17 November 2018 - 09:35 WIB

Seorang kakek keji perkosa siswi SMP hingga hamil

Aktual Dalam Negeri | 17 November 2018 - 09:25 WIB

Harimau yang terjebak di pasar Riau terluka akibat terjerat

Aktual Dalam Negeri | 17 November 2018 - 09:15 WIB

Taspen berikan perlindungan lengkap bagi ASN

Elshinta.com - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman bersama dengan Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso meninjau Pasar Kramat Jati dan Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) Jakarta, Kamis (8/11), untuk mengetahui kondisi pasokan dan harga beras.

Amran mengatakan, tinjauan lapangan ini dilakukan sebagai upaya memonitor stabilisasi pasokan dan harga beras di pasar umum, terutama beras dan komoditas pangan lain seperti ayam dan telur biasanya menjadi penyumbang inflasi.

"Pangan kita stabil, harga ayam Rp27 ribu per kg, dan harga telur Rp22 ribu per kg. Kami sudah cek langsung. Masalah beras, pasokan cukup dari Food Station. Stoknya 50 ribu ton di PIBC," kata Amran di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta, seperti dikutip Antara.

Menurut dia, selama dua hingga tiga tahun terakhir harga komoditas pangan terpantau stabil, terutama pada hari-hari besar keagamaan. 

Baca juga: Bulog salurkan bantuan beras di Sigi

Dalam kesempatan yang sama, Budi Waseso menjelaskan, stok beras di gudang Bulog ada sebanyak 2,7 juta ton. "Dari 2,7 juta ton yang kita simpan di gudang luar Bulog, itu ada 550 ribu ton. Stok itu sangat banyak dan kita operasi pasar setiap hari," kata pria yang akrab disapa Buwas tersebut.

Buwas menyebutkan, realisasi operasi pasar sampai dengan 6 November 2018 sebesar 402.628 ton di seluruh Indonesia, dengan rata-rata realisasi antara 3.000-3.500 ton per hari dan mengalami tren kenaikan sejak bulan Oktober 2018. Di Jakarta, realisasi operasi pasar sebesar 46.321 ton.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Sabtu, 17 November 2018 - 10:25 WIB

Pemerintah fokus bangun SPBU BBM satu harga

Sabtu, 17 November 2018 - 10:12 WIB

Jadi target hoaks, Ridwan Kamil angkat bicara

Sabtu, 17 November 2018 - 09:15 WIB

Taspen berikan perlindungan lengkap bagi ASN

Sabtu, 17 November 2018 - 08:39 WIB

Presiden menuju Papua Nugini untuk hadiri KTT APEC

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com