BNNP Jabar matikan peredaran narkoba lewat program Desa Bersinar
Kamis, 08 November 2018 - 13:36 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Sigit Kurniawan
Kepala BNNP Jabar Brigjen Pol. Drs. Sufyan Syarif, MH. Foto: Dudy Supriyadi/Radio Elshinta

Elshinta.com - Untuk mematikan peredaran narkoba, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Barat, terapkan program Desa Bersinar (bersih dari narkoba). 

Demikian disampaikan Kepala BNNP Jabar Brigjen Pol. Drs. Sufyan Syarif, MH pada acara Peran Media dalam Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4 GN), di Jalan Malabar Bandung, Kamis (8/11).

Desa Bersinar menurut Sufyan akan melibatkan para Kades, Babinsa, Babinkamtibmas dan Puskesmas, sampai melibatkan para ketua RT dan RW, masuk ke rumah-rumah, tempat kos, bahkan dilakukan di sekolah dan kampus-kampus oleh satgas anti narkoba.

"Saat ini peredaran sudah banyak di desa-desa sehingga kita kejar ke desa dan kelurahan yang sampai dua bulan terakhir sudah ada tujuh kota Kabupaten yang sudah kita lakukan," ujarnya, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Dudy Supryadi.

Desa dan daerah tersebut diantaranya Bogor, Karawang, Sumedang, Cianjur, Cimahi, Kabupaten Bandung Barat dan Kota Bandung melalui Inpres No. 6/2014.

Upaya-upaya tersebut dilakukan untuk menyelamatkan 57 persen remaja Indonesia yang 0dikhawatirkan masih coba-coba menggunakan narkoba.

Lanjut Sufyan, barang haram ini sangat berbahaya bagi generasi dan masa depan bangsa Indonesia. "Kerugian belanja narkotika setiap tahunnya di Indonesia mencapai Rp84 triliun, bukan hanya masalah materil tapi jumlah korban jiwa meninggal sampai 30 orang perhari dan saat ini menyasar para remaja, " jelasnya.

Di Indonesia ada 68 jenis narkoba yang beredar,sehingga perlawanannya harus dilakukan oleh seluruh masyarakat Indonesia secara masif. "Antara pencegahan, pemberantasan dan rehabilitasi harus dilakukan secara komprehensif, karena penghuni lapas itu 70-80 persen adalah bandar dan pengedar narkoba, " tegas Sufyan. 

Terkait rehabilitasi, BNNP Jabar membentuk agen pemulihan terdiri dari Babinsa, Babinkamtibmas, Puskesmas, Puskesmas Pembantu, Bidan Desa dan Karang Taruna dengan menggelar pemantauan pemulihan klien, mengajak klien dalam kegiatan positif, destigmatisasi pecandu dan memberikan sistem informasi rehabilitasi, pasca rehabilitasi berkelanjutan. 

"Operasi narkoba dilakukan bisa secara shock terapi, operasi khusus atau juga operasi simpati sebagai upaya sosialisasi pencegahan," kata Sufyan. 

Sufyan juga mengajak awak media melakukan sosialisasi bahaya narkoba secara masif, sehingga mampu menyelamatkan generasi depan bangsa Indonesia. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Selasa, 22 Januari 2019 - 21:49 WIB
Elshinta.com - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sukoharjo berupaya mengurai kepadatan ...
Selasa, 22 Januari 2019 - 19:15 WIB
Elshinta.com - Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla mengatakan pembebasan terpidana kasus ...
Selasa, 22 Januari 2019 - 18:24 WIB
Elshinta.com - Kejaksaan Negeri Sukoharjo, Jawa Tengah menerapkan dua pelayanan hukum berb...
Selasa, 22 Januari 2019 - 17:43 WIB
Elshinta.com - Pondok Pesantren Al Mukmin Ngruki, Desa Cemani, Kabupaten Sukoharjo, Jawa T...
Selasa, 22 Januari 2019 - 17:35 WIB
Elshinta.com - Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla mengatakan syarat yang harus dipenuhi ...
Selasa, 22 Januari 2019 - 14:24 WIB
Elshinta.com - Dinas Kesehatan Kota Malang, Jawa Timur mencatat sedikitnya ada empat ribu ...
Selasa, 22 Januari 2019 - 14:14 WIB
Elshinta.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution menandatangani kon...
Selasa, 22 Januari 2019 - 13:13 WIB
Elshinta.com - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menegaskan, terpidana kasus terorisme ...
Selasa, 22 Januari 2019 - 12:33 WIB
Elshinta.com - Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu berbicara soal ancaman terorisme di h...
Selasa, 22 Januari 2019 - 11:45 WIB
Elshinta.com - Kadiv Humas Polri Irjen Mohammad Iqbal mengatakan, Kepala Badan Reserse Kri...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)