Korban hanyut di Pasaman Barat ditemukan meninggal
Kamis, 08 November 2018 - 14:30 WIB | Penulis : Rizky Sandra | Editor : Dewi Rusiana
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2yY8Eav

Elshinta.com - Korban hanyut, Ahmad Arpikan (10) yang terseret arus Sungai Batang Lapu Pegambiran Kecamatan Parit Koto Balingka, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) ditemukan meninggal mengapung sekitar 600 meter dari lokasi awal korban mandi-mandi.

"Korban ditemukan sekitar pukul 12.00 WIB dalam keadaan sudah meninggal," kata Camat Parit Koto Balingka, Hamulian, Kamis (8/11).

Ia menambahkan saat ditemukan kondisi korban telah meninggal dunia dan tubuhnya mengalami luka-luka.

"Ada sejumlah luka ditubuh korban diantaranya di tangan dan kepala korban. Kemungkinan terhempas ke batu," ujarnya, dikutip Antara.

Ia menyebutkan penemuan korban berawal ketika tim gabungan melanjutkan pencarian terhadap korban pada Kamis (8/11) pagi.

Saat tim dari BPBD, SAR, kepolisian, TNI dan masyarakat melakukan pencarian. Seorang warga melihat tangan korban terlihat dalam air. Melihat itu, warga memberitahukan kepada petugas. Tim gabungan langsung melihat korban dan mengangkat jasad korban ke darat.

"Saat ini jasad korban sudah dibawa oleh keluarga korban untuk segera disemayamkan," katanya.

Ia mengemukakan korban dihantam air sungai yang tiba-tiba besar saat korban mandi bersama teman-temannya pada Rabu, (7/11) sore.

Ia menambahkan korban yang hanyut itu merupakan anak dari Irwan dan Darwatni warga Jorong Pegambiran Parit Koto Balingka.

Hanyutnya seorang anak itu berawal ketika korban bersama teman sebayanya sedang mandi di sungai. Ketika sedang asik mandi, tiba-tiba datang air besar dan membawa korban hanyut. Sedangkan teman-temannya berhasil menyelamatkan diri.

Ia mengimbau kepada warga yang berdomisili di tepi sungai agar meningkatkan kewaspadaan ancaman banjir dan longsor.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Selasa, 22 Januari 2019 - 21:16 WIB
Elshinta.com - Tim SAR gabungan Jayapura belum berhasil menemukan Abdul Halim (49) warga D...
Selasa, 22 Januari 2019 - 18:33 WIB
Elshinta.com - Rumah indekost di Jalan Simpang Ijen, Kota Malang, Jawa Timur digegerkan de...
Selasa, 22 Januari 2019 - 13:55 WIB
Elshinta.com - Warga Waringin Jaya, Bojonggede, Kabupaten Bogor digemparkan dengan penemua...
Selasa, 22 Januari 2019 - 06:29 WIB
Elshinta.com - Sebanyak delapan orang warga asal Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), dilapo...
Senin, 21 Januari 2019 - 08:26 WIB
Elshinta.com - Kebakaran terjadi di pemukiman padat penduduk di Jalan Tomang Utara I, Toma...
Minggu, 20 Januari 2019 - 10:43 WIB
Elshinta.com - Kapal motor penyeberangan di Sungai Kapuas, Nanga Seberuang, Kecamatan Semi...
Minggu, 20 Januari 2019 - 10:29 WIB
Elshinta.com - Satuan Reskrim Polres Jayawijaya menyelidiki kasus mayat yang ditemukan di ...
Minggu, 20 Januari 2019 - 08:38 WIB
Elshinta.com - Banjir yang melanda Kota Pamekasan, Jawa Timur akibat hujan deras yang terj...
Sabtu, 19 Januari 2019 - 14:53 WIB
Elshinta.com - Empat orang meninggal dunia karena kesetrum saat terjadi banjir genangan se...
Jumat, 18 Januari 2019 - 11:05 WIB
Elshinta.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Solok Selatan, Sumatera Barat me...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)