Jumat, 16 November 2018 | 11:28 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Kecelakaan

Polri: Kantong jenazah tidak wakili jumlah individu

Kamis, 08 November 2018 - 14:36 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Sigit Kurniawan
Kantong jenazah korban kecelakaan pesawat Lion Air JT 610. Sumber foto: https://bit.ly/2SW0nfK
Kantong jenazah korban kecelakaan pesawat Lion Air JT 610. Sumber foto: https://bit.ly/2SW0nfK

Elshinta.com - Kabag Yaninfodok Divhumas Polri Kombes Pol Sulistyo Pudjo Hartono mengatakan bahwa Tim DVI telah menerima sedikitnya 186 kantong jenazah dari Tim SAR dan bukan merupakan jumlah individu korban secara riil.

"Kantong jenazah tidak mewakili jumlah individu. Bukan berarti 186 kantong jenazah itu sebagai jumlah individu," kata Pudjo di Jakarta, Kamis (8/11), dilansir Antara.

Alasannya, kata dia, temuan itu bisa berupa potongan jenazah yang digabungkan dalam satu kantong sehingga bukan merupakan satu individu per kantong yang diterima Tim DVI untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Baca juga: Polri identifikasi total 51 jenazah Lion Air

Sejauh ini, data sementara DNA sudah diambil dari 609 sampel guna dicocokkan kesesuaiannya antara keluarga dengan jenazah korban yang berhasil dievakuasi.

Untuk informasi, sampai hari ini Polri telah mengidentifikasi 51 jenazah korban Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat. Jenazah teridentifikasi itu terdiri dari 40 laki-laki dan 11 perempuan.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Hukum | 16 November 2018 - 11:20 WIB

KPK panggil kepala dinas Pemprov Kalteng

Amerika | 16 November 2018 - 11:11 WIB

AS hukum 17 warga Saudi terkait pembunuhan Khashoggi

Kecantikan | 16 November 2018 - 10:44 WIB

Vanesha Prescilla senang eksperimen makeup

Aktual Sepakbola | 16 November 2018 - 10:35 WIB

Bosnia promosi ke strata tertinggi Nations League

Elshinta.com - Kabag Yaninfodok Divhumas Polri Kombes Pol Sulistyo Pudjo Hartono mengatakan bahwa Tim DVI telah menerima sedikitnya 186 kantong jenazah dari Tim SAR dan bukan merupakan jumlah individu korban secara riil.

"Kantong jenazah tidak mewakili jumlah individu. Bukan berarti 186 kantong jenazah itu sebagai jumlah individu," kata Pudjo di Jakarta, Kamis (8/11), dilansir Antara.

Alasannya, kata dia, temuan itu bisa berupa potongan jenazah yang digabungkan dalam satu kantong sehingga bukan merupakan satu individu per kantong yang diterima Tim DVI untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Baca juga: Polri identifikasi total 51 jenazah Lion Air

Sejauh ini, data sementara DNA sudah diambil dari 609 sampel guna dicocokkan kesesuaiannya antara keluarga dengan jenazah korban yang berhasil dievakuasi.

Untuk informasi, sampai hari ini Polri telah mengidentifikasi 51 jenazah korban Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat. Jenazah teridentifikasi itu terdiri dari 40 laki-laki dan 11 perempuan.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com