Insiden Lion Air di Bengkulu dipengaruhi arahan petugas `AMC`
Kamis, 08 November 2018 - 15:03 WIB | Penulis : Rizky Sandra | Editor : Administrator
Pesawat Lion Air di Bengkulu tabrak tiang lampu. Sumber foto: https://bit.ly/2Ov8fBp

Elshinta.com - Corporate Communications Strategic dari Lion Air Danang Mandala Prihantoro mengemukakan insiden Lion Air JT 633 rute Bandar Udara Fatmawati Soekarno, Bengkulu (BKS) menuju Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang (CGK) yang mengalami keterlambatan terbang pada Rabu (7/11) dipengaruhi arahan dari petugas Aircraft Movement Control (AMC) Bandar Udara Fatmawati Soekarno, Bengkulu.

"Penerbangan JT-633 dengan registrasi pesawat PK-LGY, dalam pergerakannya telah mengikuti panduan dan petunjuk serta tanda dari personel Aircraft Movement Control (AMC) tersebut. Namun pada saat terjadi pergerakan lekukan ujung sayap menyenggol tiang koordinat," katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (8/11).

Ia menambahkan pilot telah menggerakkan pesawat sesuai dengan panduan dan petunjuk serta tanda yang diberikan oleh petugas Aircraft Movement Control (AMC).

Berdasarkan dokumen resmi yang diterima Lion Air, personel Aircraft Movement Control (AMC) Bandar Udara Fatmawati Soekarno, Bengkulu menyatakan permintaan maaf kepada seluruh penumpang Lion Air nomor JT-633 yang mengalami keterlambatan terbang.

Baca juga: Rabu, 7 korban Lion Air kembali teridentifikasi

"Dalam dokumen resmi tersebut, sesuai pernyataan personel AMC dimana pesawat mengalami kerusakan pada ujung sayap (wingtip) setelah menabrak tiang parking stand nomor 3 pada saat taxi out menuju landas hubung (taxiway) A pukul 18.28 WIB," jelasnya, dikutip Antara.

Pesawat Boeing 737-900ER registrasi PK-LGY yang sedianya lepas landas pukul 18.20 WIB dari Bengkulu dibatalkankan keberangkatannya.

Lion menyampaikan kronologis kejadian bahwa ketika pesawat bergerak menuju landas pacu (runway) ternyata ujung sayap pesawat menyenggol tiang lampu koordinat landas parkir (apron) bandar udara, sehingga mengalami kerusakan.

Penerbangan JT-633 mengangkut tujuh kru pesawat dan 143 penumpang telah diberangkatkan dengan menggunakan pesawat registrasi PK-LHM serta kru yang berbeda. Pesawat mengudara pukul 22.48 WIB dari Bengkulu dan sudah mendarat di Soekarno-Hatta, Tangerang pukul 23.50 WIB, Rabu (7/11).

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Selasa, 22 Januari 2019 - 12:44 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 12 korban kapal karam penyeberangan di Sungai Kapuas, Kecamatan Se...
Senin, 21 Januari 2019 - 07:14 WIB
Elshinta.com - Vokalis Pas Band, Yuki Arifin Martawijadja mengalami patah tulang kaki sete...
Senin, 21 Januari 2019 - 07:05 WIB
Elshinta.com - Kecelakaan lalu lintas dialami bus sekolah milik Pemerintah Kabupaten Musi ...
Minggu, 20 Januari 2019 - 19:38 WIB
Elshinta.com -Kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan seorang meninggal dunia dan belasan kor...
Minggu, 20 Januari 2019 - 09:39 WIB
Elshinta.com - Saprudin (41), seorang pengendara motor tewas seketika usai tertabrak truk ...
Sabtu, 19 Januari 2019 - 15:14 WIB
Elshinta.com - Kecelakaan beruntun terjadi di ruas Jalan Tol Purbaleunyi, tepatnya di Kilo...
Jumat, 18 Januari 2019 - 21:12 WIB
Elshinta.com - Satu unit mobil Daihatsu Taft warna putih yang hendak menyeberang di penyeb...
Kamis, 17 Januari 2019 - 09:16 WIB
Elshinta.com - Dua truk kontainer terlibat lakalantas di Jalan Raya Bekasi mengarah ke Har...
Selasa, 15 Januari 2019 - 18:45 WIB
Elshinta.com - Polres Langkat akan melakukan pengamanan terhadap Bantuan Sosial (Bansos) d...
Selasa, 15 Januari 2019 - 18:35 WIB
Elshinta.com - Seorang pengemudi motor terlempar dan tercebur ke Sungai Bengawan Solo usai...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)