Bagaimana artificial intelligence berperan dalam meningkatkan kualitas bisnis?
Elshinta
Kamis, 08 November 2018 - 16:12 WIB | Penulis : Syahid | Editor : Administrator
Bagaimana artificial intelligence berperan dalam meningkatkan kualitas bisnis?
Sumber foto: https://bit.ly/2Fa0gKy

Elshinta.com - Teknologi artificial intelligence atau kecerdasan buatan semakin mewarnai perkembangan teknologi yang semakin pesat saat ini. Artificial Intelligence dikembangkan agar mampu mengerjakan, memahami dan mempelajari sendiri hal-hal yang kompleks, yang dipandang hanya bisa dilakukan dengan kecerdasan manusia. 

Menurut Gunawan Susanto mantan Presiden Direktur IBM Indonesia dalam wawancaranya dengan Inspigo, Artificial Intelligence atau cognititive computing berbeda dengan programmable computing, yang hanya diprogam untuk menjalankan perintah tertentu. Teknologi kecerdasan buatan ini menurutnya mampu mengerti (understand), reasoning (memberikan alasannya), dan learn (belajar). 

Salah satu pemanfaatan artificial intelligence pada bisnis online adalah penggunaan teknologi chatbot. Chatbot mulai populer sejak sekitar 10 tahun lalu ketika penetrasi aplikasi berbasis messaging seperti Line dan Whatsapp mulai tinggi. Penggunaan chatbot banyak diminati oleh perusahaan besar untuk melayani pengguna yang banyak jumlahnya secara lebih cepat dan efisien. 

Menurut Irzan Raditya CEO Kata.ai, sebuah perusahaan yang fokus pada pengembangan solusi berbasis AI yang dikutip dari dailysocial.id, chatbot menawarkan berbagai keunggulan. “Pada dasarnya chatbot menawarkan berbagai keunggulan. Di antaranya pengguna tidak perlu lagi mencari supplier, menghubungi mereka, memeriksa ketersediaan dan pembayaran rincian. Semua akan distimulasikan oleh respons spesifik berdasarkan pertanyaan yang dikirim,” kata Irzan.

Baca juga: Inilah tren ecommerce yang akan semakin marak di tahun 2019

Machine learning yang menjadi salah satu landasan teknologi pada chatbot berperan dalam membuat program yang dapat mengenali pola-pola pelanggan. Sementara Natural Language Processing (NLP) yang kerap dipadukan dengan artificial intelligence berperan penting dalam memahami bahasa yang biasa digunakan oleh pengguna. 

Kata.ai sendiri merupakan satu dari beberapa platform chatbot yang ada di Indonesia. Seperti yang dikutip dari situs resminya, startup ini membantu perusahaan untk mengintegrasikan teknologi artificial intelligence ke dalam kegiatan bisnis dan usaha, memastikan proses bisnis yang efektif dan efisien dengan bantuan chatbot. 

Beberapa produk chatbot buatan Kata.ai yang telah dipakai oleh perusahaan besar tanah air seperti chatbot bernama Sabrina untuk Bank BRI dan Shalma untuk perusahaan ritel, Alfamart. Kedua chatbot ini memiliki fungsi yang hampir sama, sebagai asisten virtual yang membantu melayani pelanggan. 

Dikutip dari Tech in Asia, chatbot Sabrina mampu membantu pengguna menemukan lokasi kantor cabang BRI terdekat, serta menangani keluhan teknis yang dialami nasabah. Sementara Shalma dikembangkan untuk menarik perhatian konsumen retail melalui penawaran beragam promo menarik.

Saat ini, penggunaan AI masih banyak dilakukan pada sektor layanan pelanggan. Namun, potensi penggunaan AI sesungguhnya akan lebih besar daripada itu. Artificial intelligence dapat dikembangkan untuk membuat rekomendasi-rekomendasi tertentu berdasarkan data historis yang ada. Beberapa ecommerce di luar negeri, penggunaan AI bahkan sudah mampu memberikan rekomendasi produk yang dicari berdasarkan gambar atau foto, tidak dengan kata-kata atau keyword yang selama ini dipakai. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jus n` Shake, bisnis terobosan baru yang hadirkan jus sehat dan kekinian
Sabtu, 26 September 2020 - 12:20 WIB
Tiga perusahaan FnB ternama Indonesia, Sour Sally Group, Babarafi Entreprise, dan HadiKitchen Group ...
Startup ini ubah krisis di masa pandemi jadi peluang bisnis
Jumat, 19 Juni 2020 - 09:34 WIB
Pandemi virus corona telah menyebar ke seluruh penjuru dunia, dimana acara - acara offline berskala ...
Wujudkan pertanian untuk semua, startup pertanian ini gelar TaniHack
Sabtu, 14 Maret 2020 - 09:18 WIB
TaniHub Group, perusahaan digital rintisan (startup) di bidang pertanian, terus berupaya melakukan t...
Kerja sama RI-Korea diharapkan dongkrak pertumbuhan startup
Senin, 02 Desember 2019 - 14:18 WIB
Kementerian Perindustrian mendorong penguatan kerja sama Indonesia dan Korea Selatan di bidang ekono...
4 tips sederhana untuk sukses memulai bisnis startup
Jumat, 25 Oktober 2019 - 14:36 WIB
Para milenial ramai-ramai terjun ke bidang bisnis startup. Potensi yang besar membuat sejumlah kalan...
Ini minuman dan kuliner khas inovasi anak Presiden
Selasa, 22 Oktober 2019 - 15:32 WIB
Tren ragam kuliner mancanegara mulai menjadi santapan sehari-hari hingga gaya hidup masyarakat urban...
Startup asal Jerman ini bernama Kontool, warganet Indonesia geger
Selasa, 03 September 2019 - 17:55 WIB
Jagat maya kembali heboh. Kali ini lantaran kehadiran startup asal Jerman yang dinamai Kontool. Kare...
BAKTI ajak startup e-commerce dan UMKM digital gali potensi daerah 3T
Selasa, 03 September 2019 - 16:14 WIB
Badan Aksesibililitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika me...
Ngampooz, startup besutan anak bangsa untuk segala masalah di kampus
Senin, 26 Agustus 2019 - 09:25 WIB
Satu lagi aplikasi yang hadir untuk menjawab kebutuhan banyak orang. Kali ini aplikasi ini mampu men...
Dapat kucuran Rp71 M, startup Goola milik Gibran siap ekspansi ke Asia Tenggara
Senin, 19 Agustus 2019 - 16:30 WIB
Perusahaan rintisan bidang kuliner Goola, yang memproduksi kreasi minuman tradisional Indonesia, men...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV