Rabu, 14 November 2018 | 19:10 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

Pasokan LPG di Padang Sidempuan dipastikan tetap aman

Kamis, 08 November 2018 - 17:45 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Sigit Kurniawan
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2xU0QbH
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2xU0QbH

Elshinta.com - PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) I pastikan bahwa pasokan LPG 3kg di Padang Sidempuan tetap aman.  

Rata-rata penyaluran LPG 3kg untuk Padang Sidempuan adalah sebesar 9,6 MT per hari dan tidak ada pengurangan pasokan sama sekali untuk penyaluran di wilayah Padang Sidempuan. Realisasi penyaluran LPG 3kg pada Januari hingga Oktober 2018 adalah sebesar 2.423 MT sedangkan kuota pada Januari sampai Oktober 2018 untuk Kodya Padang Sidempuan dari pemerintah adalah sebesar 2.359 MT. Penyaluran untuk Padang Sidempuan sendiri sudah over tiga persen dari yang sudah ditargetkan pemerintah. 

Terdapat tiga agen yang menyalurkan LPG 3kg dengan 74 pangkalan yang menyebar di seluruh desa kecamatan Padang Sidempuan. Harga Eceran Tertinggi wilayah Padang Sidempuan sebesar Rp16.000 per tabung, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Diurnawan.

Unit Manager Communication dan CSR Pertamina MOR I, Rudi Ariffianto mengatakan, Pertamina memastikan ketersediaan LPG 3kg tetap mencukupi kebutuhan masyarakat, khususnya masyarakat yang tidak mampu dan tidak ada pengurangan pasokan LPG 3kg di wilayah Padang Sidempuan. Masyarakat mampu dan restoran serta usaha komersial lainnya diimbau untuk menggunakan LPG non subsidi sehingga LPG 3kg bisa lebih tepat sasaran.

Baca juga: Pertamina pastikan pasokan LPG Tanjung Balai aman

“Pertamina memastikan bahwa pasokan LPG 3kg cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, termasuk di wilayah Padang Sidempuan apabila LPG 3kg digunakan sesuai peruntukan, yaitu masyarakat miskin dan usaha mikro dan kami tidak mengurangi sama sekali pasokan LPG 3kg untuk wilayah Padang Sidempuan. Kami juga menghimbau agar masyarakat mampu dan usaha komersial, termasuk rumah makan agar tidak menggunakan LPG 3kg dan beralih ke LPG non subsidi sehingga LPG bersubsidi bisa tepat sasaran,” ujar Rudi. 

Pertamina menyalurkan LPG 3kg sesuai kuota yang ditetapkan pemerintah. Peruntukan LPG 3kg hanya bagi rakyat miskin dengan penghasilan kurang dari Rp 1,5 jt per bulan atau Usaha Mikro. Bagi warga mampu, Pertamina menyediakan LPG non subsidi seperti Bright Gas 5,5kg, Bright Gas 12kg dan Elpiji tabung biru 12kg serta 50kg untuk usaha komersial. Pertamina juga mengharapkan Pemerintah Daerah untuk mengawasi dan membina rumah makan dan restoran yang masih menggunakan LPG 3kg untuk beralih ke LPG non subsidi.

Pertamina mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk turut mengawal penyaluran distribusi LPG 3kg, dengan memberikan laporan apabila ditemukan tindak penyalahgunaan di lapangan dan juga melaporkan bila menemukan agen LPG yang menjual di atas HET yaitu Rp 16.000 disertai dengan bukti ke kontak Pertamina 1 500 000.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Bencana Alam | 14 November 2018 - 18:49 WIB

Masuk musim hujan, BPBD Lumajang siaga bencana

Ekonomi | 14 November 2018 - 18:35 WIB

Rupiah terapresiasi seiring tensi perang dagang mereda

Arestasi | 14 November 2018 - 18:25 WIB

Merasa malu, janda buang bayinya yang dianggap cacat

Megapolitan | 14 November 2018 - 18:16 WIB

15 bangunan liar di bantaran Kali Item ditertibkan

Elshinta.com - PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) I pastikan bahwa pasokan LPG 3kg di Padang Sidempuan tetap aman.  

Rata-rata penyaluran LPG 3kg untuk Padang Sidempuan adalah sebesar 9,6 MT per hari dan tidak ada pengurangan pasokan sama sekali untuk penyaluran di wilayah Padang Sidempuan. Realisasi penyaluran LPG 3kg pada Januari hingga Oktober 2018 adalah sebesar 2.423 MT sedangkan kuota pada Januari sampai Oktober 2018 untuk Kodya Padang Sidempuan dari pemerintah adalah sebesar 2.359 MT. Penyaluran untuk Padang Sidempuan sendiri sudah over tiga persen dari yang sudah ditargetkan pemerintah. 

Terdapat tiga agen yang menyalurkan LPG 3kg dengan 74 pangkalan yang menyebar di seluruh desa kecamatan Padang Sidempuan. Harga Eceran Tertinggi wilayah Padang Sidempuan sebesar Rp16.000 per tabung, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Diurnawan.

Unit Manager Communication dan CSR Pertamina MOR I, Rudi Ariffianto mengatakan, Pertamina memastikan ketersediaan LPG 3kg tetap mencukupi kebutuhan masyarakat, khususnya masyarakat yang tidak mampu dan tidak ada pengurangan pasokan LPG 3kg di wilayah Padang Sidempuan. Masyarakat mampu dan restoran serta usaha komersial lainnya diimbau untuk menggunakan LPG non subsidi sehingga LPG 3kg bisa lebih tepat sasaran.

Baca juga: Pertamina pastikan pasokan LPG Tanjung Balai aman

“Pertamina memastikan bahwa pasokan LPG 3kg cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, termasuk di wilayah Padang Sidempuan apabila LPG 3kg digunakan sesuai peruntukan, yaitu masyarakat miskin dan usaha mikro dan kami tidak mengurangi sama sekali pasokan LPG 3kg untuk wilayah Padang Sidempuan. Kami juga menghimbau agar masyarakat mampu dan usaha komersial, termasuk rumah makan agar tidak menggunakan LPG 3kg dan beralih ke LPG non subsidi sehingga LPG bersubsidi bisa tepat sasaran,” ujar Rudi. 

Pertamina menyalurkan LPG 3kg sesuai kuota yang ditetapkan pemerintah. Peruntukan LPG 3kg hanya bagi rakyat miskin dengan penghasilan kurang dari Rp 1,5 jt per bulan atau Usaha Mikro. Bagi warga mampu, Pertamina menyediakan LPG non subsidi seperti Bright Gas 5,5kg, Bright Gas 12kg dan Elpiji tabung biru 12kg serta 50kg untuk usaha komersial. Pertamina juga mengharapkan Pemerintah Daerah untuk mengawasi dan membina rumah makan dan restoran yang masih menggunakan LPG 3kg untuk beralih ke LPG non subsidi.

Pertamina mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk turut mengawal penyaluran distribusi LPG 3kg, dengan memberikan laporan apabila ditemukan tindak penyalahgunaan di lapangan dan juga melaporkan bila menemukan agen LPG yang menjual di atas HET yaitu Rp 16.000 disertai dengan bukti ke kontak Pertamina 1 500 000.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com