Bulog curigai indikasi pedagang oplos beras medium
Kamis, 08 November 2018 - 16:37 WIB | Penulis : Fajar Nugraha | Editor : Sigit Kurniawan
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman bersama Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso meninjau Pasar Induk Beras Cipinang Jakarta, Kamis (8/11). Sumber foto: https://bit.ly/2RGAtei

Elshinta.com - Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso mencurigai ada indikasi oknum pedagang yang mengubah atau mengoplos beras medium menjadi premium untuk meraup lebih banyak keuntungan.

Usai melakukan tinjauan bersama Menteri Pertanian Amran Sulaiman ke Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) Jakarta, Kamis (8/11), Buwas mengungkapkan bahwa distribusi atau operasi pasar dengan menggelontorkan beras medium sudah dilakukan, namun harga beras medium mengalami tren kenaikan menjadi Rp9.900 sampai Rp10.500 per kilogram.

"Kalau saya dari penyuplai, justru ada kecurigaan ini ada perubahan beras medium menjadi premium. Bisa dilihat hari ini stok terbanyak mungkin 80 persen medium," kata Buwas, seperti dikutip Antara.

Baca juga: Tinjau dua pasar, Mentan-Bulog pastikan pasokan beras aman

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya, Arief Prasetyo Adi menyebutkan saat ini stok beras di PIBC sebanyak 50 ribu ton, atau melebihi batas stok normal sebesar 20-30 ribu ton untuk memenuhi konsumsi di Jakarta. Namun, porsi jumlah beras di PIBC didominasi 80 persen oleh beras premium. 

"Hanya saja, beras medium ini lebih cenderung ditingkatkan ke premium karena marginnya tinggi. Ini semacam fenomena baru, bukan masalah produksi," kata Arief.

Ia menambahkan bahwa saat ini beras premium memiliki kadar broken atau butir patah sebesar 15 persen, berbeda dengan sebelumnya yang hanya 5 persen.

Oleh karena itu, Bulog pun meminta Satgas Pangan kembali meninjau ke lapangan untuk mengetahui indikasi perubahan beras medium ke premium yang berdampak pada sulitnya masyarakat mendapatkan beras dengan harga murah.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kamis, 25 April 2019 - 20:54 WIB
Elshinta.com - Polisi masih menyelidiki kebenaran video sejumlah pria yang diduga artis da...
Kamis, 25 April 2019 - 20:28 WIB
Elshinta.com - Indonesia akan memegang keketuaan atau presidensi Dewan Keamanan Perserikat...
Kamis, 25 April 2019 - 18:58 WIB
Elshinta.com - Kementerian Perhubungan melakukan koordinasi dengan maskapai terkait harga ...
Kamis, 25 April 2019 - 17:54 WIB
Elshinta.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan berencana menggratiskan PBB untuk guru...
Kamis, 25 April 2019 - 15:24 WIB
Elshinta.com - Mahkamah Konstitusi (MK) akan memutus empat perkara pengujian aturan terkait den...
Kamis, 25 April 2019 - 06:29 WIB
Elshinta.com - Polisi akhirnya menetapkan AB, rekan seorang pengacara, Denny Supari (DS), ...
Rabu, 24 April 2019 - 12:37 WIB
Elshinta.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, pembebasan Pajak Bumi dan ...
Rabu, 24 April 2019 - 11:04 WIB
Elshinta.com - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengibaratkan prajurit Komando Pas...
Rabu, 24 April 2019 - 10:21 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali membuka seleksi gelombang ketiga...
Rabu, 24 April 2019 - 10:04 WIB
Elshinta.com - Mantan Danjen Kopassus Letjen TNI Purn Prabowo Subianto, mantan Panglima TN...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)