BNN tangkap tiga tersangka jaringan Ibrahim
Kamis, 08 November 2018 - 16:47 WIB | Penulis : Rizky Sandra | Editor : Sigit Kurniawan
BNN tangkap tersangka jaringan narkoba oknum politisi Nasdem. Sumber foto: https://bit.ly/2ASdrMg

Elshinta.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap tiga tersangka kasus narkoba di Dusun Tualang, Peurlak, Aceh Timur, jaringan mantan anggota DPRD Langkat, Sumatera Utara, Ibrahim alias Hongkong.

"Tersangka ditangkap hari ini jam 08.00 pagi yakni Fauzi, Nurdin dan Apali," kata Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Pol Arman Depari dalam pesan singkat diterima di Jakarta, Kamis (8/11).

Ketiga tersangka tersebut merupakan pengembangan dari tersangka almarhum Burhanuddin yang tertembak oleh anggota pada hari Rabu di Gempong Pintu, Aceh Besar.

"Ketiganya ditangkap oleh tim gabungan BNN, Bea cukai dan TNI AL, dimana para tersangka lari dan bersembunyi di kebun dan rawa. Mereka bertugas membawa dan menyimpan narkoba milik almarhum Burhanuddin," kata Arman, dikutip Antara.

Narkoba berhasil ditemukan setelah sempat disembunyikan di hutan dan ditutupi daun-daun. Jumlah naroba yang disita ada dua karung berisi 38 kilogram sabu dan 15.000 butir ekstasi.

Menurut keterangan para tersangka, narkoba dibawa dari Penang, Malaysia dengan kapal penangkap ikan atas suruhan almarhum Burhanuddin sebagai pemilik barang, katanya.

"Saat ini tersangka beserta barang bukti, sedang dilakukan pemeriksaan dan pengembangan oleh tim BNN," kata Arman.

Almarhum Burhanuddin masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) untuk kasus Ibrahim alias Hongkong.

Ibrahim adalah oknum anggota DPRD dari partai Nasional Demokrat (Nasdem) yang ditangkap dengan barang bukti tiga karung goni sabu dan 30 ribu butir ekstasi dengan logo daun berwarna biru dari Malaysia.

Iaditangkap dalam Operasi Gabungan BNN, Bea Cukai dan TNI AL Langsa terkait informasi adanya Peredaran Gelap Narkotika di wilayah Pangkalan Susu.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Selasa, 22 Januari 2019 - 20:23 WIB
Elshinta.com - Diduga tersulut emosinya akibat persoalan hutang-piutang senilai Rp2 juta, ...
Selasa, 22 Januari 2019 - 16:33 WIB
Elshinta.com - Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta berhasil mengendus ciri terduga pelak...
Selasa, 22 Januari 2019 - 14:35 WIB
Elshinta.com - Diduga terlibat perkelahian, Setiyono (38), warga Desa Manggis, Kecamatan N...
Senin, 21 Januari 2019 - 17:14 WIB
Elshinta.com - Satreskrim Polres Majalengka, Jawa Barat berhasil mengungkap sembilan ...
Senin, 21 Januari 2019 - 06:26 WIB
Elshinta.com - Polresta Bogor Kota, Polda Jawa Barat masih berupaya untuk mengungkap pelak...
Minggu, 20 Januari 2019 - 18:36 WIB
Elshinta.com -Kepolisian Resor Mimika, Papua, memburu seorang kurir narkoba berinisial NO, kata...
Minggu, 20 Januari 2019 - 09:26 WIB
Elshinta.com - Ros (28) merupakan tersangka penganiayaan anak kandungnya sendiri, Quina (1...
Minggu, 20 Januari 2019 - 08:51 WIB
Elshinta.com - Sejumlah barang sitaan Polda Sulawesi Selatan yang masih berada di dalam Ka...
Sabtu, 19 Januari 2019 - 08:27 WIB
Elshinta.com - Pihak kepolisian masih menyelidiki terkait penemuan tengkorak dan tulang-be...
Sabtu, 19 Januari 2019 - 08:14 WIB
Elshinta.com - Subdit I Dit Resnarkoba Polda Metro Jaya berhasil mengamankan jaringan peng...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)