Harga elpiji subsidi di Jawai Rp28 ribu/tabung
Kamis, 08 November 2018 - 19:07 WIB | Penulis : Rizky Sandra | Editor : Sigit Kurniawan
Gas elpiji 3 kg. Sumber foto: https://bit.ly/2JMH6ZT

Elshinta.com - Harga jual elpiji subsidi di Kecamatan Jawai Selatan, Kabupaten Sambas, Kalbar, mencapai Rp28 ribu per tabung atau jauh di atas harga eceran tertingi (HET) yang telah ditentukan.

Andriansyah salah seorang warga Jawai Selatan, saat dihubungi, Kamis (8/11), mengeluhkan tingginya harga jual elpiji subsidi di tingkat pengecer di daerah mereka, bahkan bisa mencapai Rp28 ribu per tabungnya.

"Kami juga mensinyalir, tingginya harga elpiji subsidi karena banyak dibeli oleh oknum yang ingin mencari keuntungan, sehingga stok elpiji di pangkalan menjadi cepat habis," katanya.

Menurutnya, padahal di pangkalan elpiji di daerahnya tiga kali mendapat pasokan dalam seminggu. Tetapi begitu tiba, tidak lama kemudian elpiji tersebut sudah habis terjual, sehingga masyarakat tidak kebagian.

"Pasokan elpiji tersebut, biasanya tiba di pangkalan pada malam hari, sehingga begitu paginya elpiji tersebut sudah habis terjual," keluhnya.

Sehingga, pihaknya terpaksa membeli elpiji subsidi tersebut di tingkat pengecer tidak resmi, seperti warung-warung yang menjual sembako, tetapi juga menjual elpiji tiga kilogram tersebut, yang harganya bisa mencapai Rp28 ribu per tabung.

"Kami berharap pemerintah atau instansi terkait menindak tegas kalau pemilik pangkalan elpiji itu menyalahi aturan, sehingga permasalahan ini tidak terus berlanjut dan tidak merugikan masyarakat banyak," katanya.

Sementara itu, Executive Elpiji PT Pertamina Pontianak, Sandy Rahadian menyatakan, terkait tingginya harga jual elpiji di tingkat pengecer seperti kasus di Jawai Selatan, dikarenakan biaya angkut dari `supply point` atau titik persediaan, untuk pengangkutan ke Jawai dikirim melalui transportasi darat kemudian melalui sungai dan melalui darat kembali.

"Sehingga ongkos angkut menjadi meningkat. Ditambah lagi oknum yang mengambil keuntungan dalam kegiatan tersebut," ujar dia.

Ke depan Pertamina akan melaksanakan penambahan alokasi dan titik penyebaran pangkalan agar stok elpiji stabilitas sehingga harga dapat terjaga.

Ia juga berharap, hal tersebut didukung oleh pemerintah kabupaten setempat untuk pengaturan harga eceran tertinggi (HET) khususnya di wilayah yang jangkauannya di atas 60 kilometer dari supply point tersebut, demikian Antara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kamis, 25 April 2019 - 19:44 WIB
Elshinta.com - Wartawan atau awak media merupakan mitra strategis dalam penanggulangan ben...
Kamis, 25 April 2019 - 19:31 WIB
Elshinta.com - Mahkamah Konstitusi (MK) melalui putusannya yang diucapkan di Gedung MK Jak...
Kamis, 25 April 2019 - 19:17 WIB
Elshinta.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan akan menambah kapal patroli, guna mengoptimal...
Kamis, 25 April 2019 - 18:15 WIB
Elshinta.com - Kepala kepolisian Resor (Kapolres) Cirebon Kota AKBP Roland Ronaldy memimpin pel...
Kamis, 25 April 2019 - 17:27 WIB
Elshinta.com - Kepolisian Resor Majalengka, Jawa Barat melaksanakan pembinaan rohani dan mental...
Kamis, 25 April 2019 - 17:19 WIB
Elshinta.com - Aliansi Pekerja Buruh Daerah (APBD) Sumatera Utara meminta Presiden RI dan ...
Kamis, 25 April 2019 - 16:55 WIB
Elshinta.com - Sejumlah ormas Islan di Kota Depok mendukung protes Pemkot Depok kepada Komisi P...
Kamis, 25 April 2019 - 16:48 WIB
Elshinta.com - Hingga Kamis (25/4) sore, pukul 16:30:05 WIB, data yang masuk di Sistem Informas...
Kamis, 25 April 2019 - 16:45 WIB
Elshinta.com - Menyambut bulan suci Ramadan, Aksi Cepat Tanggap (ACT) kembali menggelar pr...
Kamis, 25 April 2019 - 16:36 WIB
Elshinta.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, agar pengerjaan...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)