BNN tangkap dua tersangka narkoba jaringan Internasional
Kamis, 08 November 2018 - 19:47 WIB | Penulis : Rizky Sandra | Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2FdhfvP

Elshinta.com - Tim gabungan Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat dan Provinsi Aceh serta TNI AL dan Bea Cukai menangkap dua tersangka penyelundup narkoba jenis sabu-sabu jaringan internasional, Malaysia-Aceh.

Demikian kata Kepala BNN Provinsi Aceh Brigjen Pol Faisal Abdul Naser melalui Kepala Bidang Pemberantasan BNN Provinsi Aceh Amanto di Banda Aceh, Kamis, mengatakan, selain mengamankan dua tersangka, pihaknya juga mengamankan dua karung diduga berisi narkoba.

Kedua tersangka tersebut, yakni SN (43), warga Peureulak, Aceh Timur, ditangkap di Jalan Prof A Majid Ibrahim, Kota Langsa, pada Rabu (7/11) sekitar pukul 16.30 WIB. Serta tersangka MF (31), ditangkap di rumahnya di Peureulak, pada Kamis (8/11) sekitar pukul 05.00 WIB.

Amanto tidak menyebutkan berat narkoba yang diamankan tersebut. Hanya saja dalam karung tersebut banyak bungkusan berisi kristal bening yang diduga narkoba. Sebagian bungkusan itu dilakban dan sebagian lagi bertuliskan aksara China.

Kedua tersangka diduga merupakan kelompok Burhanuddin yang sebelumnya ditembak mati di Gampong Pintu Khop, Kecamatan Seulimeum, Aceh Besar, Rabu (7/11) sekitar pukul 08.00.

Sebelumnya, tersangka Burhanuddin merupakan DPO BNN terkait penangkapan narkoba di Pangkalan Susu, Sumatera Utara. Tersangka Burhanuddin ditembak karena berupaya melarikan diri saat dilakukan penangkapan oleh petugas BNN.

Amanto menyebutkan, penangkapan kedua tersangka berawal ditangkapnya SN di Kota Langsa. Dari pengakuannya, narkoba tersebut diterimanya dari dua orang Munsilin dan Muhammad Fauzi. Keduanya membawa dari Pulau Penang, Malaysia atas perintah Burhanuddin.

Kemudian, tim gabungan menangkap tersangka MF di rumahnya di Peureulak, Aceh Timur. Dari penangkapan itu, tim mendapat informasi, narkoba disembunyikan di kawasan perkebunan sawit Simpang Wie, demikian Antara

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Selasa, 26 Maret 2019 - 19:48 WIB
Elshinta.com -Sejak awal Maret 2019 hingga kini sudah sebanyak 10 terduga teroris jaringan Lamp...
Selasa, 26 Maret 2019 - 17:23 WIB
Elshinta.com -Seorang warga di Sebatik Tengah, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, divonis ber...
Senin, 25 Maret 2019 - 20:43 WIB
Elshinta.com - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Majalengka, Jawa Barat menggelar kon...
Senin, 25 Maret 2019 - 17:36 WIB
Elshinta.com - Petugas Direktorat Polisi Perairan (Ditpolair) Polda Nusa Tenggara Barat be...
Minggu, 24 Maret 2019 - 18:07 WIB
Elshinta.com - Direktur Eksekutif Indonesia ICT Institute, Heru Sutadi menduga Ramyadjie Priamb...
Sabtu, 23 Maret 2019 - 20:56 WIB
Elshinta.com - Petugas di Bandar Udara Internasional Ngurah Rai, Denpasar, Bali berhasil m...
Sabtu, 23 Maret 2019 - 19:10 WIB
Elshinta.com - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau menyatakan bahwa Prov...
Sabtu, 23 Maret 2019 - 18:55 WIB
Elshinta.com - Kepolisian Daerah Bali bersama Polresta Denpasar dan Polsek Badung masih me...
Sabtu, 23 Maret 2019 - 10:16 WIB
Elshinta.com - Keluarga Zulfirman Syah, WNI yang terluka akibat aksi penembakan massal di ...
Jumat, 22 Maret 2019 - 20:37 WIB
Elshinta.com - Polda Metro Jaya masih menyelidiki kemungkinan tersangka baru setelah 10 or...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)