Jumat, 16 November 2018 | 17:40 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Megapolitan

Presiden panggil jajarannya sebelum berangkat ke KTT ASEAN

Kamis, 08 November 2018 - 19:24 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar rapat terbatas di Kantor Presiden Jakarta. Sumber Foto: https://bit.ly/2OxhUHC
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar rapat terbatas di Kantor Presiden Jakarta. Sumber Foto: https://bit.ly/2OxhUHC

Elshinta.com - Presiden Joko Widodo memanggil jajarannya untuk mempersiapkan keberangkatannya dalam kunjungan kerja ke KTT ASEAN di Singapura dan KTT APEC di Papua Nugini dalam waktu dekat ini.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar rapat terbatas di Kantor Presiden Jakarta, Kamis (8/11), yang dihadiri sejumlah menteri terkait. "Sore ini akan dibahas mengenai persiapan kunjungan kerja Presiden ke KTT ASEAN di Singapura dan KTT APEC di PNG, Papua Nugini," kata Presiden Jokowi.

Pada kesempatan itu hadir Menkopolhukam Wiranto, Menko PMK Puan Maharani, Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menlu Retno Marsudi, Menaker Hanif Dzakiri, Mensesneg Pratikno, Seskab Pramono Anung, Kepala BKPM Thomas Lembong, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.

Setelah rapat terbatas, Menlu Retno Marsudi mengatakan Presiden akan memulai kunjungan kerja ke dua negara dalam rangka KTT Asean dan KTT lainnya. "Judulnya KTT Lainnya karena memang ada beberapa KTT Lainnya kan ASEAN plus 1, ASEAN plus 3 dan sebagainya yang akan dimulai pada tanggal 13-15 November 2018," katanya, seperti dikutip Antara.

Kemudian akan disambung dengan kunjungan kerja Presiden ke Port Moresby, Papua Nugini, yakni pada 17-18 November 2018.

Menlu Retno mengatakan sejumlah hal yang akan dibahas dalam KTT ASEAN di antaranya terkait presentasi Presiden Jokowi soal konsep Indopasifik, maritime fulcrum, dan negosiasi RCEP.

Sementara dalam KTT APEC di Papua Nugini, kata Retno, beberapa hal yang akan dibahas terkait ekonomi digital, dan masa depan APEC pasca-2020.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual IPTEK | 16 November 2018 - 17:38 WIB

Facebook segera bentuk badan independen konten

Megapolitan | 16 November 2018 - 17:25 WIB

Kapolda: Tujuh ribu personel gabungan siaga banjir di Jakarta

Hukum | 16 November 2018 - 17:13 WIB

Polda Jabar sita Rp1,9 miliar korupsi dana hibah

Aktual Dalam Negeri | 16 November 2018 - 16:57 WIB

Idrus Marham pamer buku sebelum diperiksa sebagai tersangka

Ekonomi | 16 November 2018 - 16:47 WIB

Kemenkeu segera laksanakan Paket Kebijakan Ekonomi XVI

Aktual Dalam Negeri | 16 November 2018 - 16:37 WIB

Presiden ajak masyarakat Merauke jaga persatuan

Elshinta.com - Presiden Joko Widodo memanggil jajarannya untuk mempersiapkan keberangkatannya dalam kunjungan kerja ke KTT ASEAN di Singapura dan KTT APEC di Papua Nugini dalam waktu dekat ini.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar rapat terbatas di Kantor Presiden Jakarta, Kamis (8/11), yang dihadiri sejumlah menteri terkait. "Sore ini akan dibahas mengenai persiapan kunjungan kerja Presiden ke KTT ASEAN di Singapura dan KTT APEC di PNG, Papua Nugini," kata Presiden Jokowi.

Pada kesempatan itu hadir Menkopolhukam Wiranto, Menko PMK Puan Maharani, Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menlu Retno Marsudi, Menaker Hanif Dzakiri, Mensesneg Pratikno, Seskab Pramono Anung, Kepala BKPM Thomas Lembong, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.

Setelah rapat terbatas, Menlu Retno Marsudi mengatakan Presiden akan memulai kunjungan kerja ke dua negara dalam rangka KTT Asean dan KTT lainnya. "Judulnya KTT Lainnya karena memang ada beberapa KTT Lainnya kan ASEAN plus 1, ASEAN plus 3 dan sebagainya yang akan dimulai pada tanggal 13-15 November 2018," katanya, seperti dikutip Antara.

Kemudian akan disambung dengan kunjungan kerja Presiden ke Port Moresby, Papua Nugini, yakni pada 17-18 November 2018.

Menlu Retno mengatakan sejumlah hal yang akan dibahas dalam KTT ASEAN di antaranya terkait presentasi Presiden Jokowi soal konsep Indopasifik, maritime fulcrum, dan negosiasi RCEP.

Sementara dalam KTT APEC di Papua Nugini, kata Retno, beberapa hal yang akan dibahas terkait ekonomi digital, dan masa depan APEC pasca-2020.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com