BIN bantah terlibat penangkapan Rizieq di Arab Saudi
Jumat, 09 November 2018 - 08:15 WIB | Penulis : Fajar Nugraha | Editor : Dewi Rusiana
Pemeriksaan Rizieq Shihab oleh petugas di Arab Saudi. Sumber foto: https://bit.ly/2JQ0gy6

Elshinta.com - Juru Bicara Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Wawan Hari Purwanto menegaskan, pihaknya tidak terlibat dalam penangkapan Habib Rizieq Shihab (HRS) di Arab Saudi.

"Tuduhan BIN mengganggu HRS tidak benar. Apalagi menuduh bahwa anggota BIN mengontrak rumah di dekat kontrakan HRS, memasang bendera, maupun mengambil CCTV. Semua hanya pandangan sepihak," kata Wawan dalam keterangan tertulis seperti yang diterima Kantor Berita Antara di Jakarta, Kamis (8/11).

Wawan menegaskan bahwa tuduhan pemasangan bendera berkalimat tauhid di tembok juga tidak ada bukti bahwa yang memasang adalah BIN, apalagi memfoto kemudian lapor ke polisi Arab Saudi.

"Jadi, tuduhan bahwa BIN merekayasa penangkapan HRS oleh Polisi Saudi adalah hoax," tegas Wawan.

Baca juga: Rizieq diperiksa, Dubes: Arab Saudi larang keras lambang berbau terorisme

Justru, lanjut Wawan, BIN menghendaki agar masalah yang dihadapi HRS sebagai warga negara Indonesia bisa cepat diselesaikan sehingga tidak berkepanjangan dan berakibat pada berkembangnya masalah baru, apalagi di luar negeri, di mana sistem hukum serta pemerintahannya berbeda.

"Tidak benar jika ada anggapan bahwa HRS adalah musuh, semua adalah anak bangsa yang masing-masing memiliki pemikiran yang demokratis yang wajib dilindungi. Jika ada sesuatu yang kurang pas wajib diingatkan," pungkas dia.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Selasa, 22 Januari 2019 - 19:46 WIB
Elshinta.com - Satuan Tugas Antimafia Bola Polri menjadwalkan pemeriksaan terhadap Pelaksa...
Selasa, 22 Januari 2019 - 19:25 WIB
Elshinta.com - Berdasarkan hasil kajian `systemic review` yang dilakukan Ombudsman Republi...
Selasa, 22 Januari 2019 - 16:24 WIB
Elshinta.com - Penyidik Ditreskrimsus Polda Jawa Timur akan melayangkan surat pemanggilan ...
Selasa, 22 Januari 2019 - 12:22 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil tiga saksi dalam penyidikan ka...
Selasa, 22 Januari 2019 - 06:05 WIB
Elshinta.com - Tiga orang saksi dihadirkan, Gubernur Aceh nonaktif, Irwandi Yusuf geleng-g...
Senin, 21 Januari 2019 - 18:35 WIB
Elshinta.com - Anggota DPR RI Komisi XI, Mohammad Nur Purnamasidi mengatakan bahasan Undan...
Senin, 21 Januari 2019 - 14:22 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah mengatakan, p...
Senin, 21 Januari 2019 - 13:48 WIB
Elshinta.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mempersilakan Komisi Pengawas Persain...
Senin, 21 Januari 2019 - 11:30 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, ...
Minggu, 20 Januari 2019 - 14:16 WIB
Elshinta.com - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Masyarakat meminta agar Presiden Indonesia Joko...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Core Warning

Message: PHP Startup: Unable to load dynamic library '/usr/lib/php/20151012/apc.so' - /usr/lib/php/20151012/apc.so: cannot open shared object file: No such file or directory

Filename: Unknown

Line Number: 0

Backtrace: