Rabu, 14 November 2018 | 19:13 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Sepakbola / Event

Piala AFF 2018

Pelatih Singapura: `Butuh polisi` untuk hentikan Febri

Jumat, 09 November 2018 - 08:39 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Pemain tim nasional Indonesia Febri Hariyadi. Sumber foto: https://bit.ly/2SSIwWW
Pemain tim nasional Indonesia Febri Hariyadi. Sumber foto: https://bit.ly/2SSIwWW

Elshinta.com - Pelatih tim nasional sepak bola Singapura Fandi Ahmad mengatakan timnya "membutuhkan polisi" untuk menghentikan pergerakan pemain sayap timnas Indonesia, Febri Hariyadi. 

Hal ini disebutkan Fandi menjelang pertandingan skuatnya menghadapi Indonesia pada laga Grup B Piala AFF 2018 di Stadion Nasional, Singapura, Jumat (9/11).

"Butuh polisi patroli untuk menghentikan Febri," kata Fandi di Stadion Nasional, Singapura, Kamis (8/11).

Baca juga: Timnas Indonesia optimis bungkam Singapura

Pendapat setengah bercanda itu tidak dikeluarkan Fandi begitu saja. Febri Hariyadi memang sempat membuat skuatnya menderita ketika timnas U-23 Indonesia bersua Singapura dalam pertandingan persahabatan di Singapura, Maret 2018.

Saat itu, Febri membuat satu gol dan dua assist untuk membawa Indonesia menang dengan skor 3-0.

"Sulit untuk mengawalnya. Dia pemain yang sangat bagus. Yang bisa kami lakukan untuk laga besok adalah menjalankan rencana permainan dengan disiplin," ungkap dia, dihimpun Antara.

Namun, pria yang sempat melatih klub Pelita Jaya di Indonesia tersebut mengaku tidak akan memfokuskan penjagaan kepada Febri. Sebab, dia menganggap semua pemain Indonesia berbahaya. 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Bencana Alam | 14 November 2018 - 18:49 WIB

Masuk musim hujan, BPBD Lumajang siaga bencana

Ekonomi | 14 November 2018 - 18:35 WIB

Rupiah terapresiasi seiring tensi perang dagang mereda

Arestasi | 14 November 2018 - 18:25 WIB

Merasa malu, janda buang bayinya yang dianggap cacat

Megapolitan | 14 November 2018 - 18:16 WIB

15 bangunan liar di bantaran Kali Item ditertibkan

Elshinta.com - Pelatih tim nasional sepak bola Singapura Fandi Ahmad mengatakan timnya "membutuhkan polisi" untuk menghentikan pergerakan pemain sayap timnas Indonesia, Febri Hariyadi. 

Hal ini disebutkan Fandi menjelang pertandingan skuatnya menghadapi Indonesia pada laga Grup B Piala AFF 2018 di Stadion Nasional, Singapura, Jumat (9/11).

"Butuh polisi patroli untuk menghentikan Febri," kata Fandi di Stadion Nasional, Singapura, Kamis (8/11).

Baca juga: Timnas Indonesia optimis bungkam Singapura

Pendapat setengah bercanda itu tidak dikeluarkan Fandi begitu saja. Febri Hariyadi memang sempat membuat skuatnya menderita ketika timnas U-23 Indonesia bersua Singapura dalam pertandingan persahabatan di Singapura, Maret 2018.

Saat itu, Febri membuat satu gol dan dua assist untuk membawa Indonesia menang dengan skor 3-0.

"Sulit untuk mengawalnya. Dia pemain yang sangat bagus. Yang bisa kami lakukan untuk laga besok adalah menjalankan rencana permainan dengan disiplin," ungkap dia, dihimpun Antara.

Namun, pria yang sempat melatih klub Pelita Jaya di Indonesia tersebut mengaku tidak akan memfokuskan penjagaan kepada Febri. Sebab, dia menganggap semua pemain Indonesia berbahaya. 

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Rabu, 14 November 2018 - 09:37 WIB

Real Madrid pastikan Solari jadi pelatih hingga 2021

Rabu, 14 November 2018 - 08:47 WIB
Piala AFF 2018

Alfath Fathier mulai debut manis bersama Timnas hadapi Timor Leste

Rabu, 14 November 2018 - 06:59 WIB
Piala AFF 2018

Pelatih: Timor Leste kalah karena lakukan kesalahan

Rabu, 14 November 2018 - 06:49 WIB
Piala AFF 2018

Jadi `Man of the Match`, Andik: Kami perlu kerja keras dan tekad besar

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com