Ekonom sebut Asia Pasifik tetap jadi kawasan pertumbuhan tercepat
Jumat, 09 November 2018 - 09:26 WIB | Penulis : Fajar Nugraha | Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2PQAD5G

Elshinta.com - Kawasan Asia Pasifik diperkirakan akan tetap menjadi kawasan yang paling cepat berkembang di dunia selama dekade berikutnya atau berkontribusi sekitar 50 persen dari total peningkatan PDB dunia antara 2018 dan 2028, kata seorang ekonom berpengaruh pada Kamis (8/11).

Menurut Rajiv Biswas, Direktur Eksekutif dan Kepala Ekonom Asia Pasifik, IHS Markit, ketika ditelpon Xinhua yang dilansir Antara, penyedia informasi global yang berbasis di London, China, India, dan Perhimpunan Negara-negara Asia Tenggara (ASEAN) akan menjadi mesin pertumbuhan utama bagi pertumbuhan ekonomi Asia-Pasifik selama dekade berikutnya.

ASEAN akan menjadi salah satu kawasan paling dinamis dari ekonomi global, tumbuh pada kecepatan 5,0 persen per tahun pada 2019-2020.

"Pertumbuhan ekonomi ASEAN yang cepat akan didukung oleh pertumbuhan yang kuat dalam belanja konsumen dan investasi infrastruktur, serta perdagangan antar-ASEAN yang tumbuh cepat," katanya pada Pertemuan Dewan Perbankan ASEAN ke-48 yang diselenggarakan di Bandar Seri Begawan dengan partisipasi lebih dari 200 eksekutif senior perbankan dari 10 negara ASEAN.

Adapun ekonomi Brunei, ia mengatakan bahwa kesultanan akan melihat pertumbuhan yang kuat dalam jangka menengah, dengan perkiraan pertumbuhan PDB riil di 5,8 persen untuk 2019 dan 7,0 persen pada 2020.

"Faktor-faktor kunci yang mendukung pertumbuhan cepat ekonomi Brunei adalah kenaikan kuat harga LNG Asia selama 18 bulan terakhir dikombinasikan dengan pembangunan megaproyek petrokimia baru yang akan berproduksi mulai pada 2019," tambahnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Sabtu, 19 Januari 2019 - 10:15 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Indonesia mendorong penyelesaian konsep ASEAN mengenai arsitektu...
Kamis, 17 Januari 2019 - 18:08 WIB
Elshinta.com - Mantan direktur utama salah satu badan usaha milik negara di Provinsi Haina...
Rabu, 16 Januari 2019 - 11:27 WIB
Elshinta.com - Pemerintah China telah meminta perusahaan negara untuk tidak melakukan kunj...
Senin, 07 Januari 2019 - 08:45 WIB
Elshinta.com - Sedikitnya tiga warga sipil tewas dan sembilan lainnya mengalami cedera dal...
Senin, 07 Januari 2019 - 06:22 WIB
Elshinta.com - Raja Kelantan Sultan Muhammad V mengundurkan diri sebagai Raja Malaysia ke-...
Minggu, 06 Januari 2019 - 15:38 WIB
Elshinta.com - Pertempuran memasuki hari keempat antarkelompok gerilyawan yang didukung ol...
Sabtu, 05 Januari 2019 - 14:49 WIB
Elshinta.com - Turki pada Jumat (4/1) membantah pernyataan yang baru-baru ini dikeluarkan ...
Sabtu, 05 Januari 2019 - 12:55 WIB
Elshinta.com - Angkatan bersenjata China harus memperkuat kewaspadaan soal keadaan darurat...
Jumat, 04 Januari 2019 - 18:55 WIB
Elshinta.com - Saham-saham Hong Kong ditutup lebih tinggi pada perdagangan Jumat (4/1), dengan ...
Jumat, 04 Januari 2019 - 09:35 WIB
Elshinta.com - Kejaksaan Arab Saudi pada Kamis menuntut agar lima dari 11 tersangka kasus ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)