Rabu, 14 November 2018 | 19:12 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

Pembuatan KTP-el dipermudah

Jumat, 09 November 2018 - 10:10 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Dewi Rusiana
KTP-el. Sumber foto: https://bit.ly/2xjzyev
KTP-el. Sumber foto: https://bit.ly/2xjzyev

Elshinta.com - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mempermudah pembuatan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el), yakni tanpa surat pengantar dari RT dan RW.

Hal itu dikemukakan Direktur Jenderal (Dirjen) Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri, Zudan Arif Fakrulloh dalam keterangan tertulisnya, Kamis (8/11), seperti diinformasikan melalui laman resmi InfoPublik.

“Penghapusan syarat penyertaan surat pengantar RT dan RW sudah diatur melalui Peraturan Mendagri Nomor 8 Tahun 2016,” jelas dia. 

Zudan menuturkan, dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 96 Tahun 2018, pemerintah mengatur agar pembuatan dokumen kependudukan tidak lagi memerlukan sejumlah syarat seperti surat pengantar RT, RW, desa maupun kelurahan. Masyarakat hanya membawa Kartu Keluarga (KK) untuk membuat KTP-el.

“Penyederhanaan aturan itu dibuat untuk mempercepat proses penerbitan dokumen kependudukan,” ungkapnya.

Zudah menambahkan, Perpres baru juga diatur tentang pindah penduduk, pembuatan surat keterangan dan akta lahir, akta mati, akta kawin, akta cerai, dan lain-lain.

“Kami mereformasi betul sistem dan tata kelola administrasi kependudukan,” pungkasnya. 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Bencana Alam | 14 November 2018 - 18:49 WIB

Masuk musim hujan, BPBD Lumajang siaga bencana

Ekonomi | 14 November 2018 - 18:35 WIB

Rupiah terapresiasi seiring tensi perang dagang mereda

Arestasi | 14 November 2018 - 18:25 WIB

Merasa malu, janda buang bayinya yang dianggap cacat

Megapolitan | 14 November 2018 - 18:16 WIB

15 bangunan liar di bantaran Kali Item ditertibkan

Elshinta.com - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mempermudah pembuatan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el), yakni tanpa surat pengantar dari RT dan RW.

Hal itu dikemukakan Direktur Jenderal (Dirjen) Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri, Zudan Arif Fakrulloh dalam keterangan tertulisnya, Kamis (8/11), seperti diinformasikan melalui laman resmi InfoPublik.

“Penghapusan syarat penyertaan surat pengantar RT dan RW sudah diatur melalui Peraturan Mendagri Nomor 8 Tahun 2016,” jelas dia. 

Zudan menuturkan, dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 96 Tahun 2018, pemerintah mengatur agar pembuatan dokumen kependudukan tidak lagi memerlukan sejumlah syarat seperti surat pengantar RT, RW, desa maupun kelurahan. Masyarakat hanya membawa Kartu Keluarga (KK) untuk membuat KTP-el.

“Penyederhanaan aturan itu dibuat untuk mempercepat proses penerbitan dokumen kependudukan,” ungkapnya.

Zudah menambahkan, Perpres baru juga diatur tentang pindah penduduk, pembuatan surat keterangan dan akta lahir, akta mati, akta kawin, akta cerai, dan lain-lain.

“Kami mereformasi betul sistem dan tata kelola administrasi kependudukan,” pungkasnya. 

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com