Jumat, 16 November 2018 | 11:24 WIB

Daftar | Login

MacroAd

IPTEK / Aktual IPTEK

Tesis dan kursi roda Stephen Hawking terjual Rp14,6 miliar

Jumat, 09 November 2018 - 11:50 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Dewi Rusiana
Fisikawan Inggris Stephen Hawking. Sumber foto: https://bit.ly/2JXzfuY
Fisikawan Inggris Stephen Hawking. Sumber foto: https://bit.ly/2JXzfuY

Elshinta.com - Sebuah kursi roda bermotor yang digunakan oleh mendiang fisikawan Inggris Stephen Hawking terjual pada sebuah lelang, Kamis (8/11) waktu setempat, serta disertasinya terjual seharga 1 juta dolar AS atau sekitar Rp14,6 miliar.

Kursi roda berwarna merah tersebut laku senilai hampir 300.000 pound (391,740.00 dolar AS) sementara harga disertasinya terjual hampir dua kali lipat dari perkiraan awal pada penjualan untuk mengumpulkan uang amal tersebut.

Terkenal karena karyanya menjelajahi asal-usul alam semesta, Hawking meninggal pada bulan Maret pada usia 76 setelah menghabiskan sebagian besar hidupnya terbatas pada kursi roda dengan penyakit motor neuron.

Baca juga: Internet dunia dapat berhenti dalam 48 jam ke depan

Dihimpun Antara, beberapa barang-barangnya termasuk esai, medali, penghargaan dan salinan bukunya "Brief History of Time" yang ditandatangani dengan cap jempol dijual online pada hari Kamis (8/11) bersama surat dan manuskrip milik Isaac Newton, Charles Darwin dan Albert Einstein.

Disertasi Hawking 117 halaman, "Properties of expanding universes" dari tahun 1965 dijual seharga 584.750 pound, jauh dari perkiraan awal sekitar 150.000 pund.

Medali dan penghargaan dijual seharga 296.750 poundsterling, di atas perkiraan 15.000 poundsterling, sementara kursi roda bermotor merah dijual seharga 296.750 poundsterling, juga dibandingkan dengan perkiraan 15.000 poundsterling.

Rumah Lelang Christies menggelar lelang online sembilan hari yang disebut "On the Shoulders of Giants" untuk mengumpulkan uang untuk Stephen Hawking Foundation dan Asosiasi Penyakit Motor Neurone. Ia juga menawarkan para penggemar fisikawan yang dikenal karena synthesizer suara elektroniknya itu kesempatan untuk membeli sebagian dari harta miliknya.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Hukum | 16 November 2018 - 11:20 WIB

KPK panggil kepala dinas Pemprov Kalteng

Amerika | 16 November 2018 - 11:11 WIB

AS hukum 17 warga Saudi terkait pembunuhan Khashoggi

Kecantikan | 16 November 2018 - 10:44 WIB

Vanesha Prescilla senang eksperimen makeup

Aktual Sepakbola | 16 November 2018 - 10:35 WIB

Bosnia promosi ke strata tertinggi Nations League

Elshinta.com - Sebuah kursi roda bermotor yang digunakan oleh mendiang fisikawan Inggris Stephen Hawking terjual pada sebuah lelang, Kamis (8/11) waktu setempat, serta disertasinya terjual seharga 1 juta dolar AS atau sekitar Rp14,6 miliar.

Kursi roda berwarna merah tersebut laku senilai hampir 300.000 pound (391,740.00 dolar AS) sementara harga disertasinya terjual hampir dua kali lipat dari perkiraan awal pada penjualan untuk mengumpulkan uang amal tersebut.

Terkenal karena karyanya menjelajahi asal-usul alam semesta, Hawking meninggal pada bulan Maret pada usia 76 setelah menghabiskan sebagian besar hidupnya terbatas pada kursi roda dengan penyakit motor neuron.

Baca juga: Internet dunia dapat berhenti dalam 48 jam ke depan

Dihimpun Antara, beberapa barang-barangnya termasuk esai, medali, penghargaan dan salinan bukunya "Brief History of Time" yang ditandatangani dengan cap jempol dijual online pada hari Kamis (8/11) bersama surat dan manuskrip milik Isaac Newton, Charles Darwin dan Albert Einstein.

Disertasi Hawking 117 halaman, "Properties of expanding universes" dari tahun 1965 dijual seharga 584.750 pound, jauh dari perkiraan awal sekitar 150.000 pund.

Medali dan penghargaan dijual seharga 296.750 poundsterling, di atas perkiraan 15.000 poundsterling, sementara kursi roda bermotor merah dijual seharga 296.750 poundsterling, juga dibandingkan dengan perkiraan 15.000 poundsterling.

Rumah Lelang Christies menggelar lelang online sembilan hari yang disebut "On the Shoulders of Giants" untuk mengumpulkan uang untuk Stephen Hawking Foundation dan Asosiasi Penyakit Motor Neurone. Ia juga menawarkan para penggemar fisikawan yang dikenal karena synthesizer suara elektroniknya itu kesempatan untuk membeli sebagian dari harta miliknya.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 15 November 2018 - 13:42 WIB

Google Maps miliki fitur kirim pesan

Kamis, 15 November 2018 - 13:37 WIB

Instagram siapkan fitur pelacak waktu bermedia sosial

Minggu, 11 November 2018 - 18:36 WIB

Samsung perkenalkan ponsel lipat W2019

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com