Industri pertahanan tawarkan teknologi navigasi
Elshinta
Jumat, 09 November 2018 - 13:06 WIB |
Industri pertahanan tawarkan teknologi navigasi
Ilustrasi. sumber foto: https://bit.ly/2AWqgVN

Elshinta.com - Perusahaan bidang industri suku cadang dan peralatan sistem pertahanan, PT Honeywell Indonesia, menawarkan teknologi terkini navigasi pesawat yang tengah menjalankan misi kemanusiaan di daerah bencana.

"Belajar pengalaman dari gempa di Palu yang sempat membuat pesawat pembawa bantuan mengalami kesulitan akibat tower ATC roboh, maka kami menawarkan teknologi navigasi terkini berbasis satelit," kata Presiden Direktur PT Honeywell Indonesia, Roy Kosasih di Jakarta, Jumat (9/11), seperti dikutip Antara.

Roy mengatakan, teknologi ini dapat diaplikasikan ke semua jenis pesawat bukan saja diperuntukan bagi pesawat tempur. Melalui teknologi ini, kata Roy, pilot dapat dengan mudah mengetahui posisi pesawat dan kondisi geografis di darat termasuk jika ada halangan dihadapannya sehingga memudahkan untuk mendaratkan pesawat dalam kondisi apapun.

Baca juga: Kapal Baruna Jaya I perluas area pencarian bagian black box Lion Air

Kemudian, Vice President After Market Sales Defense Asia Pacific Honeywell, Tim Van Luven mengatakan perusahaan sudah beroperasi di Asia selama 50 tahun dibidang suku cadang dan perlengkapan kedirgantantaraan baik untuk kebutuhan sipil maupun pertahanan.

"Bagi Indonesia selama ini kami berkontribusi untuk suku cadang dan perlengkapan pesawat tempur seperti jenis F16 dan Hawk," jelas Tim.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
BNPB tambah tiga alat deteksi dini tsunami di Maluku
Sabtu, 28 September 2019 - 07:40 WIB
Elshinta.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo memastika...
AS berencana bangun superkomputer tercepat di dunia
Rabu, 08 Mei 2019 - 13:37 WIB
Elshinta.com - Departemen Energi Amerika Serikat (DOE) pada Selasa (7/5) waktu setempat me...
Jerman alokasikan frekuensi 5G tahun ini
Rabu, 13 Maret 2019 - 13:33 WIB
Elshinta.com -Badan Jaringan Federal Jerman (BNetzA) akan menetapkan frekuensi yang dialokasika...
Industri pertahanan tawarkan teknologi navigasi
Jumat, 09 November 2018 - 13:06 WIB
Elshinta.com - Perusahaan bidang industri suku cadang dan peralatan sistem pertahanan, PT ...
Ini dia jenis-jenis perangkat keras komputer yang harus Anda ketahui
Kamis, 07 Juni 2018 - 17:19 WIB
Elshinta.com - Perangkat Keras Komputer (Hardware) adalah sebuah komponen fisik pada kompu...
Kurang dari 600.000 pengiriman di kuartal pertama, HomePod dianggap gagal
Minggu, 20 Mei 2018 - 18:58 WIB
Elshinta.com - Dalam upaya persaingan untuk menempatkan smart-speaker di dalam r...
NASA luncurkan satelit pencari exoplanet
Jumat, 20 April 2018 - 17:14 WIB
Elshinta.com - Pencarian planet-planet baru yang mungkin bisa didiami di luar sistem matah...
Facebook bangun tim untuk kembangkan chip sendiri
Kamis, 19 April 2018 - 15:26 WIB
Elshinta.com - Facebook dikabarkan tengah berada di tahap awal pengembangan chip untuk mem...
Qualcomm dukung otentikasi sidik jari untuk fitur pembayaran WeChat
Minggu, 18 Februari 2018 - 12:43 WIB
Elshinta.com - Qualcomm mendukung otentikasi sensor biometrik sidik jari berbasis hardware...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)