Ketua TKN Jokowi-Ma`ruf setuju pemimpin tegas tapi tidak suka marah
Jumat, 09 November 2018 - 12:38 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Dewi Rusiana
Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) calon presiden dan calon wakil presiden Joko Widodo-Ma`ruf Amin, Erick Thohir. Foto: Dody Handoko/elshinta.com

Elshinta.com - Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) calon presiden dan calon wakil presiden Joko Widodo-Ma`ruf Amin, Erick Thohir menyetujui pernyataan capres Jokowi bahwa pemimpin harus tegas tapi tidak suka marah. 

"Saya rasa memang kalau di sebuah kepemimpinan itu harus tegas. Tetapi juga tegas itu yang membimbing," katanya di hotel JW. Marriot, di kawasan Kuningan,  Jakarta Selatan, Kamis (8/11/2018) malam, seperti dilaporkan Reporter elshinta.com, Dody Handoko.

Menurutnya, jika memimpin sebuah perusahaan, pemimpin yang suka marah-marah tidak bakal menghasilkan pegawai yang produktif. "Ini yang kita harus jaga, kalau memang kepemimpinan Indonesia ke depan tidak hanya tadi kerja keras, kasih lihat bukti nyata dari track recordnya," ucap dia.

Dikatakannya, Jokowi berulang kali mengingatkan pentingnya ketegasan, seperti ketika bertemu pengusaha, Jokowi menyampaikan pentingnya berhijrah dari ekonomi individual menjadi kolaborasi.

"Tentu ketegasan itu menjadi satu pokok yang penting berapa kali pak Jokowi sendiri, atau pak presiden kita mengingatkan pentingnya kita hijrah dalam melakukan banyak hal," tuturnya.

Pemimpin tegas dan tidak marah-marah, menurut Erick Thohir, bisa memberikan solusi seperti rupiah tengah menguat terhadap dolar karena hasil gotong royong bersama. 

"Kita harus yakini bersama ini jadi solusi terbaik kalau kita gotong royong apalagi kalau punya pemimpin yang tegas yang tidak marah-marah tapi justru membimbing mencari jalan keluar," pungkasnya. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Selasa, 26 Maret 2019 - 20:59 WIB
Elshinta.com -Calon presiden (capres) nomor urut 01, Joko Widodo mengajak agar warga Dumai ikut...
Selasa, 26 Maret 2019 - 20:44 WIB
Elshinta.com -Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto kembali melemparkan sindiran kepad...
Selasa, 26 Maret 2019 - 16:55 WIB
Elshinta.com -Calon presiden (capres) nomor urut 01 Joko Widodo menginstruksikan pada simpatisa...
Selasa, 26 Maret 2019 - 14:27 WIB
Elshinta.com -Ketua DPW Seknas Jokowi Jabodetabek, Monisyah mengatakan akan melanjutkan perjuan...
Selasa, 26 Maret 2019 - 08:54 WIB
Elshinta.com - Calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi) kembali menyatakan bahwa...
Selasa, 26 Maret 2019 - 08:45 WIB
Elshinta.com - Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Salahuddin Uno mengungkapkan p...
Senin, 25 Maret 2019 - 17:58 WIB
Elshinta.com - Calon wakil presiden, Sandiaga Salahuddin Uno saat kampanye terbuka di Gela...
Senin, 25 Maret 2019 - 16:16 WIB
Elshinta.com - Gelaran Pilpres 2019 di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) semakin dekat. S...
Senin, 25 Maret 2019 - 15:27 WIB
Elshinta.com - Pasar murah yang digelar Tim Khusus 1901 Juara Kabupaten Cirebon pada hari ...
Minggu, 24 Maret 2019 - 14:39 WIB
Elshinta.com - Partai Keadilan Sejahtera mengedepankan instrumen kampanye dialogis untuk m...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)