Jumat, 16 November 2018 | 11:24 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Kriminalitas

Polsektro Penjaringan tembak penyerang anggotanya

Jumat, 09 November 2018 - 13:27 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Sigit Kurniawan
Polsek Metro Penjaringan, Jakarta Utara diserang warga bernama Rohandi. Sumber Foto: https://bit.ly/2SWBel2
Polsek Metro Penjaringan, Jakarta Utara diserang warga bernama Rohandi. Sumber Foto: https://bit.ly/2SWBel2

Elshinta.com - Petugas Polsek Metro Penjaringan Jakarta Utara menembak Rohandi (31) lantaran menyerang anggota piket AKP Irawan menggunakan senjata tajam.

"Korban terkena sabetan senjata tajam pelaku," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Jakarta Jumat (9/11).

Kombes Argo menjelaskan kronologis kejadian berawal saat pelaku Rohandi melintasi markas Polsek Metro Penjaringan disapa anggota SPK Brigadir Polisi Sihitr pada Jumat pukul 01.30 WIB.

Saat disapa, Rohandi justru menyerang anggota kepolisian Brigadir Sihite menggunakan senjata tajam pisau dan golok.

Baca juga: Oknum polisi miliki narkoba dituntut penjara

Brigadir Sihite berlari dan mencari pertolongan namun Rohandi melemparkan pisau yang mengenai tangan AKP Irawan.

Mendengar teriakan Sihite, dua anggota Aipda Dedi Raharjo dan Aipda Giyarto mengejar pelaku yang masih memegang golok. Rohandi balik menyerang dua anggota Polri tersebut dan memecahkan kaca ruangan, selanjutnya anggota mengambil tindakan tegas terukur dengan melepaskan tembakan untuk melumpuhkan pelaku.

Pelaku masih sempat menyerang kembali namun Aipda Giyarto melepaskan tembakan ke bagian paha sehingga golok yang dipegang pelaku terlempar. "Kemudian pelaku diamankan," ujar Argo, seperti dikutip Antara.

Berdasarkan penyelidikan sementara, pelaku Rohandi diduga mengalami depresi.

Sementara itu, Kapolsek Penjaringan AKBP Rachmat Sumekar mengatakan Rohandi diduga depresi. Keterangan itu sementara didapat dari hasil pemeriksaan pelaku.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Hukum | 16 November 2018 - 11:20 WIB

KPK panggil kepala dinas Pemprov Kalteng

Amerika | 16 November 2018 - 11:11 WIB

AS hukum 17 warga Saudi terkait pembunuhan Khashoggi

Kecantikan | 16 November 2018 - 10:44 WIB

Vanesha Prescilla senang eksperimen makeup

Aktual Sepakbola | 16 November 2018 - 10:35 WIB

Bosnia promosi ke strata tertinggi Nations League

Elshinta.com - Petugas Polsek Metro Penjaringan Jakarta Utara menembak Rohandi (31) lantaran menyerang anggota piket AKP Irawan menggunakan senjata tajam.

"Korban terkena sabetan senjata tajam pelaku," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Jakarta Jumat (9/11).

Kombes Argo menjelaskan kronologis kejadian berawal saat pelaku Rohandi melintasi markas Polsek Metro Penjaringan disapa anggota SPK Brigadir Polisi Sihitr pada Jumat pukul 01.30 WIB.

Saat disapa, Rohandi justru menyerang anggota kepolisian Brigadir Sihite menggunakan senjata tajam pisau dan golok.

Baca juga: Oknum polisi miliki narkoba dituntut penjara

Brigadir Sihite berlari dan mencari pertolongan namun Rohandi melemparkan pisau yang mengenai tangan AKP Irawan.

Mendengar teriakan Sihite, dua anggota Aipda Dedi Raharjo dan Aipda Giyarto mengejar pelaku yang masih memegang golok. Rohandi balik menyerang dua anggota Polri tersebut dan memecahkan kaca ruangan, selanjutnya anggota mengambil tindakan tegas terukur dengan melepaskan tembakan untuk melumpuhkan pelaku.

Pelaku masih sempat menyerang kembali namun Aipda Giyarto melepaskan tembakan ke bagian paha sehingga golok yang dipegang pelaku terlempar. "Kemudian pelaku diamankan," ujar Argo, seperti dikutip Antara.

Berdasarkan penyelidikan sementara, pelaku Rohandi diduga mengalami depresi.

Sementara itu, Kapolsek Penjaringan AKBP Rachmat Sumekar mengatakan Rohandi diduga depresi. Keterangan itu sementara didapat dari hasil pemeriksaan pelaku.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com