Rabu, 14 November 2018 | 19:17 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

BI sosialisasi keaslian uang rupiah kepada masyarakat HST

Jumat, 09 November 2018 - 15:27 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Sigit Kurniawan
Istimewa. Foto: Syahri Ruslan/Radio Elshinta
Istimewa. Foto: Syahri Ruslan/Radio Elshinta

Elshinta.com  - Perwakilan Bank Sentral Republik Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan menggelar sosialisasi keaslian uang rupiah Indonesia di Labuan Amas, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, Jumat (9/11).

Kontributor Elshinta, Syahri Ruslan melaporkan, kegiatan yang diselenggarakan oleh Yayasan Murakata Maju diikuti oleh Muspika dan tokoh masyarakat di Kabupaten HST serta Anggota DPR RI Komisi XI, Saiful Rasyid.
 
"Mengenali keaslian rupiah penting bagi masyarakat mengingat rupiah adalah alat transaksi utama dan tunggal dalam aktivitas perekonomian sehari-hari," ujar Kepala Perwakilan BI Kalsel, Herawanto

Dikatakan Hermanto, Kabupaten HST merupakan salah satu sentra ikan air tawar di Kalsel. Transaksi pada komoditas tersebut masih didominasi penggunaan uang tunai. Untuk itu, menurut Herawanto, mengenali keaslian rupiah menjadi sangat penting bagi para pelaku ekonomi di sektor tersebut.

Kelancaran sistem pembayaran menjadi faktor pokok penggerak ekonomi di daerah. Pencegahan pengedaran uang yang diragukan keasliannya menjadi komponen penunjang kelancaran tersebut. Pergerakan ekonomi yang optimal (supply ikan yang dapat memenuhi kebutuhan di Kabupaten HST pada akhirnya menunjang kelancaran rantai nilai ekonomi sehingga risiko inflasi terkendali.

Sebagai tambahan, KPw BI Kalsel saat ini sedang melaksanakan program pengembangan ekonomi melalui kalster ikan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Komoditas tersebut merupakan penyumbang inflasi di Kalsel. 

Dengan adanya pemahaman yang baik mengenai keaslian rupiah, kejahatan pemalsuan uang dapat dicegah secara swadaya oleh masyarakat.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Bencana Alam | 14 November 2018 - 18:49 WIB

Masuk musim hujan, BPBD Lumajang siaga bencana

Ekonomi | 14 November 2018 - 18:35 WIB

Rupiah terapresiasi seiring tensi perang dagang mereda

Arestasi | 14 November 2018 - 18:25 WIB

Merasa malu, janda buang bayinya yang dianggap cacat

Megapolitan | 14 November 2018 - 18:16 WIB

15 bangunan liar di bantaran Kali Item ditertibkan

Elshinta.com  - Perwakilan Bank Sentral Republik Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan menggelar sosialisasi keaslian uang rupiah Indonesia di Labuan Amas, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, Jumat (9/11).

Kontributor Elshinta, Syahri Ruslan melaporkan, kegiatan yang diselenggarakan oleh Yayasan Murakata Maju diikuti oleh Muspika dan tokoh masyarakat di Kabupaten HST serta Anggota DPR RI Komisi XI, Saiful Rasyid.
 
"Mengenali keaslian rupiah penting bagi masyarakat mengingat rupiah adalah alat transaksi utama dan tunggal dalam aktivitas perekonomian sehari-hari," ujar Kepala Perwakilan BI Kalsel, Herawanto

Dikatakan Hermanto, Kabupaten HST merupakan salah satu sentra ikan air tawar di Kalsel. Transaksi pada komoditas tersebut masih didominasi penggunaan uang tunai. Untuk itu, menurut Herawanto, mengenali keaslian rupiah menjadi sangat penting bagi para pelaku ekonomi di sektor tersebut.

Kelancaran sistem pembayaran menjadi faktor pokok penggerak ekonomi di daerah. Pencegahan pengedaran uang yang diragukan keasliannya menjadi komponen penunjang kelancaran tersebut. Pergerakan ekonomi yang optimal (supply ikan yang dapat memenuhi kebutuhan di Kabupaten HST pada akhirnya menunjang kelancaran rantai nilai ekonomi sehingga risiko inflasi terkendali.

Sebagai tambahan, KPw BI Kalsel saat ini sedang melaksanakan program pengembangan ekonomi melalui kalster ikan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Komoditas tersebut merupakan penyumbang inflasi di Kalsel. 

Dengan adanya pemahaman yang baik mengenai keaslian rupiah, kejahatan pemalsuan uang dapat dicegah secara swadaya oleh masyarakat.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com