BIN tidak terlibat penangkapan Habib Rizieq Shihab di Arab Saudi
Jumat, 09 November 2018 - 14:36 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Juru Bicara Kepala BIN, Wawan Hari Purwanto. Foto: Redaksi/Elshinta.

Elshinta.com - Badan Intelijen Negara (BIN) tidak terlibat  penangkapan Habib Rizieq Shihab (HRS) di Saudi sebagaimana dilansir oleh Tweeter HRS. Tuduhan BIN mengganggu HRS tidak benar. Apalagi menuduh bahwa anggota BIN mengontrak rumah di dekat kontrakan HRS, memasang bendera maupun mengambil CCTV. Semua hanya pandangan sepihak.

Demikian dikatakan Juru Bicara Kepala BIN, Wawan Hari Purwanto dalam rilisnya yang diterima redaksi elshinta.com, Jumat (9/11).

“Tuduhan pemasangan bendera Tauhid di tembok juga tidak ada bukti bahwa yang memasang adalah BIN, apalagi memfoto kemudian lapor ke Polisi Saudi,” kata Wawan.

Menurut Wawan, BIN justru menghendaki agar masalah cepat selesai dan tuntas, sehingga tidak berkepanjangan dan berakibat pada berkembangnya masalah baru, apalagi di luar negeri, dimana sistem hukum dan pemerintahannya berbeda.

Wawan menegaskan, BIN bertugas melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia termasuk HRS. Oleh karenanya, ujar Wawan, tidak benar jika ada anggapan bahwa HRS adalah musuh. “Semua adalah anak bangsa yang masing-masing memiliki pemikiran yang demokratis yang wajib dilindungi. Jika ada sesuatu yang kurang pas wajib diingatkan,” tambahnya.

Dikatakan Wawan, BIN tidak pernah mempermasalahkan aliansi politik HRS. “Itu hak seseorang dan sah-sah saja,” katanya seraya menegaskan bahwa BIN tidak memiliki dendam politik pada HRS.

“BIN selalu siap membantu HRS, sebagaimana Kedubes RI juga siap membantu jika HRS dalam kesulitan,  termasuk  memberikan jaminan atas pelepasan HRS. Jadi tuduhan bahwa BIN merekayasa penangkapan HRS oleh Polisi Saudi adalah hoax,” tandas Wawan. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kamis, 25 April 2019 - 15:35 WIB
Elshinta.com - Kehormatan seorang prajurit, terlebih Prajurit Komando ditentukan oleh loya...
Selasa, 16 April 2019 - 21:45 WIB
Elshinta.com - Dua lembaga pemasyarakatan (lapas) di Kota Malang mendapat tambahan pengama...
Selasa, 16 April 2019 - 16:57 WIB
Elshinta.com - Kapolres Majalengka, Jawa Barat AKBP Mariyono menetapkan status Siaga 1 kep...
Senin, 15 April 2019 - 21:47 WIB
Elshinta.com - Kapolres Sukoharjo AKBP Iwan Saktiadi menegaskan pola pengamanan tempat pem...
Senin, 15 April 2019 - 17:28 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Polri dan TNI...
Senin, 15 April 2019 - 15:43 WIB
Elshinta.com - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengimbau masyarakat agar tidak turun ke ja...
Senin, 15 April 2019 - 15:35 WIB
Elshinta.com - Kapolres Purwakarta, Jawa Barat, AKBP Matrius mengintruksikan Anggota ...
Jumat, 12 April 2019 - 17:06 WIB
Elshinta.com - Pemberdayaan wilayah pertahanan yang dilaksanakan oleh Prajurit Satuan Koma...
Kamis, 11 April 2019 - 13:07 WIB
Elshinta.com - Kapal patroli laut milik Malaysia memasuki perairan wilayah Indonesia&...
Kamis, 11 April 2019 - 06:58 WIB
Elshinta.com - Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu menyerahka...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)