Jumat, 16 November 2018 | 11:25 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Ekonomi

KH Ma'ruf Amin optimis ekonomi syariah akan jadi pilar ekonomi nasional

Jumat, 09 November 2018 - 15:56 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
Ketua Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Ma'ruf Amin. Foto: Dody Handoko/Elshinta.
Ketua Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Ma'ruf Amin. Foto: Dody Handoko/Elshinta.

Elshinta.com - Ketua Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Ma'ruf Amin menginginkan ekonomi syariah terus berkembang. Saat ini, keuangan syariah baru mencapai 8,47 persen.

"Kita memandang penuh optimistis bahwa ke depan ekonomi syariah akan lebih kuat dan menjadi pilar ekonomi nasional," katanya saat acara Anugerah Syariah Republika (ASR) 2018, di Hotel JW Marriot, Jakarta, Kamis malam (8/11).

Dikatakannya, ekonomi syariah saat ini tidak hanya menjadi sistem yang dianut secara nasional tapi sudah mengglobal. Bahkan di negara mayoritas non-Muslim seperti Inggris justru menjadi pusat ekonomi syariah. Perkembangannya di tanah air  semakin tumbuh dengan lahirnya bank-bank syariah, asuransi syariah, dan pasar modal syariah.

Sementara itu, Menteri Menteri PPN / Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro bertekad mengembangkan ekonomi syariah di Indonesia menjadi lebih besar.

"Dengan penghargaan ini akan memotivasi saya untuk lebih keras lagi dan lebih mencari upaya yang lebih agar porsi dari keuangan syariah dan juga industri halal akan bisa menjadi salah satu bagian penting dari perekonomian kita," ucapnya.

Kontribusi konkretnya  dalam pengembangan ekonomi syariah adalah merealisasikan pendirian Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) yang dipimpin langsung oleh Presiden Joko Widodo pada 2016.

Sedang Ketua Baznas, Prof Bambang Sudibyo mengatakan, Anugerah Syariah Republika Award 2018 untuk kategori organisasi nirlaba menjadi bukti pengakuan publik atas kinerja pengelolaan zakat oleh Baznas yang terus meningkat.  

"Alhamdulillah Baznas menerima Award dari Republika atas kinerjanya dalam bidang pengelolaan zakat, penghimpunan dan pendistribusiannya. Penghargaan ini akan menambah semangat Baznas untuk selalu meningkatkan layanan kepada umat," ujar Bambang seperti dilaporkan Reporter Dody Handoko, Jumat (9/11).

Wakil Ketua Baznas, Zainulbahar Noor juga mengatakan, Anugerah  itu merupakan anugerah prestisius di Tanah Air. Karena itu, dia bersyukur mendapatkan penghargaan tersebut. 

"Alhamdulillah, anugerah ini melengkapi GIFA Award 2018, sebuah penghargaan Internasional yang juga pernah diterima oleh presiden dan presiden beberapa negara di dunia," ucapnya.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Hukum | 16 November 2018 - 11:20 WIB

KPK panggil kepala dinas Pemprov Kalteng

Amerika | 16 November 2018 - 11:11 WIB

AS hukum 17 warga Saudi terkait pembunuhan Khashoggi

Kecantikan | 16 November 2018 - 10:44 WIB

Vanesha Prescilla senang eksperimen makeup

Aktual Sepakbola | 16 November 2018 - 10:35 WIB

Bosnia promosi ke strata tertinggi Nations League

Elshinta.com - Ketua Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Ma'ruf Amin menginginkan ekonomi syariah terus berkembang. Saat ini, keuangan syariah baru mencapai 8,47 persen.

"Kita memandang penuh optimistis bahwa ke depan ekonomi syariah akan lebih kuat dan menjadi pilar ekonomi nasional," katanya saat acara Anugerah Syariah Republika (ASR) 2018, di Hotel JW Marriot, Jakarta, Kamis malam (8/11).

Dikatakannya, ekonomi syariah saat ini tidak hanya menjadi sistem yang dianut secara nasional tapi sudah mengglobal. Bahkan di negara mayoritas non-Muslim seperti Inggris justru menjadi pusat ekonomi syariah. Perkembangannya di tanah air  semakin tumbuh dengan lahirnya bank-bank syariah, asuransi syariah, dan pasar modal syariah.

Sementara itu, Menteri Menteri PPN / Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro bertekad mengembangkan ekonomi syariah di Indonesia menjadi lebih besar.

"Dengan penghargaan ini akan memotivasi saya untuk lebih keras lagi dan lebih mencari upaya yang lebih agar porsi dari keuangan syariah dan juga industri halal akan bisa menjadi salah satu bagian penting dari perekonomian kita," ucapnya.

Kontribusi konkretnya  dalam pengembangan ekonomi syariah adalah merealisasikan pendirian Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) yang dipimpin langsung oleh Presiden Joko Widodo pada 2016.

Sedang Ketua Baznas, Prof Bambang Sudibyo mengatakan, Anugerah Syariah Republika Award 2018 untuk kategori organisasi nirlaba menjadi bukti pengakuan publik atas kinerja pengelolaan zakat oleh Baznas yang terus meningkat.  

"Alhamdulillah Baznas menerima Award dari Republika atas kinerjanya dalam bidang pengelolaan zakat, penghimpunan dan pendistribusiannya. Penghargaan ini akan menambah semangat Baznas untuk selalu meningkatkan layanan kepada umat," ujar Bambang seperti dilaporkan Reporter Dody Handoko, Jumat (9/11).

Wakil Ketua Baznas, Zainulbahar Noor juga mengatakan, Anugerah  itu merupakan anugerah prestisius di Tanah Air. Karena itu, dia bersyukur mendapatkan penghargaan tersebut. 

"Alhamdulillah, anugerah ini melengkapi GIFA Award 2018, sebuah penghargaan Internasional yang juga pernah diterima oleh presiden dan presiden beberapa negara di dunia," ucapnya.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com