Kemenhub pelajari petunjuk operasional B737 max 8
Jumat, 09 November 2018 - 16:28 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Sigit Kurniawan
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/2JPvOUQ

Elshinta.com - Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan akan mempelajari dan mengevaluasi petunjuk operasional Boeing-737 Max 8 yang diterbitkan oleh otoritas penerbangan sipil Amerika Serikat atau Federal Aviation Administration (FAA).

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Pramintohadi Sukarno dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (9/11) mengatakan bahwa pihaknya telah menerima informasi dari Boeing Co. tentang telah diterbitkannya Flight Crew Operating Manual Bulletin (FCOM).

"FCOM ini berisi tindakan yang harus dilakukan oleh penerbang saat mengalami kondisi tertentu yang diduga disebabkan adanya erroneous input pada `Angle of Attack Censor`," katanya, seperti dikutip Antara.

Di dalam FCOM, pihak Boeing Co. menyatakan bahwa latar belakang diterbitkannya FCOM adalah berdasarkan informasi yang sejauh ini sudah diperoleh dari kejadian kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 pada 29 Oktober 2018 yang jatuh di Perairan Tanjung Kerawang.

Pramintohadi menjelaskan bahwa petunjuk yang dikeluarkan ini merupakan update dari petunjuk yang telah ada sebelumnya.

Ia menambahkan bahwa dalam FCOM tersebut memang didasari oleh data-data yang diperoleh dari investigasi yang dilakukan oleh KNKT dimana NTSB Amerika Serikat serta Boeing sebagai pabrikan juga terlibat.

Pramintohadi juga menjelaskan bahwa sehari sebelumnya Ditjen Perhubungan Udara telah berkomunikasi dengan perwakilan FAA di Singapura terkait dengan rencana penerbitan FCOM ini.

Melalui teleconference yang dilakukan oleh Ditjen Hubud dan FAA kemarin, FAA juga menyampaikan bahwa keluarnya FCOM tersebut diikuti dengan Emergency Airworthiness Directive (AD #: 2018-23-51) the International Community atau CANIC, sebagai konfirmasi dari FAA kepada regulator di negara pabrikannya.

"Dalam CANIC disebutkan bahwa penerbitan FCOM dilatarbelakangi informasi yang sejauh ini sudah diperoleh dari kejadian kecelakaan pesawat Lion Air JT 610. Dan kami telah menerima konfirmasi pagi tadi bahwa emergency AD telah diterbitkan," katanya.

Ditjen perhubungan udara sedang mempelajari dan mengevaluasi emergency AD dimaksud. "Kami juga terus berkomunikasi dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait khususnya dengan KNKT agar setiap informasi baru yang muncul dari proses investigasi kecelakaan JT610 dapat langsung ditindaklanjuti dengan langkah-langkah preventif," katanya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jumat, 26 April 2019 - 10:34 WIB
Elshinta.com - Kapolrestabes Bandung, Kombes Irman Sugema menjelaskan penyebab dua organis...
Jumat, 26 April 2019 - 10:13 WIB
Elshinta.com - Menjelang Ramadan dan Lebaran 2019, pemerintah memastikan ketersediaan dan ...
Jumat, 26 April 2019 - 09:35 WIB
Elshinta.com - Nantinya, proyek-proyek pengerjaan dan perbaikan infrastruktur di jalur Pan...
Jumat, 26 April 2019 - 09:19 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghargai keputusan penonaktifan sement...
Jumat, 26 April 2019 - 08:46 WIB
Elshinta.com - Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Eka Jusup Sin...
Jumat, 26 April 2019 - 08:17 WIB
Elshinta.com - Sekitar 8,44 juta kendaraan yang terdiri dari 3,76 juta kendaraan pribadi d...
Jumat, 26 April 2019 - 07:55 WIB
Elshinta.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan membuka lima ru...
Jumat, 26 April 2019 - 07:12 WIB
Elshinta.com - Operasional Terminal Keberangkatan Domestik, Bandara Internasional I Gusti ...
Jumat, 26 April 2019 - 06:28 WIB
Elshinta.com - Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan akan mulai menyosialisasik...
Kamis, 25 April 2019 - 21:54 WIB
Elshinta.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan bahwa nilar tuka...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)