KPK kembali sita tanah TPPU Zainudin Hasan
Jumat, 09 November 2018 - 17:38 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
Tanah milik Zainudin Hasan terpampang plang disita oleh KPK, Kamis, (18/10). Sumber Foto: https://bit.ly/2DtGMix

Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menyita tanah dalam penyidikan kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dengan tersangka Bupati Lampung Selatan nonaktif Zainudin Hasan (ZH). 

"Minggu ini, KPK lakukan penyitaan tanah yang di atasnya berdiri perusahaan aspal Mix Plant PT Krakatau Karya Indonesia (KKI) yang berada di Desa Campang Tiga, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Jumat (9/11).

Adapun, kata Febri, estimasi nilai dari tanah tersebut sekitar Rp6 miliar. "Ini menambah deretan aset yang diduga milik ZH dalam kasus TPPU," ucap Febri, seperti dikutip dari Antara.

Dalam penyidikan kasus itu, KPK terus mendalami tentang informasi perolehan dan sumber uang dari aset-aset yang diduga milik tersangka Zainudin. 

Sebelumnya, KPK juga telah menyita 16 bidang tanah di Lampung Selatan dalam kasus TPPU Zainudin tersebut. Kepemilikan tanah-tanah tersebut, ada yang atas nama anak dari Zainudin Hasan dan pihak lainnya.

Selain itu, juga diidentifikasi ada dugaan aliran dana untuk pembiayaan ruangan hotel untuk tiga kegiatan partai di Lampung Selatan. "Sejauh ini nilai yang teridentifikasi lebih sekitar Rp100 juta. Kami akan terus melakukan penelusuran aset untuk kasus TPPU ini, jadi jika ada informasi dari masyarakat terkait kepemilikan aset ZH silahkan menyampaikan pada KPK," ungkap Febri.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kamis, 25 April 2019 - 21:54 WIB
Elshinta.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan bahwa nilar tuka...
Kamis, 25 April 2019 - 21:12 WIB
Elshinta.com - Badan Pemenangan Provinsi (BPP) untuk pasangan calon presiden nomor urut 02...
Kamis, 25 April 2019 - 19:44 WIB
Elshinta.com - Wartawan atau awak media merupakan mitra strategis dalam penanggulangan ben...
Kamis, 25 April 2019 - 19:31 WIB
Elshinta.com - Mahkamah Konstitusi (MK) melalui putusannya yang diucapkan di Gedung MK Jak...
Kamis, 25 April 2019 - 19:17 WIB
Elshinta.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan akan menambah kapal patroli, guna mengoptimal...
Kamis, 25 April 2019 - 18:15 WIB
Elshinta.com - Kepala kepolisian Resor (Kapolres) Cirebon Kota AKBP Roland Ronaldy memimpin pel...
Kamis, 25 April 2019 - 17:27 WIB
Elshinta.com - Kepolisian Resor Majalengka, Jawa Barat melaksanakan pembinaan rohani dan mental...
Kamis, 25 April 2019 - 17:19 WIB
Elshinta.com - Aliansi Pekerja Buruh Daerah (APBD) Sumatera Utara meminta Presiden RI dan ...
Kamis, 25 April 2019 - 16:55 WIB
Elshinta.com - Sejumlah ormas Islan di Kota Depok mendukung protes Pemkot Depok kepada Komisi P...
Kamis, 25 April 2019 - 16:48 WIB
Elshinta.com - Hingga Kamis (25/4) sore, pukul 16:30:05 WIB, data yang masuk di Sistem Informas...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)