Kamis, 15 November 2018 | 12:12 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Arestasi

Tipu 30 korban, calo STNK ditangkap polisi

Jumat, 09 November 2018 - 17:42 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Sigit Kurniawan
Istimewa. Foto: Hendrik I Raseukiy/Radio Elshinta
Istimewa. Foto: Hendrik I Raseukiy/Radio Elshinta

Elshinta.com - Kanit Resmob Satreskrim Polresta Depok AKP Suparno bersama anggotanya menangkap seorang pria bernama Kiki Ikama di Giant Cimanggis Jalan Raya Bogor Cimanggis, Kota Depok.

Kontributor Elshinta, Hendrik I Raseukiy, Jumat (9/11) melaporkan, Kiki Ikama yang bertindak sebagai calo STNK dilaporkan oleh korban ke Polresta Depok. Dari pengungkapan penyidik, ada 30 orang korban dengan total uang Rp70 juta lebih.

Modus operandinya, pelaku menjanjikan mengurus pajak kendaraan mobil dan ganti plat polisi mobil dan motor. Setelah berbulan-bulan, urusan ordernya tak kunjung usai.

"Pelaku kepada korban mengaku sebagai biro jasa dan bisa mengurus pembayaran pajak dan mutasi kendaraan misalnya dari Kota Depok ke Solo dengan biaya Rp3.600.000. Korban setuju, pada bulan Agustus 2018 korban memberikan uang sebesar Rp2.100.000 di Bojong gede Kabupaten Bogor sebagai uang di depan untuk pengurusan mutasi mobil miliknya sedangkan sisa kekurangannya setelah pengurusan mutasi selesai dan pelaku menjanjikan kepada korban dalam waktu 1 bulan sudah jadi, sebulan kemudian korban menanyakan kepada pelaku dan pelaku hanya janji janji saja, sampai dengan bulan November 2018 pengurusan mutasi kendaraan dimaksud tidak juga selesai, dengan adanya kejadian tersebut korban melapor ke Polresta Depok guna pengusutan lebih lanjut," ujar Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Didi Kurniawan, Jumat (9/11).

Dari pelaku resmob menyita jadi barang-bukti 30 buah BPKB, 15 lembar STNK, dan tiga lembar tanda terima uang jasa pengurusan STNK. 

Didi menambahkan, Kiki disangkakan telah melakukan tindak pidana penipuan dan atau penggelapan sebagaimana dimaksud dalam pasal 378 dan 382 KUHP. 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Hukum | 15 November 2018 - 12:12 WIB

KPK panggil mantan Wapres Boediono

Timnas Indonesia | 15 November 2018 - 11:55 WIB

Evan Dimas pastikan tak ada masalah laga di Thailand

Asia Pasific | 15 November 2018 - 11:42 WIB

Presiden: Kerja sama maritim kunci utama kemitraan ASEAN-India

Pemasaran | 15 November 2018 - 11:30 WIB

Beberapa strategi pemasaran startup dengan budget yang terbatas

Bencana Alam | 15 November 2018 - 11:19 WIB

Gempa berkekuatan M 5 guncang Mamasa, Sulawesi Barat

Asia Pasific | 15 November 2018 - 11:08 WIB

Presiden Korsel sambut baik usulan Indonesia terkait Korut

Elshinta.com - Kanit Resmob Satreskrim Polresta Depok AKP Suparno bersama anggotanya menangkap seorang pria bernama Kiki Ikama di Giant Cimanggis Jalan Raya Bogor Cimanggis, Kota Depok.

Kontributor Elshinta, Hendrik I Raseukiy, Jumat (9/11) melaporkan, Kiki Ikama yang bertindak sebagai calo STNK dilaporkan oleh korban ke Polresta Depok. Dari pengungkapan penyidik, ada 30 orang korban dengan total uang Rp70 juta lebih.

Modus operandinya, pelaku menjanjikan mengurus pajak kendaraan mobil dan ganti plat polisi mobil dan motor. Setelah berbulan-bulan, urusan ordernya tak kunjung usai.

"Pelaku kepada korban mengaku sebagai biro jasa dan bisa mengurus pembayaran pajak dan mutasi kendaraan misalnya dari Kota Depok ke Solo dengan biaya Rp3.600.000. Korban setuju, pada bulan Agustus 2018 korban memberikan uang sebesar Rp2.100.000 di Bojong gede Kabupaten Bogor sebagai uang di depan untuk pengurusan mutasi mobil miliknya sedangkan sisa kekurangannya setelah pengurusan mutasi selesai dan pelaku menjanjikan kepada korban dalam waktu 1 bulan sudah jadi, sebulan kemudian korban menanyakan kepada pelaku dan pelaku hanya janji janji saja, sampai dengan bulan November 2018 pengurusan mutasi kendaraan dimaksud tidak juga selesai, dengan adanya kejadian tersebut korban melapor ke Polresta Depok guna pengusutan lebih lanjut," ujar Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Didi Kurniawan, Jumat (9/11).

Dari pelaku resmob menyita jadi barang-bukti 30 buah BPKB, 15 lembar STNK, dan tiga lembar tanda terima uang jasa pengurusan STNK. 

Didi menambahkan, Kiki disangkakan telah melakukan tindak pidana penipuan dan atau penggelapan sebagaimana dimaksud dalam pasal 378 dan 382 KUHP. 

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 15 November 2018 - 11:19 WIB

Gempa berkekuatan M 5 guncang Mamasa, Sulawesi Barat

Kamis, 15 November 2018 - 10:36 WIB

BNN beri kosultasi peminum air rebusan pembalut

Rabu, 14 November 2018 - 20:37 WIB

Empat korban JT 610 kembali teridentifikasi

Rabu, 14 November 2018 - 20:27 WIB

Jabar siaga banjir-longsor hingga Mei 2019

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com