Masuki musim hujan, SAR Jayapura imbau masyarakat waspada bencana
Jumat, 09 November 2018 - 18:14 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Sigit Kurniawan
Istimewa. Foto: Aman Hasibuan/Radio Elshinta

Elshinta.com - Guna mempererat silaturahmi dan meningkatkan sinergitas antar lembaga, Kantor Pencarian dan Pertolongan Jayapura melaksanakan coffe morning dengan unsur potensi SAR yang ada di Kabupaten dan Kota Jayapura, Jumat (9/11) pagi.

“Dengan moment seperti ini kita tingkatkan sinergitas dan koordinasi antar stakholder terkait informasi cuaca, bencana dan musibah yang tidak bisa kita prediksi, sehingga kita bisa bekerjasama dalam menanggulangi bencana yang terjadi di daerah kita,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jayapura, Putu Agra Sujaarwadi kepada pers di Sentani, Jumat (9/11) siang.

“Ini juga untuk mengajak setiap stekholder, masyarakat, pemerintah daerah, TNI/Polri untuk membangun, menjaga wilayah kerja yang ada di kantor SAR Jayapura ini, sehingga saat dilapangan kesiapsiagaan dan kinerja kita maksimal,” ujarnya, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta Aman Hasibuan.

Putu mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Jayapura untuk selalu waspada, karena saat ini sudah memasuki musim hujan dan mengantisipasi terjadinya bencana. “Sekarang sudah masuk musim hujan, jadi kita himbau masyarakat untuk selalu waspada saat melakukan aktivitas, hindari tempat-tempat yang sering terjadi bencana,” ajaknya.

Sementara itu, Wakil Bupati Jayapura, Giri Wijayantoro, mengungkapkan kesiapsiagaan dan sinergitas perlu dijaga antar potensi SAR sehingga saat menghadapi bencana bisa berjalan baik. “Sebelum bencana itu terjadi, kita perlu menjaga sinergitas itu, sehingga saat berada dilapangan masing-masing stakeholder tau apa kerjanya,” ucapnya.

Giri mengaku bahwa sejauh ini kerjasama antar potensi SAR sudah maksimal, sehingga perlu ditingkatkan dan dieratkan lagi. “Kerjasama kita sejauh ini sudah maksimal, tinggal bagaimana kita pererat lagi kedepan, semoga tetep terjaga,” tandasnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Selasa, 22 Januari 2019 - 08:35 WIB
Elshinta.com - Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6.2, Selasa (22/1) pagi pukul 07.59.21 WIT...
Selasa, 22 Januari 2019 - 08:14 WIB
Elshinta.com - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyampaikan aktivit...
Senin, 21 Januari 2019 - 16:53 WIB
Elshinta.com - Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) menyatakan, jalan lintas...
Senin, 21 Januari 2019 - 11:11 WIB
Elshinta.com - Masyarakat yang tinggal di daerah-daerah yang rawan tanah longsor di Jawa T...
Senin, 21 Januari 2019 - 10:08 WIB
Elshinta.com - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) ...
Minggu, 20 Januari 2019 - 21:34 WIB
Elshinta.com -Banyak korban bencana gempa, tsunami, dan likuifaksi di Palu, Sulawesi Tengah, di...
Minggu, 20 Januari 2019 - 19:17 WIB
Elshinta.com -Sejumlah warga terdampak banjir luapan Sungai Cimanuk, Kabupaten Garut, Jawa Bara...
Minggu, 20 Januari 2019 - 08:12 WIB
Elshinta.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi gempa denga...
Minggu, 20 Januari 2019 - 06:28 WIB
Elshinta.com - Pencarian Seorang kakek bernama Mardiyo (60) yang diduga tertimbun tanah lo...
Sabtu, 19 Januari 2019 - 20:23 WIB
Elshinta.com -Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemerintah Kota Banda Aceh, Provinsi A...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)