Inafis: Orang tua bayi Kyara belum teridentifikasi
Jumat, 09 November 2018 - 20:58 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Sigit Kurniawan
Istimewa. Foto: Radio Elshinta (Ros)

Elshinta.com - Tim Pusat Inafis Mabes Polri mengungkapkan kedua orang tua bayi Kyara Aurine Deniendra (1,3 tahun) bernama Rizal Gilang Perkasa Sanusi Putra dan Wita Seriani belum teridentifikasi sebagai korban kecelakaan pesawat Lion Air JT 610.

"Kita doakan saja semoga cepat teridentifikasi," kata Kasubbid Olah TKP Pusinafis Mabes Polri Komisaris Polisi Suyamta di Jakarta, Jumat (9/11).

Suyamta menyebutkan Rizal Gilang dan Wita Seriani bersama Kyara merupakan penumpang Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Tanjung Karawang Jakarta.

Mengutip dari Antara, Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri dan dokter forensik gabungan telah mengidentifikasi bayi Kyara berdasarkan tanda medis dan sidik jari telapak kaki.

Sementara itu, satu keluarga lainnya yang menjadi korban Lion Air telah teridentifikasi yakni pasangan suami istri Daniel Suharja Widjaya (30) dan Resti Amelia (26) bersama dua anaknya, Radhika Widjaya (4), serta Rafezha Widjaya (1,9).

Diungkapkan Suyamta, tim forensik awalnya hampir mengidentifikasi bayi Kyara namun tidak ada data pendukung seperti rekam medis, data post mortem yang dicocokkan dengan ante mortem.

Pada Jumat, tim DVI Polri mengidentifikasi enam penumpang Lion Air termasuk bayi perempuan Kyara.

Selain Kyara, lima korban yang teridentifikasi yakni Muas Efendi Muas (laki-laki, 57 tahun) teridentifikasi melalui DNA, Murdiman (laki-laki, 46 tahun) teridentifikasi melalui DNA, dan Ambo Malibone (laki-laki, 36 tahun) teridentifikasi melalui DNA.

Kemudian, jenazah Darwin Haryanto (laki-laki), 51 tahun) teridentifikasi melalui DNA, dan Fendi Christanto (laki-laki, 46 tahun) teridentifikasi melalui DNA.

Saat ini, jumlah total penumpang Lion Air yang teridentifikasi sebanyak 77 orang oleh tim forensik gabungan di RS Polri Sukanto Kramat Jati Jakarta Timur.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Senin, 21 Januari 2019 - 07:14 WIB
Elshinta.com - Vokalis Pas Band, Yuki Arifin Martawijadja mengalami patah tulang kaki sete...
Senin, 21 Januari 2019 - 07:05 WIB
Elshinta.com - Kecelakaan lalu lintas dialami bus sekolah milik Pemerintah Kabupaten Musi ...
Minggu, 20 Januari 2019 - 19:38 WIB
Elshinta.com -Kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan seorang meninggal dunia dan belasan kor...
Minggu, 20 Januari 2019 - 09:39 WIB
Elshinta.com - Saprudin (41), seorang pengendara motor tewas seketika usai tertabrak truk ...
Sabtu, 19 Januari 2019 - 15:14 WIB
Elshinta.com - Kecelakaan beruntun terjadi di ruas Jalan Tol Purbaleunyi, tepatnya di Kilo...
Jumat, 18 Januari 2019 - 21:12 WIB
Elshinta.com - Satu unit mobil Daihatsu Taft warna putih yang hendak menyeberang di penyeb...
Kamis, 17 Januari 2019 - 09:16 WIB
Elshinta.com - Dua truk kontainer terlibat lakalantas di Jalan Raya Bekasi mengarah ke Har...
Selasa, 15 Januari 2019 - 18:45 WIB
Elshinta.com - Polres Langkat akan melakukan pengamanan terhadap Bantuan Sosial (Bansos) d...
Selasa, 15 Januari 2019 - 18:35 WIB
Elshinta.com - Seorang pengemudi motor terlempar dan tercebur ke Sungai Bengawan Solo usai...
Senin, 14 Januari 2019 - 16:57 WIB
Elshinta.com - Pihak PT. Jasa Marga dan pihak Kepolisian akhirnya selesai melakukan proses...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)