Kamis, 15 November 2018 | 12:10 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

Tim SAR evakuasi seorang warga negara Tiongkok

Sabtu, 10 November 2018 - 06:29 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2qCrQWX
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2qCrQWX

Elshinta.com - Tim SAR Banda Aceh mengevakuasi seorang warga negara Tiongkok, anak buah kapal MV Hua Hai Long, kapal pengangkut alat berat, karena mengalami patah kaki.

Evakuasi medis berlangsung Selat Benggala, perairan Sabang, Pulau Weh, dengan Pulau Aceh, Aceh Besar, sejak Jumat. Proses evakuasi berlangsung sejak pukul 22.30 WIB hingga 23.45 WIB. Evakuasi dipimpin Kepala Kantor SAR Banda Aceh Hari Adi Purnomo menggunakan kapal SAR KN Kresna 323 yang dinakhodai Kapten Supriyadi. Evakuasi juga melibatkan TNI AL, bea cukai, petugas karantina pelabuhan, serta instansi terkait lainnya.

Kepala Kantor SAR Banda Aceh Hari Adi Purnomo mengatakan, korban bernama Liu Ming Tao (32), warga negara Tiongkok. Korban anak buah kapal MV Hua Hai Long, kapal pengangkut alat berat. Kapal berbendera China itu sedang berlayar dari Tiongkok menuju Ghana, Afrika. Saat berlayar, MV Hua Hai Long mengangkut tiga kapal ukuran kecil dan satu kapal ukuran sedang.

Korban mengalami kecelakaan kerja yang menyebabkan kaki di bagian jempol kanan patah. Permintaan evakuasi medis disampaikan Jumat (9/11) siang. "Evakuasi dilakukan malam karena kapal korban berada jauh dari titik pertemuan yang disepakati saat permintaan evakuasi. Walau dalam keadaan sedikit hujan, evakuasi berhasil dilakukan tanpa kendala," katanya.

Hari Adi Purnomo menyebutkan, titik evakuasi berjarak sekitar 15 menit dari Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh. Sesampainya di pelabuhan tersebut, korban didampingi seorang rekannya langsung dibawa ke sebuah rumah sakit. "Korban didampingi Zhao Meng Yao (29) yang juga kru MV Hua Hai Long. Korban dibawa menggunakan ambulans Karantina Pelabuhan ke rumah sakit di Banda Aceh," ujarnya, dikutip Antara.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Timnas Indonesia | 15 November 2018 - 11:55 WIB

Evan Dimas pastikan tak ada masalah laga di Thailand

Asia Pasific | 15 November 2018 - 11:42 WIB

Presiden: Kerja sama maritim kunci utama kemitraan ASEAN-India

Pemasaran | 15 November 2018 - 11:30 WIB

Beberapa strategi pemasaran startup dengan budget yang terbatas

Bencana Alam | 15 November 2018 - 11:19 WIB

Gempa berkekuatan M 5 guncang Mamasa, Sulawesi Barat

Asia Pasific | 15 November 2018 - 11:08 WIB

Presiden Korsel sambut baik usulan Indonesia terkait Korut

Ekonomi | 15 November 2018 - 10:59 WIB

Rupiah terapresiasi sentimen positif dalam negeri

Elshinta.com - Tim SAR Banda Aceh mengevakuasi seorang warga negara Tiongkok, anak buah kapal MV Hua Hai Long, kapal pengangkut alat berat, karena mengalami patah kaki.

Evakuasi medis berlangsung Selat Benggala, perairan Sabang, Pulau Weh, dengan Pulau Aceh, Aceh Besar, sejak Jumat. Proses evakuasi berlangsung sejak pukul 22.30 WIB hingga 23.45 WIB. Evakuasi dipimpin Kepala Kantor SAR Banda Aceh Hari Adi Purnomo menggunakan kapal SAR KN Kresna 323 yang dinakhodai Kapten Supriyadi. Evakuasi juga melibatkan TNI AL, bea cukai, petugas karantina pelabuhan, serta instansi terkait lainnya.

Kepala Kantor SAR Banda Aceh Hari Adi Purnomo mengatakan, korban bernama Liu Ming Tao (32), warga negara Tiongkok. Korban anak buah kapal MV Hua Hai Long, kapal pengangkut alat berat. Kapal berbendera China itu sedang berlayar dari Tiongkok menuju Ghana, Afrika. Saat berlayar, MV Hua Hai Long mengangkut tiga kapal ukuran kecil dan satu kapal ukuran sedang.

Korban mengalami kecelakaan kerja yang menyebabkan kaki di bagian jempol kanan patah. Permintaan evakuasi medis disampaikan Jumat (9/11) siang. "Evakuasi dilakukan malam karena kapal korban berada jauh dari titik pertemuan yang disepakati saat permintaan evakuasi. Walau dalam keadaan sedikit hujan, evakuasi berhasil dilakukan tanpa kendala," katanya.

Hari Adi Purnomo menyebutkan, titik evakuasi berjarak sekitar 15 menit dari Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh. Sesampainya di pelabuhan tersebut, korban didampingi seorang rekannya langsung dibawa ke sebuah rumah sakit. "Korban didampingi Zhao Meng Yao (29) yang juga kru MV Hua Hai Long. Korban dibawa menggunakan ambulans Karantina Pelabuhan ke rumah sakit di Banda Aceh," ujarnya, dikutip Antara.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 15 November 2018 - 10:59 WIB

Rupiah terapresiasi sentimen positif dalam negeri

Kamis, 15 November 2018 - 10:48 WIB

IHSG menguat seiring terjaganya fluktuasi rupiah

Kamis, 15 November 2018 - 09:35 WIB

JPU: Reza Bukan permasalahkan penangkapannya

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com