Jumat, 16 November 2018 | 17:38 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Kecelakaan

Perjalanan KA tidak terganggu tragedi `Surabaya Membara`

Sabtu, 10 November 2018 - 10:50 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Satu korban tragedi `Surabaya Membara` sudah dibolehkan pulang. Sumber foto: https://bit.ly/2SYsL0F
Satu korban tragedi `Surabaya Membara` sudah dibolehkan pulang. Sumber foto: https://bit.ly/2SYsL0F

Elshinta.com - Perjalanan Kereta Api Jayabaya dengan tujuan akhir Kota Malang, Jawa Timur, tidak terganggu peristiwa tragedi tertabraknya penonton di viaduk jalur kereta di Jalan Pahlawan Surabaya saat menyaksikan drama kolosal "Surabaya Membara" pada Jumat (9/11) malam.

"Alhamdulillah, KA Jayabaya lancar dan tiba di Stasiun Surabaya Gubeng pukul 00.45 WIB, meski sebelumnya harus melewati jalur kereta di Viaduk, Jalan Pahlawan," kata Manager Humas PT Kereta Api Indonesia Daop 8 Surabaya Gatut Sutiyatmoko dihubungi Antara di Surabaya, Sabtu (10/11) dini hari.

Beberapa jam sebelumnya, Kereta Rel Diesel (KRD) jurusan Sidoarjo-Surabaya Pasar Turi melintas dan menabrak sejumlah penonton yang sedang menyaksikan drama kolosal "Surabaya Membara" di viaduk jalur kereta di Jalan Pahlawan, Surabaya.

Dalam peristiwa itu, sedikitnya tiga orang dilaporkan meninggal dunia dan belasan orang lainnya mengalami luka serius sehingga harus dibawa ke Rumsah Sakit PHC, RSUD Soewandhi dan RSUD Dr Soetomo untuk mendapatkan perawatan medis.

Gatut mengatakan bahwa masinis KRD sempat mengurangi kecepatan saat melintas di kerumunan penonton yang memenuhi viaduk, namun demikian kejadian tertabraknya penonton tidak bisa dihindari karena kereta tidak bisa berhenti secara mendadak. "Bahkan, masinis KRD juga sudah memberi peringatan dengan membunyikan semboyan 35 (seruling lokomotif) saat melintas di viaduk tersebut," katanya, demikian Antara.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Megapolitan | 16 November 2018 - 17:25 WIB

Kapolda: Tujuh ribu personel gabungan siaga banjir di Jakarta

Hukum | 16 November 2018 - 17:13 WIB

Polda Jabar sita Rp1,9 miliar korupsi dana hibah

Aktual Dalam Negeri | 16 November 2018 - 16:57 WIB

Idrus Marham pamer buku sebelum diperiksa sebagai tersangka

Ekonomi | 16 November 2018 - 16:47 WIB

Kemenkeu segera laksanakan Paket Kebijakan Ekonomi XVI

Aktual Dalam Negeri | 16 November 2018 - 16:37 WIB

Presiden ajak masyarakat Merauke jaga persatuan

Megapolitan | 16 November 2018 - 16:27 WIB

Sudinhub Jakpus tuntaskan titik macet pada 2019

Elshinta.com - Perjalanan Kereta Api Jayabaya dengan tujuan akhir Kota Malang, Jawa Timur, tidak terganggu peristiwa tragedi tertabraknya penonton di viaduk jalur kereta di Jalan Pahlawan Surabaya saat menyaksikan drama kolosal "Surabaya Membara" pada Jumat (9/11) malam.

"Alhamdulillah, KA Jayabaya lancar dan tiba di Stasiun Surabaya Gubeng pukul 00.45 WIB, meski sebelumnya harus melewati jalur kereta di Viaduk, Jalan Pahlawan," kata Manager Humas PT Kereta Api Indonesia Daop 8 Surabaya Gatut Sutiyatmoko dihubungi Antara di Surabaya, Sabtu (10/11) dini hari.

Beberapa jam sebelumnya, Kereta Rel Diesel (KRD) jurusan Sidoarjo-Surabaya Pasar Turi melintas dan menabrak sejumlah penonton yang sedang menyaksikan drama kolosal "Surabaya Membara" di viaduk jalur kereta di Jalan Pahlawan, Surabaya.

Dalam peristiwa itu, sedikitnya tiga orang dilaporkan meninggal dunia dan belasan orang lainnya mengalami luka serius sehingga harus dibawa ke Rumsah Sakit PHC, RSUD Soewandhi dan RSUD Dr Soetomo untuk mendapatkan perawatan medis.

Gatut mengatakan bahwa masinis KRD sempat mengurangi kecepatan saat melintas di kerumunan penonton yang memenuhi viaduk, namun demikian kejadian tertabraknya penonton tidak bisa dihindari karena kereta tidak bisa berhenti secara mendadak. "Bahkan, masinis KRD juga sudah memberi peringatan dengan membunyikan semboyan 35 (seruling lokomotif) saat melintas di viaduk tersebut," katanya, demikian Antara.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Jumat, 16 November 2018 - 15:24 WIB

Bulog salurkan beras ke wilayah banjir Riau

Jumat, 16 November 2018 - 14:36 WIB

Kemhan masih hitung kerugian akibat kebakaran

Jumat, 16 November 2018 - 11:56 WIB

Polisi: HS membunuh seorang diri dengan linggis

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com