Risma sesalkan insiden `Surabaya Membara` tanpa koordinasi
Sabtu, 10 November 2018 - 11:40 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Administrator
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Sumber foto: https://bit.ly/2AYZzNK

Elshinta.com - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyesalkan insiden drama kolosal "Surabaya Membara" digelar di viaduk Jalan Pahlawan, Jumat (9/11) malam yang memakan korban tiga orang meninggal dan belasan orang luka-luka, tanpa adanya koordinasi dari pemkot setempat.

"Kami tidak tahu. Saya sudah cek mulai camat, asisten, sekda tidak ada yang tahu. Saya juga tidak tau, saya tau setelah kejadian," kata Tri Rismaharini usai upacara Hari Pahlawan di Taman Surya, Surabaya, Sabtu (10/11).

Menurut dia, kegiatan tersebut tidak ada surat pemberitahuan atau izin dari Pemkot Surabaya. "Kami jangan ditanya itu kenapa tidak ada izin karena kami tidak tahu sama sekali. Tolong tanyakan ke panitia," katanya.

Hanya saja, Risma mengatakan yang penting saat ini korban luka-luka sudah ditangani sebaik mungkin oleh Pemkot Surabaya. Bahkan, lanjut dia, Linmas Surabaya ikut mengerahkan 10 ambulance untuk mengantarkan korban ke tiga rumah sakit di Surabaya. "Ada korban yang lukanya parah sehingga kami cepat tangani. Kami juga menghubungi pihak keluarga korban. Bahkan kami umumkan ke media sebab ada dua korban meninggal yang belum diketahui identitasnya," ujarnya.

Saat ditanya apakah kegiatan tahun-tahun sebelumnya juga tidak berkoordinasi dengan Pemkot Surabaya, Risma menegaskan bahwa pihaknya tidak berbicara tahun lalu, melainkan tahun ini. "Yang mengeluarkan izin itu bukan pemkot saja, itu ada izin keramaian dai kepolisian dan lainnya," ujarnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Linmas Kota Surabaya Eddy Christijanto sebelumnya mengatakan acara "Surabaya Membara" bukan kegiatan dari Pemkot Surabaya. "Tidak ada permintaan pengamanan dan kesehatan dari Pemkot Surabaya. Dari kami tidak ikut terlibat," katanya, dikutip Antara.

Meski demikian, lanjut dia, Pemkot Surabaya ikut membantu evakuasi para korban yang terluka untuk dibawa ke rumah sakit dan melakukan pendataan para korban meninggal dan terluka agar bisa dihubungkan dengan pihak keluarga.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Selasa, 22 Januari 2019 - 12:44 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 12 korban kapal karam penyeberangan di Sungai Kapuas, Kecamatan Se...
Senin, 21 Januari 2019 - 07:14 WIB
Elshinta.com - Vokalis Pas Band, Yuki Arifin Martawijadja mengalami patah tulang kaki sete...
Senin, 21 Januari 2019 - 07:05 WIB
Elshinta.com - Kecelakaan lalu lintas dialami bus sekolah milik Pemerintah Kabupaten Musi ...
Minggu, 20 Januari 2019 - 19:38 WIB
Elshinta.com -Kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan seorang meninggal dunia dan belasan kor...
Minggu, 20 Januari 2019 - 09:39 WIB
Elshinta.com - Saprudin (41), seorang pengendara motor tewas seketika usai tertabrak truk ...
Sabtu, 19 Januari 2019 - 15:14 WIB
Elshinta.com - Kecelakaan beruntun terjadi di ruas Jalan Tol Purbaleunyi, tepatnya di Kilo...
Jumat, 18 Januari 2019 - 21:12 WIB
Elshinta.com - Satu unit mobil Daihatsu Taft warna putih yang hendak menyeberang di penyeb...
Kamis, 17 Januari 2019 - 09:16 WIB
Elshinta.com - Dua truk kontainer terlibat lakalantas di Jalan Raya Bekasi mengarah ke Har...
Selasa, 15 Januari 2019 - 18:45 WIB
Elshinta.com - Polres Langkat akan melakukan pengamanan terhadap Bantuan Sosial (Bansos) d...
Selasa, 15 Januari 2019 - 18:35 WIB
Elshinta.com - Seorang pengemudi motor terlempar dan tercebur ke Sungai Bengawan Solo usai...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)